Kafe Chodang-dong, Gangneung: matcha latte & smoothie — Cafe Giwa
Singkatnya
Cafe Giwa adalah kafe di kawasan Chodang-dong, Gangneung, yang menempati bangunan hanok (rumah tradisional Korea) berusia 130 tahun. Bersama anak-anak, penulis berkeliling taman dan interior antik Cafe Giwa sambil menikmati matcha latte, smoothie blueberry dan stroberi, serta gateau chocolat. Suasana hanok yang tak ditemukan di kafe biasa membuat Cafe Giwa nyaman untuk bersantai sejenak.

Info terverifikasi
- Alamat
- 15 Chodangwon-gil 54beon-gil, Gangneung-si, Provinsi Gangwon
- Jam operasional
- 10:00–21:00 (last order 20:30)
- Hari tutup
- Setiap hari Rabu
- Parkir
- Tersedia area parkir khusus kafe
- Menu andalan
- Pink Flower Latte, Giwa Black Latte, Mung Bean Flower Latte, Giwa Drip Coffee
seperti ditulis pengunjung pada 13 September 2026

Setelah makan siang di Gangneung, kami mencari tempat yang sedikit berbeda dan akhirnya menemukan kafe dengan suasana khusus ini. Sejak pertama tiba pun terasa berbeda dari kafe pada umumnya — bangunan hanok tua yang dipertahankan apa adanya terlihat begitu berkarakter, sampai kami sudah merasa antusias bahkan sebelum masuk bersama anak-anak.
Cafe Giwa, hanok berusia 130 tahun di Chodang-dong

Cafe Giwa memanfaatkan bangunan hanok tua yang usianya konon sudah 130 tahun. Wujud rumah beratap genteng (giwa) lama masih terjaga utuh, memberi kesan berbeda dari kafe hanok baru yang biasanya didesain kekinian. Suasana bangunan itu sendiri membuat kami merasa seperti sedang mengunjungi rumah lama di desa rakyat, bukan sekadar datang ke kafe.

Yang paling saya suka adalah taman di bagian depan kafe. Bunga-bunga mekar cantik dan banyak kupu-kupu beterbangan di sekitar taman. Karena datang bersama anak-anak, kami jadi mengelilingi taman dulu sebelum duduk di dalam kafe.
Parkir di kafe Chodang, Gangneung: semudah apa?

Parkir juga cukup mudah. Ada area parkir terbuka khusus di depan bangunan kafe sehingga kami bisa langsung masuk setelah parkir. Melewati area parkir menuju halaman, ada juga meja outdoor tersendiri — cocok untuk menikmati kopi sambil memandangi taman di hari yang cerah.
Interior Cafe Giwa yang masih terasa seperti hanok asli

Masuk ke dalam, suasana interiornya juga sangat saya sukai. Struktur kayu dan lantai hanok masih dipertahankan apa adanya, dan di berbagai sudut dipenuhi bingkai foto, foto lama, serta pernak-pernik bernuansa jadul.


Interiornya cukup berbeda dari kafe kekinian pada umumnya sehingga menyenangkan untuk dilihat-lihat. Suara sedikit berderit saat berjalan di lantai kayu justru terasa pas dengan suasana tempat ini. Rasanya bukan seperti hanok baru, melainkan benar-benar seperti masuk ke rumah tua yang sudah lama berdiri. Mungkin karena itu, saat duduk di kafe pun saya merasa lebih santai dari biasanya.

Menu signature Cafe Giwa: latte apa yang wajib dicoba?


Cafe Giwa punya menu signature yang cocok dengan suasana kafe hanok-nya. Kopi roasting sendiri dan hand drip juga tersedia.
- Pink Flower Latte
- Giwa Black Latte
- Mung Bean Flower Latte
- Giwa Drip Coffee
Giwa Black Latte khususnya menggunakan susu biji-bijian dan espresso yang dipadukan krim wijen hitam, sementara Pink Flower Latte memadukan susu stroberi dengan dutch coffee.
Matcha latte dan smoothie untuk Sabtu sore yang santai

Karena datang bersama anak-anak, kami memesan smoothie blueberry dan smoothie stroberi, bukan kopi. Rasa buahnya terasa kuat, berbeda dari tempat lain, dan anak-anak pun bisa menikmatinya tanpa khawatir — pas untuk minuman segar setelah makan siang. Saya sendiri memesan matcha latte yang rasanya pas, tidak terlalu manis maupun terlalu pahit sehingga enak dinikmati tanpa beban. Meminum matcha latte perlahan di tengah suasana hanok memberi rasa santai yang berbeda dari kafe pada umumnya.
Gateau chocolat, camilan manis pengisi energi sore

Karena rasanya kurang lengkap kalau hanya minum, kami juga memesan sepotong gateau chocolate. Kue cokelat manis ini pas untuk isi ulang energi di sore hari yang mulai terasa mengantuk setelah makan siang. Meletakkan secangkir kopi dan kue sambil memandangi taman hanok, lalu beristirahat sejenak, ternyata jadi momen yang cukup menyenangkan di tengah perjalanan. Toast injeolmi mugwort juga terlihat enak — ingin sekali dicoba jika berkunjung lagi lain kali.
Kafe hanok yang nyaman untuk datang bersama anak

Cafe Giwa yang kami kunjungi kali ini menawarkan keseruan melihat bangunan hanok dan tamannya. Sebagai hanok berusia 130 tahun, pesona rumah beratap genteng lama masih terasa, dan taman dengan bunga cantik serta kupu-kupu yang beterbangan membuatnya nyaman dijelajahi perlahan bersama anak-anak. Masuk ke dalam, pernak-pernik antik dan lantai kayu berkesan lama menciptakan suasana yang berbeda lagi.

Cari kafe yang berbeda di Gangneung? Ini kesimpulannya

Bagi yang sedang mencari kafe di kawasan Chodang-dong, Gangneung, kafe hanok ini layak untuk dikunjungi setidaknya sekali. Dibandingkan kafe besar yang umum atau kafe di jalan kafe Gangneung yang ramai, suasana hanok tua seperti ini terasa cukup menarik bagi yang ingin bersantai di tempat yang berbeda. Meski datang bersama anak-anak, kami tetap bisa menikmati taman, minuman enak, dan kue sambil menghabiskan sore yang santai di Gangneung. Lain kali saya pasti ingin kembali untuk mencoba toast injeolmi mugwort yang belum sempat dicicipi 😊
Jam operasional dan menu dapat berubah sewaktu-waktu, jadi disarankan untuk mengecek kembali sebelum berkunjung.
Lokasi
15 Chodangwon-gil 54beon-gil, Gangneung-si, Gangwon-do, South Korea강원특별자치도 강릉시 초당원길54번길 15 카페기와






