# Cafe besar Gimpo Yangchon jam 3 sore: fire chicken shrimp pasta The

- Oleh Hangyeol (https://superchart.com/id/@tried-this-week/)
- Ditulis 31 Agustus 2026
- Tempat › Kafe › Gimpo, Gyeonggi
- Disponsori: Artikel ini ditulis berdasarkan kunjungan bersponsor ke tempat usaha.
- Indonesian edition: https://superchart.com/id/@tried-this-week/the-nilai-gimpo-brunch-pasta-pizza/
- Bahasa lain: [English](https://superchart.com/en/@tried-this-week/the-nilai-gimpo-brunch-pasta-pizza/index.md) · [한국어](https://superchart.com/ko/@tried-this-week/the-nilai-gimpo-brunch-pasta-pizza/index.md) · [日本語](https://superchart.com/ja/@tried-this-week/the-nilai-gimpo-brunch-pasta-pizza/index.md) · [简体中文](https://superchart.com/zh-cn/@tried-this-week/the-nilai-gimpo-brunch-pasta-pizza/index.md) · [繁體中文](https://superchart.com/zh-tw/@tried-this-week/the-nilai-gimpo-brunch-pasta-pizza/index.md) · [Tiếng Việt](https://superchart.com/vi/@tried-this-week/the-nilai-gimpo-brunch-pasta-pizza/index.md) · [ไทย](https://superchart.com/th/@tried-this-week/the-nilai-gimpo-brunch-pasta-pizza/index.md) · [Bahasa Melayu](https://superchart.com/ms/@tried-this-week/the-nilai-gimpo-brunch-pasta-pizza/index.md) · [Español](https://superchart.com/es/@tried-this-week/the-nilai-gimpo-brunch-pasta-pizza/index.md)

## Singkatnya

The Nillai adalah cafe besar dekat Stasiun Yangchon, Gimpo, yang baru menyajikan brunch mulai pukul 3 sore. Karena set menu dan risotto tidak bisa dipesan saat kunjungan kedua ini, pilihan jatuh pada fire chicken shrimp pasta, truffle mushroom pizza, dan strawberry latte. Kombinasi pasta dan pizza di luar ekspektasi, meski jam operasional brunch dan info menu yang bisa dipesan masih kurang jelas.

## Info terverifikasi

- **Alamat**: 80 Yangchonyeok-gil, Yangchon-eup, Gimpo-si, Gyeonggi-do, South Korea, G floor
- **Waktu kunjungan**: Tiba pukul 14.40, masakan baru bisa dipesan mulai pukul 15.00
- **Menu yang dipesan**: Fire chicken shrimp pasta, truffle mushroom pizza, strawberry latte
- **Catatan pemesanan**: Set menu dan risotto tidak bisa dipesan
- **Detail**: Minuman dan menu konon dibuat oleh Chef 63

*seperti ditulis pengunjung pada 31 Agustus 2026*

Setiap kali ke Gimpo, ada satu cafe besar yang selalu terlintas di pikiranku, yaitu The Nillai. Waktu pertama kali datang, aku suka suasana dan tempat duduknya, tapi sayangnya waktu itu belum sempat mencoba menu brunch-nya. Jadi kali ini aku sengaja datang lagi dengan niat menyesuaikan jam brunch supaya bisa benar-benar mencobanya.

![Pemandangan pintu masuk cafe besar The Nillai di Gimpo Yangchon](https://img.superchart.com/images/the-nilai-gimpo-brunch-pasta-pizza/the-nilai-gimpo-brunch-pasta-pizza-01-1srfb-1200.webp)

![Tampilan luar dan papan nama cafe The Nillai](https://img.superchart.com/images/the-nilai-gimpo-brunch-pasta-pizza/the-nilai-gimpo-brunch-pasta-pizza-02-1e3xc-900.webp)

> The Nillai

## Seperti apa ruang di The Nillai?

The Nillai adalah cafe besar dengan luas yang cukup besar, tapi bukan sekadar luas saja, keseluruhan suasananya juga terasa hidup. Berkat tata letak kursi yang lega, tempat ini tidak terasa sesak meski ramai pengunjung, dan yang paling penting, tempat duduknya nyaman untuk berlama-lama. Sebenarnya cafe yang cantik saja tidak cukup kalau duduknya tidak nyaman, orang tidak akan kembali, tapi entah kenapa The Nillai punya daya tarik yang membuatku ingin kembali sesekali.

![Kursi cafe The Nillai yang tertata dengan lega](https://img.superchart.com/images/the-nilai-gimpo-brunch-pasta-pizza/the-nilai-gimpo-brunch-pasta-pizza-03-1celh-900.webp)

![Ruang interior The Nillai yang luas dengan meja-meja](https://img.superchart.com/images/the-nilai-gimpo-brunch-pasta-pizza/the-nilai-gimpo-brunch-pasta-pizza-04-1on6a-900.webp)

## Brunch mulai jam 3, set menu dan risotto tidak bisa dipesan

Kali ini, berbeda dari kunjungan sebelumnya, aku sengaja datang tepat waktu untuk makan brunch. Aku tiba sekitar pukul 14.40, tapi karena waktunya agak mepet, aku diberi tahu bahwa masakan baru bisa dipesan mulai pukul 15.00. Meski begitu, aku memutuskan menunggu karena kali ini benar-benar ingin mencoba brunch-nya.

Setelah menunggu, saat mau memesan ternyata set menu dan risotto tidak bisa dipesan. Padahal aku sengaja datang sesuai waktu untuk brunch, jadi agak kecewa karena pilihan menunya terbatas. Tapi rasanya sayang kalau langsung pulang, jadi aku memilih dari menu yang tersedia, yaitu fire chicken shrimp pasta dan truffle mushroom pizza.

![Sepiring fire chicken shrimp pasta di The Nillai](https://img.superchart.com/images/the-nilai-gimpo-brunch-pasta-pizza/the-nilai-gimpo-brunch-pasta-pizza-05-yzpuv-900.webp)

![Meja dengan truffle mushroom pizza dan pasta](https://img.superchart.com/images/the-nilai-gimpo-brunch-pasta-pizza/the-nilai-gimpo-brunch-pasta-pizza-06-wysoq-900.webp)

![Close-up pasta pedas berisi udang](https://img.superchart.com/images/the-nilai-gimpo-brunch-pasta-pizza/the-nilai-gimpo-brunch-pasta-pizza-07-lcivb-900.webp)

### Bagaimana rasa fire chicken shrimp pasta?

Fire chicken shrimp pasta adalah menu yang tidak kulihat di daftar menu Naver, jadi awalnya aku penasaran seperti apa. Dari namanya, aku sempat mengira akan ada fire chicken (ayam pedas ala buldak) di atasnya, tapi ternyata bukan begitu.

Setelah dicoba, sesuai namanya, saus pasta ini terasa seperti rasa khas mi buldak (mi pedas ala Korea) yang pedas dan pekat, meresap ke dalam sausnya. Rasa pedas mulai terasa samar sejak suapan pertama, dan semakin ke belakang, rasa manis-pedas khas mi buldak semakin terasa familiar. Tapi bukan sekadar pedas saja, udang di dalamnya menambahkan rasa gurih khas makanan laut yang cukup cocok dipadukan dengan pasta.

Udangnya enak dimakan sekali suap, dan saus pedasnya meresap baik ke mi sehingga setiap kali mi digulung, rasa sausnya terasa cukup kuat. Bagi yang suka rasa pedas seperti mi buldak, ini kemungkinan besar cocok dengan selera. Tapi kalau berharap pasta brunch yang sangat lembut dan creamy, mungkin akan sedikit berbeda dari bayangan.

Secara pribadi, kalau dipikir sebagai pasta yang dimakan di cafe, ini cukup enak. Ini menu yang pas dipesan kalau ingin sekalian makan, bukan cuma minum kopi atau minuman manis.

### Dimakan bersama truffle mushroom pizza

Truffle mushroom pizza yang dipesan bersamaan juga ternyata enak, di luar dugaan. Pizza dengan jamur kadang bisa terasa hambar, tapi aroma jamur dan rasa gurihnya yang tidak terlalu berat berpadu baik dengan keju, jadi enak dimakan tanpa terasa berlebihan. Aroma khas jamur yang lembut ditambah gurihnya keju membuat kombinasinya dengan pasta pedas saling melengkapi.

Setelah makan sepotong pizza lalu pasta pedas, rasa gurih keju yang tersisa di mulut terasa dibersihkan dengan bersih oleh saus pedas. Sebaliknya, ketika sedang makan pasta lalu makan pizza, rasa lembut dan gurihnya sedikit meredam rasa pedas. Pilihan memesan kedua menu ini sekaligus menurutku tepat.

### Strawberry latte yang dipesan kedua kalinya

Untuk minuman, aku memesan lagi strawberry latte yang sebelumnya sudah kucoba dan kusukai. Katanya di The Nillai, minuman dan menunya dibuat oleh Chef 63, mungkin karena itu minumannya secara keseluruhan juga enak. Strawberry latte-nya manis dengan rasa segar stroberi yang terasa samar, enak diminum seperti dessert.

Terutama rasa lembut susu dan manisnya stroberi berpadu baik, jadi tidak terasa terlalu berat atau manis buatan yang mendominasi. Waktu pertama kali coba juga sudah kupikir enak, dan hari itu memesan lagi pun tetap memuaskan. Aku tidak sering memesan minuman yang sama di cafe yang sama, tapi di The Nillai aku jadi kembali memesan strawberry latte.

![Segelas strawberry latte The Nillai](https://img.superchart.com/images/the-nilai-gimpo-brunch-pasta-pizza/the-nilai-gimpo-brunch-pasta-pizza-08-1fl5w-900.webp)

![Meja cafe tempat bersantai sambil menikmati minuman](https://img.superchart.com/images/the-nilai-gimpo-brunch-pasta-pizza/the-nilai-gimpo-brunch-pasta-pizza-09-iwemz-900.webp)

## Yang kurang memuaskan

Namun, di kunjungan kali ini ada juga bagian operasional yang sedikit kurang memuaskan.

Aku sengaja datang untuk menyesuaikan jam brunch, tiba pukul 14.40 dan menunggu sampai pukul 15.00, tapi saat mau memesan ternyata set menu dan risotto tidak bisa dipesan. Sebagai pengunjung yang datang untuk brunch, akan lebih baik kalau jam operasional dan menu yang benar-benar bisa dipesan diinformasikan lebih jelas.

Hari itu aku juga melihat pengunjung lain yang kopinya tidak kunjung datang, menunggu lama, lalu meminta lagi ke staf. Akhirnya sepertinya kopinya dibuat ulang saat itu. Melihat kejadian ini secara langsung, terlepas dari rasa menu dan suasana tempat, aku merasa sistem layanan dan operasionalnya perlu lebih tertata.

Tentu saja, di jam sibuk, pesanan bisa saja tertunda atau terlewat. Aku tidak ingin menilai keseluruhan layanan hanya dari satu kejadian, tapi kalau jam operasional brunch, menu yang bisa dipesan, dan proses penyajian minuman dikelola lebih jelas, tempat ini akan jauh lebih nyaman digunakan.

## Alasan kenapa tetap ingin kembali

Meski begitu, sepertinya aku akan tetap kembali ke The Nillai.

Alasan terbesarnya tetap soal ruangnya. Sebagai cafe besar, tempatnya luas, dan kursinya nyaman sehingga tidak terasa berat meski berlama-lama. Ini tempat yang cocok untuk hari-hari ketika ingin duduk santai mengobrol dan beristirahat, bukan sekadar minum kopi cepat lalu pergi.

Tempat ini juga cocok dikunjungi bersama keluarga atau pasangan. Hari itu aku juga makan dan minum bersama suami, menghabiskan waktu dengan santai. Belakangan ini, ke mana pun pergi, aku jadi lebih mencari tempat yang nyaman untuk berlama-lama dibanding sekadar tempat yang cantik, dan dalam hal itu The Nillai cukup memuaskan.

Memang harus sedikit memperhatikan waktu kunjungan kalau ingin makan menu brunch, tapi kalau ingin sekalian makan dan nongkrong di cafe, tempat ini cukup layak direkomendasikan. Pasta dan pizzanya di luar ekspektasi, minumannya juga enak sehingga cocok dinikmati untuk kopi atau dessert setelah makan.

Yang paling penting, ini bukan cafe yang cukup dikunjungi sekali lalu selesai, tapi tempat yang terus terpikirkan untuk dikunjungi lagi. Kunjungan sebelumnya aku kecewa karena belum sempat makan brunch, kali ini aku datang lagi sesuai waktu. Walau tidak semua menu yang diinginkan bisa dipesan, tapi setelah makan pasta, pizza, dan strawberry latte, kunjungan kedua ini tetap cukup memuaskan.

Kalau sedang mencari cafe besar dengan suasana bagus di Gimpo, atau ingin menghabiskan waktu santai di ruang yang luas dan nyaman, aku merekomendasikan The Nillai. Terutama cocok untuk yang mencari cafe dengan kursi nyaman untuk duduk lama.

Lain kali aku akan lebih teliti memeriksa jam operasional menu brunch sebelum berkunjung. Semoga risotto dan set menu yang belum sempat kucoba kali ini bisa dinikmati dengan benar di kunjungan berikutnya.

Dengan suasana ruang yang nyaman serta rasa makanan dan minuman yang memuaskan secara keseluruhan, kalau jam operasional dan layanannya bisa lebih tertata, The Nillai berpotensi menjadi cafe besar andalan Gimpo yang akan lebih banyak dikunjungi orang.

## Lokasi

- The Nillai (더 닐라이)
- 80 Yangchonyeok-gil, Yangchon-eup, Gimpo-si, Gyeonggi-do, South Korea, G floor
- 경기도 김포시 양촌읍 양촌역길 80 G층
- 37.6428679, 126.6140275
- Google Maps: https://www.google.com/maps/search/%EB%8D%94%20%EB%8B%90%EB%9D%BC%EC%9D%B4/@37.6428679,126.6140275,17z

---

Superchart · https://superchart.com/id/@tried-this-week/the-nilai-gimpo-brunch-pasta-pizza/ · https://superchart.com/llms.txt
