Waiting Weekend Siang di Extra Mile Gwangalli, Pizza Birria Ketumbar
Singkatnya
Extra Mile adalah restoran gaya barat bernuansa kayu yang baru buka di Gwangalli, Busan. Berkunjung pada siang akhir pekan, penulis memesan Classic Combo set untuk 2 orang berupa pizza half-and-half birria dan potato, plus pasta bisque cream, dan pizza birria dengan salsa ketumbar ini ternyata tetap enak dinikmati meski itu pertama kalinya mencoba ketumbar. Bagi yang mencari kombinasi rasa yang berbeda dari pizza-pasta biasa, Extra Mile cocok dicoba.

Info terverifikasi
- Jam operasional
- Setiap hari 11:00–21:00 (last order 20:00)
- Alamat
- 11 Suyeong-ro 554beon-gagil, 1F, Suyeong-gu, Busan, South Korea
- Reservasi
- Naver Reservation tersedia; disarankan cek Catch Table sebelum berkunjung
- Tempat duduk
- 3 kursi bar, sekitar 5 meja untuk 4 orang, 2 meja untuk 2 orang
- Menu yang dipesan
- Classic combo set untuk 2 orang (pizza birria + potato half-and-half, pasta bisque cream), Budweiser draft, Coke Zero
seperti ditulis pengunjung pada 8 September 2026

Restoran enak di Gwangalli, Extra Mile
- 🗓️ Setiap hari 11:00 ~ 21:00 (last order 20:00)
- 📍11 Suyeong-ro 554beon-gagil, Suyeong-gu, Busan
- ℹ️ Disarankan cek Catch Table sebelum berkunjung, Naver Reservation tersedia
🍕 Pizza half-and-half yang bisa dinikmati dengan berbagai kombinasi 🍝 Pasta bisque cream beraroma udang dengan gamtae 🖍️ Ruang nyaman dengan taplak meja yang bisa diwarnai pakai krayon
Restoran barat baru di Gwangalli, Extra Mile
Saya mampir ke restoran gaya barat yang baru buka di Gwangalli,

tempat ini agak berbeda dari kombinasi pizza dan pasta yang biasa kita makan, jadi buat yang lagi cari restoran barat Gwangalli dengan sesuatu yang berbeda, tempat ini layak dicoba 😄

Seberapa lama waiting di akhir pekan siang?
Saya berkunjung siang hari di akhir pekan dan ada sedikit waiting. Kalau berencana datang di akhir pekan, saya sangat sarankan cek Catch Table dulu sebelum berangkat‼️ Saat saya datang, waiting-nya tidak terlalu lama, tapi di jam makan sepertinya bisa ada antrean.


Kalau lagi merencanakan rute makan di Gwangalli, sebelum ke restoran barat Gwangalli ini, cek dulu ya situasi waiting-nya~

Interior bernuansa kayu dan taplak meja krayon
Setelah diantar masuk, interiornya bernuansa kayu secara keseluruhan sehingga terasa cukup nyaman.

Ada 3 kursi bar, dan sepertinya sekitar 5 meja untuk 4 orang serta 2 meja untuk 2 orang. Dan yang menurut saya menarik secara pribadi adalah taplak mejanya,


kertas yang dipasang di setiap meja bisa diwarnai pakai krayon, jadi waktu menunggu makanan tidak terasa membosankan.


Kalau datang bareng anak kecil pun, taplak meja ini bikin waktu menunggu jadi menyenangkan.
Dapur terbuka dan tanaman di berbagai sudut juga cocok dengan ruangan bernuansa kayu ini.

Susunan menu Classic Combo set untuk 2 orang
Saya memesan Classic combo set untuk 2 orang, dan untuk pizza saya pilih half-and-half birria dan potato.

Untuk pasta, saya pilih bisque cream.

Di sini saya juga pesan Budweiser draft dan Coke Zero.

Pizza birria — rasa mirip taco dengan salsa ketumbar
Pertama, pizza birria dengan salsa ketumbar rasanya mengingatkan pada taco Meksiko. Sebenarnya ini pertama kalinya saya makan ketumbar, tapi mungkin karena sausnya, jadi rasanya lumayan enak dari yang saya bayangkan hehe.
Tapi kalau kamu memang tidak suka aroma ketumbar atau rempah-rempah, saya lebih sarankan pilih menu lain daripada birria. Pizza hot honey pepperoni dan salad di meja lain juga terlihat cukup enak.

Pizza potato — dua tekstur dari irisan dan serutan kentang
Potato pizza pakai irisan kentang dan serutan kentang tipis sekaligus, jadi dalam satu gigitan terasa tekstur renyah dan lembut secara bersamaan. Kombinasi kentang dengan truffle oil juga enak, dan rasa asin dari bacon yang muncul sesekali membantu mengurangi rasa enek, jadi tangan saya terus mengambil lagi.


Dibanding potato pizza biasa, ini lebih berkesan karena poinnya justru di teksturnya, jadi termasuk yang paling saya ingat di antara menu restoran barat Gwangalli.

Pasta bisque cream — aroma udang dengan gamtae
Untuk pasta, saya coba pesan bisque cream,
dan sejak gigitan pertama, aroma udangnya terasa cukup kuat.
Dimakan bersama gamtae (rumput laut kering) di atasnya, kombinasinya cocok.

Bisque cream-nya sendiri berbeda dari pasta tomat atau krim biasa, dan dengan tambahan gamtae, rasanya benar-benar khas Extra Mile. Kombinasi ini bisa terasa asing, tapi tiap bahannya menyatu dengan baik, tidak terasa terpisah-pisah, jadi enak dimakan.

Karena agak berbeda dari menu yang biasa ditemui di restoran barat, saya jadi penasaran dengan rasa menu lainnya.

Cocok untuk siapa?
Extra Mile menjual menu yang familiar seperti pizza dan pasta, tapi

sesuai dengan arti nama tokonya, "melangkah satu langkah lebih jauh", saya bisa menemukan kombinasi baru yang jarang ditemui di restoran barat lain. Jadi tempat ini cocok bagi yang ingin menikmati cita rasa barat yang berbeda, bukan yang biasa-biasa saja.

Saya sendiri jadi ingin coba menu lain lagi di lain waktu, di antara restoran barat Gwangalli yang ada.
- ✅ Yang ingin coba menu barat dengan rasa berbeda
- ✅ Yang mencari restoran barat nyaman untuk makan di Gwangalli
- ✅ Yang mencari restoran barat dengan suasana pas untuk kencan
Lokasi
11 Suyeong-ro 554beon-gagil, 1F, Suyeong-gu, Busan, South Korea부산광역시 수영구 수영로554번가길 11 1층










