Makan Samgyeopsal Babi Hitam Seogwipo dekat Olle Market, Donsahyang

Singkatnya

Donsahyang Olle Market Main Branch adalah restoran babi hitam khas Seogwipo, Jeju, yang lokasinya persis di sebelah Pasar Olle Jeju. Setelah parkir di area parkir umum Pasar Olle dan puas keliling pasar, aku makan malam dengan pork belly utuh babi hitam Jeju, bir draft, sampai nasi goreng kimchi keju Cheonsa — dagingnya yang tebal dipanggangkan langsung oleh staf. Kombinasi paling juara malam itu: daging babi hitam dicelup sedikit garam Maldon dari self bar.

Sepotong pork belly babi hitam dengan pajeori

Info terverifikasi

Alamat
20 Cheonji-ro, Seogwipo-si, Jeju-do, South Korea (돈사향 올레시장본점)
Jam Buka
17:30 – 23:00
Hari Libur Tetap
Selasa kedua setiap bulan
Menu yang Dipesan
Pork belly babi hitam Jeju, bir draft, nasi goreng kimchi keju Cheonsa
Menu Andalan
Manong-deuppeok Jeju Doldol Manongsal (daging berbumbu bawang putih)
Parkir
Area parkir umum Pasar Olle
Fasilitas
Kursi bayi, wine dijual dengan layanan corkage, self bar (sayur, lauk, garam Maldon)

seperti ditulis pengunjung pada 9 September 2026

Donsahyang Olle Market Main Branch dekat Pasar Olle Seogwipo

Kalau sudah jauh-jauh ke Jeju, wajib banget cobain babi hitam sekali ya!

Hari itu kami sekalian jalan-jalan lihat-lihat Pasar Olle Seogwipo sambil cari tempat makan malam di sekitarnya. Setelah puas keliling pasar, kami mampir ke restoran daging andalan Seogwipo, Donsahyang Olle Market Main Branch!

Karena lokasinya dekat banget sama pasar, buat yang lagi cari tempat makan babi hitam enak di Pasar Olle Jeju, restoran ini cocok banget dijadikan satu paket sekalian jalan-jalan pasar.

  • 📍 Donsahyang Olle Market Main Branch
  • 20 Cheonji-ro, Seogwipo-si, Jeju-do, South Korea
  • Jam buka 17:30 – 23:00
  • Libur tetap Selasa kedua setiap bulan

Keliling Pasar Olle Jeju Dulu, Baru ke Donsahyang!

Kami parkir mobil dulu di area parkir umum Pasar Olle, lalu keliling pasar. Lihat-lihat jajanan khas Jeju, belanja sana-sini, baru deh pindah ke Donsahyang buat makan babi hitam!

Urusan parkir di Jeju itu kadang bikin pusing juga, jadi kalau memang berencana keliling Pasar Olle juga seperti kami, parkir di area parkir umum sambil sekalian jalan-jalan pasar cukup oke.

Suasana Toko dengan Nuansa Retro

Begitu masuk Donsahyang, yang langsung menarik perhatian adalah suasana tokonya yang unik! Beda dengan restoran daging kekinian yang serba rapi, di sini nuansa retro terasa di mana-mana. Cocok banget buat makan malam sambil ditemani minuman waktu liburan ke Jeju.

Interior Donsahyang dengan nuansa retro
Pemandangan dalam restoran daging dengan botol wine terpajang
Kursi dan interior Donsahyang Olle Market Main Branch

Yang menarik perhatianku, ada banyak botol wine terpajang di dalam toko. Restoran daging tapi minumnya bukan soju atau bir, melainkan wine — agak beda dari biasanya, kan? Wine-nya juga dijual di sini plus ada layanan corkage, jadi cocok buat yang mau menikmati babi hitam sambil minum wine.

Kursi bayi juga tersedia, jadi keluarga yang bawa anak kecil bisa makan dengan nyaman di sini.

Daftar Menu

Daftar menu babi hitam Donsahyang
Menu Donsahyang dengan tertulis manongsal

Dari menu, terlihat kalau andalan Donsahyang adalah Manong-deuppeok Jeju Doldol Manongsal! 'Manong' adalah sebutan bawang putih dalam bahasa Jeju, dan menu ini memadukan daging dengan bawang putih Daejeong khas Jeju sebagai menu andalan restoran.

Menu ini bikin penasaran juga sih... tapi kan kita lagi di Jeju? Kalau sudah di Jeju, ya harus makan babi hitam! Jadi tanpa ragu, kami langsung pesan pork belly babi hitam Jeju.

Daging mentah pork belly babi hitam Jeju yang dipesan
Pork belly utuh babi hitam Jeju yang tebal
Piring pork belly babi hitam di samping pemanggang

Lauk Pendamping yang Melimpah dari Awal, Restoran Daging Favorit Seogwipo

Meja lauk pendamping Donsahyang yang lengkap
Yangnyeom gejang dan pajeori sebagai lauk pendamping

Setelah pesan daging, lauk pendamping mulai disusun satu per satu di meja. Ada yangnyeom gejang (kepiting berbumbu), pajeori (bawang bombay iris pedas asam), egg steam, wasabi, saus gochujang berbumbu, doenjang barley, daun perilla acar, sampai lobak parut! Variasinya banyak buat dipadukan sama daging, enak banget.

Egg steam lembut dan lauk pendamping lainnya
Pajeori asam pedas sebagai lauk pendamping

Egg steam yang lembut enak dimakan sebelum daging datang, dan pajeori yang asam pedas beneran menetralisir rasa berminyak dari babi hitam. Sayuran dan lauk tambahan bisa diambil sendiri di self bar, jadi praktis.

Tapi pas lihat-lihat self bar, aku nemu sesuatu yang bikin senang!

Garam Maldon yang tersedia di self bar

Itu adalah garam Maldon. Aku pribadi lebih suka kalau daging yang bagus dinikmati dengan cara dicelup garam saja daripada dicampur macam-macam, jadi adanya garam Maldon di sini pas banget buat menikmati rasa asli babi hitam.

Babi Hitam Jeju Wajib Ditemani Bir Draft Dingin!

Bir draft dingin yang diminum bersama babi hitam

Cuacanya panas dan sudah datang buat makan babi hitam, jadi bir draft dingin nggak boleh dilewatkan. Satu gelas dulu! Minum bir sambil menutup satu hari perjalanan~~mantap~~

Pork belly utuh disajikan dengan jamur dan cabai kwariго
Pork belly babi hitam dipanggang di atas pemanggang

Dan akhirnya datang juga pork belly utuh babi hitam Jeju! Bersamaan dengan daging tebal itu, ikut disajikan jamur, cabai kwariго (cabai kecil Korea), sampai sundae (sosis darah Korea).

Baru lihat visual dagingnya saja sudah keliatan kualitasnya bagus!! Warnanya cerah, tebal, dan perbandingan lemak-daging-nya kelihatan menggugah selera.

Lebih Praktis Karena Dipanggangkan Langsung

Yang paling menyenangkan adalah dagingnya dipanggangkan langsung oleh staf! Babi hitam yang tebal kalau salah panggang bisa gosong di luar tapi masih mentah di dalam, tapi karena dipanggang langsung oleh staf dengan baik, kami tinggal makan dengan santai.

Melihat pork belly babi hitam yang matang berwarna kecoklatan, aromanya saja sudah bikin nggak tahan. Coba satu potong yang sudah matang sempurna — memang beda, babi hitam Jeju!

Bagian kulit pork belly-nya kenyal, teksturnya enak banget. Bagian dagingnya juicy, bagian lemaknya gurih, jadi habis satu potong langsung mau lagi! Karena tebal, sensasi mengunyahnya juga terasa maksimal.

Rekomendasi Kombinasi Terbaik Menikmati Babi Hitam!

Sepotong pork belly babi hitam dengan pajeori

Karena lauk pendampingnya banyak variasi, seru juga gonta-ganti kombinasi tiap suap daging. Kalau ditambah pajeori yang banyak, rasa asam pedasnya bikin daging terasa lebih segar,

Babi hitam dengan daun perilla acar dan wasabi
Babi hitam Jeju dicelup ke melmeotjeot

kombinasi daun perilla acar + wasabi + babi hitam juga mantap! Dicoba juga dicelup ke melmeotjeot (saus ikan fermentasi khas pendamping babi hitam Jeju) yang memang wajib ada, ternyata cocok juga.

Tapi yang paling aku suka tetap kombinasi garam Maldon dan babi hitam! Dicelup sedikit saja garam Maldon-nya, rasa asinnya bikin gurih dan juicy-nya daging lebih terasa. Sepertinya semakin bagus dagingnya, semakin enak juga kalau dinikmati dengan garam saja.

Pork belly babi hitam yang hanya dicelup garam Maldon

Nasi Goreng Kimchi Keju Cheonsa

Nasi goreng kimchi keju Cheonsa dengan keju melimpah

Babi hitamnya enak, tapi jangan berhenti sampai situ. Menu yang benar-benar aku rekomendasikan kalau ke Donsahyang: nasi goreng kimchi keju Cheonsa yang serasa turun dari langit! Di atas nasi goreng kimchi, keju putih ditaburkan setebal salju, visualnya saja sudah mantap.

Satu sendok nasi goreng kimchi keju dengan telur dan nori bubuk

Di atas nasi goreng kimchi ada kombinasi telur + nori bubuk + keju, jelas nggak mungkin nggak enak. Kejunya juga bukan sekadar taburan, tapi benar-benar melimpah sampai tiap sendokan ikut menarik keju.

Porsinya pun lebih banyak dari perkiraan. Kalau makan babi hitam di Donsahyang, aku pribadi merekomendasikan tutup dengan nasi goreng kimchi keju Cheonsa! Aku sampai nagih sama menu ini, sama berkesannya kayak babi hitamnya~

Ditutup Manis dengan Yoghurt Penutup!

Setelah kenyang makan babi hitam dan nasi goreng kimchi, terakhir ada yoghurt penutup! Jadi ingat masa kecil, tiap habis makan daging selalu dapat yoghurt satu botol — cocok banget sama suasana retro Donsahyang, hehe.

Dari keliling Pasar Olle, babi hitam Jeju, bir draft dingin, sampai nasi goreng kimchi keju — malam itu benar-benar puas!

Yoghurt penutup setelah makan

Lokasi

Donsahyang Olle Market Main Branch돈사향 올레시장본점

20 Cheonji-ro, Seogwipo-si, Jeju-do, South Korea (돈사향 올레시장본점)제주특별자치도 서귀포시 천지로 20 돈사향 올레시장본점

Buka di Google Maps

Tempat · Restoran