Gangneung bareng anak: sundubu, bossam, kodari jorim — Jeong Eunsuk
Singkatnya
Jeong Eunsuk Chodang Sundubu adalah restoran Korea di Chodang-dong, Gangneung, yang menyajikan sundubu jjigae (sup tahu lembut), bossam (daging babi rebus), dan kodari jorim (ikan pollock setengah kering bumbu pedas) dalam satu meja. Bersama anak-anak, penulis memesan Chodang Myeongpum table seharga 25.000 won, meminta kuah sundubu tetap bening dengan dadaegi (saus sambal pedas) disajikan terpisah, lalu menilai bossam yang lembut dan kodari jorim sebagai bintang menunya. Untuk liburan ke Gangneung bersama anak, Jeong Eunsuk Chodang Sundubu menutup banyak menu sekaligus dalam satu kali makan.

Info terverifikasi
- Menu andalan
- Chodang Myeongpum table 25.000 won
- Menu
- Chodang tofu table 20.000 won
- Menu
- Chodang sundubu hot pot 15.000 won dan lainnya
- Jam operasional
- Senin 08.00–16.00 / Rabu–Minggu 08.00–18.30 / Selasa tutup
- Parkir
- Tersedia di depan restoran dan lahan kosong di sebelahnya
- Bersama anak
- Tersedia kursi bayi; kuah sundubu bening bisa diminta dan dadaegi disajikan terpisah
seperti ditulis pengunjung pada 13 September 2026
Berlibur ke Gangneung akhir pekan ini, rasanya wajib coba Chodang sundubu, jadi saya cari-cari dulu dan akhirnya mampir ke Jeong Eunsuk Chodang Sundubu. Kalau makan bersama anak-anak, memilih menu yang bisa dimakan anak juga jadi pertimbangan penting. Jadi keluarga kami memesan Chodang Myeongpum table yang sekaligus menyajikan sundubu, bossam, sampai kodari jorim.

Jeong Eunsuk Chodang Sundubu berlokasi di Nanseolheon-ro, Chodang-dong, Gangneung, dan dikenal dikelola oleh Chef Master Jeong Eunsuk, pemegang gelar Master Kuliner Korea No. 48. Selain Chodang sundubu, tempat ini juga menyajikan berbagai hidangan khas Gangneung seperti dubu samhap (kombinasi tahu tiga rasa), bossam, gajami sikhae (ikan flounder fermentasi), dan kodari, jadi cocok untuk satu kali makan lengkap saat liburan ke Gangneung. Menu andalannya, Chodang Myeongpum table, katanya juga terpilih sebagai menu spesial resmi Kota Gangneung.

Bagian dalam restoran bersih dan meja-mejanya cukup luas. Kami datang bersama anak-anak dan tersedia kursi bayi, jadi nyaman juga untuk makan bersama keluarga.

Datang saat jam makan siang akhir pekan: bagaimana parkirnya?

Kami datang pukul 12 siang di akhir pekan. Untungnya masih bisa parkir tepat di depan restoran, meski jam segini tempat parkir cepat penuh. Ada juga lahan kosong di sebelah restoran untuk parkir, jadi bukan tempat yang sama sekali tidak ada parkir.
Saat kami selesai makan dan keluar hampir pukul 1 siang, sudah terlihat beberapa orang menunggu di depan restoran. Kalau mau datang saat makan siang akhir pekan, ada baiknya reservasi dulu.
Pilihan keluarga kami: Chodang Myeongpum table 25.000 won

Menu yang kami pesan adalah Chodang Myeongpum table seharga ₩25.000. Menu ini sudah termasuk sundubu jjigae, dubu samhap, dan kodari panggang berbumbu, jadi bisa mencicipi banyak hidangan sekaligus dibanding hanya satu menu. Lauk pendampingnya juga tersaji rapi dan tidak terlalu tajam rasanya, cocok dimakan bersama hidangan utama.
Anak-anak mulai dari sundubu kuah bening

Yang paling saya suka dari makan kali ini, anak-anak dan orang dewasa bisa menikmati menu yang sama sesuai selera masing-masing. Dari awal kami minta sundubu jjigae dengan kuah bening yang tidak pedas. Dadaegi-nya bisa diminta terpisah, jadi porsi sundubu untuk anak-anak tidak dicampur dadaegi, tinggal dicampur nasi dan dimakan dulu.
Setelah anak-anak selesai makan, kami baru menambahkan dadaegi yang diberikan terpisah itu ke porsi kami. Sundubu jjigae yang sama, tapi anak-anak bisa makan versi lembut, orang dewasa bisa makan versi pedas menyengat — sangat memudahkan kalau makan bersama anak. Bagi yang mencari restoran sundubu ramah anak di Gangneung, bagian ini patut jadi pertimbangan.
Bossam yang habis dimakan anak pertama 😂

Bossam yang disajikan bersama sundubu jjigae ini — sebenarnya karena ini restoran sundubu, saya paling menantikan sundubu-nya, tapi bossam-nya justru jauh lebih lembut dari yang saya kira. Teksturnya empuk sehingga cocok dimakan anak, dan anak laki-laki saya hampir menghabiskannya sendiri. 😂
Kami tidak memesan sukyuk (daging kukus) tambahan, tapi dari menu terlihat ada opsi tambahan sukyuk juga. Kalau datang bersama anak, sepertinya cocok memberikan bossam juga selain sundubu.
Kodari jorim, menu paling enak menurut saya dan suami

Secara pribadi, hidangan yang paling berkesan hari itu adalah kodari jorim. Bumbunya benar-benar enak. Saya suka kodari jorim dan sudah coba di banyak tempat, tapi jujur kodari jorim di sini rasanya paling enak yang pernah saya makan sejauh ini. Datang dengan pikiran hanya untuk sundubu, ternyata malah kodari jorim yang paling membekas.
Puding sundubu hadiah dari event ulasan

Setelah selesai makan, kami dapat puding sundubu sebagai bagian dari event review. Dicoba sebagai pencuci mulut, rasanya manis sekaligus gurih, ternyata lebih enak dari yang dibayangkan. Rasanya juga cocok untuk anak-anak.
Permainan tebak 0,89 detik yang disukai anak-anak

Saat keluar setelah makan, ada satu hal lagi yang bikin anak-anak senang. Di depan restoran ada mesin yang mengatur suhu air kedelai yang direbus, dan seperti ada permainan menekan tombol untuk menepatkan suhu 89 derajat. Suami dan anak-anak sudah coba tapi gagal, akhirnya saya coba... dan pas tepat di 0,89. 😂

Kelihatannya hal kecil, tapi main bersama anak-anak jadi hiburan singkat yang menyenangkan setelah makan. Ada keseruan kecil seperti ini, jadi kalau datang bersama anak, boleh juga dicoba.
Cari restoran sundubu ramah anak di Gangneung?

Jeong Eunsuk Chodang Sundubu yang kami kunjungi kali ini bukan cuma menjual sundubu, tapi juga bisa sekaligus mencicipi sundubu jjigae, dubu samhap, bossam, sampai kodari dalam satu kali makan. Terutama kalau datang bersama anak, bagian paling saya suka adalah bisa meminta sundubu kuah bening dulu lalu menambahkan dadaegi secara terpisah.
Anak saya juga makan bossam yang lembut dengan lahap, dan secara pribadi kodari jorim yang paling saya ingat. Saat datang sekitar pukul 12 siang akhir pekan masih bisa parkir, tapi tempat parkir cepat terisi setelah itu, dan menjelang pukul 1 siang sudah terlihat orang menunggu. Lokasinya juga dekat dengan Gyeongpodae, jadi cocok untuk melihat laut sebelum atau sesudah makan. Seperti kami, bisa dijadikan satu rute liburan Gangneung akhir pekan: makan sundubu lalu jalan-jalan ke Gyeongpodae.

Informasi kunjungan Jeong Eunsuk Chodang Sundubu
- Alamat: 200 Nanseolheon-ro, Gangneung-si, Gangwon-do, South Korea
- Jam operasional: Senin 08:00–16:00, Rabu–Minggu 08:00–18:30, tutup setiap Selasa
- Parkir: bisa parkir di depan restoran, juga di lahan kosong di sebelah restoran
- Menu andalan: Chodang Myeongpum table ₩25.000, Chodang tofu table ₩20.000, Chodang sundubu hot pot ₩15.000 dan lainnya
- Jam operasional dan harga menu bisa berubah sewaktu-waktu, jadi disarankan cek ulang sebelum berkunjung.
Lokasi
200 Nanseolheon-ro, Gangneung-si, Gangwon-do, South Korea강원특별자치도 강릉시 난설헌로 200








