Cleansing balm kulit kombinasi dehidrasi: HEEDA Jirisan
Singkatnya
HEEDA Jirisan Moist Charcoal Cleansing Balm adalah cleansing balm untuk kulit kombinasi dehidrasi yang saya coba selama beberapa hari saat pergantian musim. Tekstur balm abu-abunya meleleh seperti minyak oleh suhu tubuh dan terasa lembap setelah dibilas. Verdict: cocok untuk yang khawatir kulit terasa tertarik setelah mencuci wajah.

Info terverifikasi
- Produk
- HEEDA Jirisan Moist Charcoal Cleansing Balm
- Lama pemakaian
- Beberapa hari
- Jenis kulit yang diuji
- Kulit kombinasi dehidrasi, cenderung mengelupas saat pergantian musim
- Cara pakai
- Saya mengoleskannya dengan spatula, memijat lembut sekitar 1 menit, lalu membilasnya dengan air.
Harga seperti ditulis penguji pada 7 November 2025 · tidak diperbarui otomatis
Bagaimana tekstur dan rasanya setelah dipakai beberapa hari pada kulit kombinasi dehidrasi?

Saat pergantian musim, saya lebih menyukai produk pembersih yang masih menyisakan rasa lembap karena kulit terasa tertarik setelah cuci muka cukup mengganggu. Begitu dibuka, produk ini berupa balm berwarna agak abu-abu, lalu berubah seperti minyak saat meleleh oleh suhu tubuh di tangan.
Saat dipijat di atas kulit, rasanya lembut tanpa terasa berat atau lengket, dan ada aroma herbal yang samar.

Bagaimana cara saya memakainya saat mencuci wajah?

Saya meratakannya ke seluruh wajah dengan spatula yang disertakan, lalu memijatnya lembut dengan ujung jari sekitar 1 menit. Setelah ditambah air dan dibilas, teksturnya teremulsi menjadi putih susu, dan hasil akhirnya tidak terasa licin.

Dalam kasus saya, rasa berminyak yang tersisa setelah mencuci wajah tidak terlalu terasa, jadi saya tidak merasa harus melakukan double cleansing.

Bagaimana rasa tertarik dan tekstur kulit setelah mencuci wajah?
Hal yang paling berkesan adalah hasil akhir yang terasa lembap setelah mencuci wajah. Dibanding rasa tertarik yang biasa saya rasakan saat memakai cleansing balm pada umumnya, tekstur kulit terasa lebih halus dan lembap.

Saya cukup sering memiliki blackhead di sekitar hidung, dan setelah beberapa hari pemakaian, sebum terasa lebih bersih terangkat daripada sebelumnya.

Apakah tetap nyaman dipakai saat kulit sedang sensitif?

Aroma alkoholnya tidak terasa menyengat, dan selama dipijat juga tidak ada rasa iritasi. Bahkan pada kulit saya yang mudah mengelupas saat pergantian musim, produk ini bisa dipakai tanpa terasa membebani.

Namun, reaksi kulit bisa berbeda pada tiap orang, jadi jika kulit sedang sensitif, sebaiknya cek dulu dengan pemakaian sedikit.
Kesimpulan: untuk siapa produk ini cocok?

Produk ini mungkin cocok untuk yang khawatir kulit terasa tertarik setelah mencuci wajah dan mencari tekstur balm yang meleleh dengan lembut. Saya puas dengan sensasi saat memijatnya dalam proses pembersihan serta rasa lembap yang tersisa setelah dibilas.
Tempat membeli
- Dicoba
- 며칠






