Kuliner Gwanghwamun, Seoul: set gurita pedas bebas corkage — Wongiok
Singkatnya
Wongiok Gwanghwamun adalah restoran Korea di basement 1 gedung D-Palace, sejarak jalan kaki dari Stasiun Gwanghwamun, Jongno, Seoul, dan bebas biaya corkage pada jam makan malam. Dua orang memesan Pujim set seharga 110.000 won yang datang bertahap: cold boiled pork, salad pollack pedas dan japchae, lalu irisan daging sapi Korea dengan salad mustard, cabai isi goreng, nakji bokkeum (gurita tumis pedas), hot pot jeroan, dan ditutup nasi periuk bergizi. Wongiok Gwanghwamun pas untuk janji makan malam sambil minum di Gwanghwamun tanpa pusing memilih menu.

Info terverifikasi
- Lokasi
- D-Palace basement 1, 10 Saemunan-ro 2-gil, Jongno-gu, Seoul
- Jam operasional
- Senin–Sabtu 11:30–22:00
- Jam istirahat
- 15:00–17:00
- Last order
- 20:45
- Tutup
- Minggu
- Menu yang dipesan
- Pujim set, 110.000 won
- Isi set
- Cold boiled pork, salad pollack pedas, japchae; irisan daging sapi Korea dengan salad mustard; cabai isi goreng; nakji bokkeum (gurita tumis pedas); hot pot jeroan; nasi periuk bergizi
- Tempat duduk
- Tersedia private room
- Corkage
- Gratis di malam hari
seperti ditulis pengunjung pada 6 September 2026
Ada janji makan malam di Gwanghwamun dan lagi cari tempat makan Korea yang mengenyangkan, jadi saya mampir ke Wongiok Gwanghwamun.

Buat yang cari restoran bebas corkage dekat Stasiun Gwanghwamun, tempat ini cukup menarik perhatian. Karena kami ingin mencicipi banyak hidangan pelan-pelan daripada satu menu saja, kami pesan Pujim set.


Sesuai namanya, semakin meja terisi, semakin terasa mengenyangkan susunannya.
Di mana Wongiok Gwanghwamun, jam buka, dan aturan bebas corkage?
Wongiok Gwanghwamun berada di 10 Saemunan-ro 2-gil, Jongno-gu, Seoul, tepatnya di basement 1 gedung D-Palace. Jam operasionalnya Senin–Sabtu 11:30–22:00, dengan jam istirahat 15:00–17:00 dan last order jam 20:45.
Jaraknya cukup dekat untuk jalan kaki dari Stasiun Gwanghwamun.

Restoran ini tutup rutin setiap hari Minggu.
Masuk ke dalam, suasananya tenang dan rapi secara keseluruhan.

Ada juga private room, jadi cocok untuk makan bareng banyak orang atau untuk obrolan yang perlu sedikit privasi.
Yang menarik, di malam hari berlaku bebas corkage, jadi enak juga kalau mau bawa minuman favorit sendiri sambil makan.
Apa isi Pujim set 110.000 won di Wongiok Gwanghwamun?
Yang kami pesan adalah Pujim set seharga 110.000 won.

Bukan cuma satu menu utama yang langsung disajikan di awal, tapi susunannya berurutan mulai dari lauk dasar seperti cold boiled pork, salad pollack pedas (myeongtae-hoemuchim), dan japchae (bihun tumis Korea), lalu iris daging sapi Korea dengan salad mustard, cabai isi goreng, cumi tumis pedas, hot pot jeroan, sampai nasi periuk bergizi.

Sejak meja pertama kali disiapkan, sudah banyak yang bisa dicomot, dan itu menyenangkan.


Salad pollack pedas membangkitkan selera makan, sementara cold boiled pork dan japchae enak juga sebagai pendamping ringan sebelum menu utama datang. Bagi yang suka makanan Korea, susunan seperti ini bikin seru sejak meja mulai terisi.
Irisan daging sapi Korea dan cabai isi goreng
Iris daging sapi Korea dengan salad mustard menyajikan daging tipis dipadukan sayuran dan udang, jadi teksturnya beragam. Karena ada pendamping, tidak terasa berat sebagai hidangan pertama, dan cabai isi goreng yang menyusul terasa cukup mengenyangkan meski cuma makan satu.

Bagian luarnya renyah, isinya daging cincang, jadi tangan otomatis terus mengambil. Dipadukan dengan menu pedas yang menyusul kemudian, kombinasinya pas. Meski ini set, tiap menunya tetap terasa punya karakter sendiri, bukan sekadar pelengkap ringan, dan itu poin plusnya.
Nakji bokkeum dan hot pot jeroan, menu utama pendamping minum
Sebagai menu utama Pujim set Wongiok Gwanghwamun, kami makan cumi tumis pedas (nakji-bokkeum) dan hot pot jeroan (gopchang-jeongol). Cuminya berukuran besar, dipotong-potong biar mudah dimakan, dan aroma bakarnya berpadu bagus dengan bumbu pedasnya. Setelah sebelumnya makan yang relatif ringan, begitu nakji-bokkeum muncul, suasana rasanya langsung berubah drastis, dan itu enak.

Gopchang-jeongol kami masak sampai mendidih cukup lama. Ada jeroan sapi dan cheonyeop (babat) di dalamnya, jadi tiap sendok selalu ada isinya, dan rasanya makin pekat semakin lama dimasak.

Makan nakji-bokkeum yang pedas bareng hot pot yang hangat, rasanya cocok banget untuk makan malam sambil minum.
Nasi periuk bergizi sebagai penutup yang mengenyangkan
Ditutup dengan nasi periuk bergizi (yeongyang-sotbap), nama Pujim set memang cocok banget dengan porsinya. Nasi periuknya lembap, enak dimakan bareng kuah gopchang-jeongol, atau dibungkus rumput laut yang disajikan bersama saus bumbu.

Setelah makan banyak hidangan, ditutup dengan nasi hangat di akhir, rasanya seperti menyelesaikan satu kali makan dengan lengkap. Karena menunya datang berurutan, bukan sekaligus, jadi enak juga untuk makan pelan-pelan sambil ngobrol.

Kalau ada acara kumpul atau janji makan malam di Gwanghwamun dan mau menikmati berbagai menu Korea, tempat ini layak diingat.


Cukup dengan satu Pujim set, susunannya lengkap dari lauk dasar, daging, gorengan, cumi tumis pedas, hot pot jeroan, sampai nasi periuk bergizi, jadi tidak perlu pusing memilih menu. Kalau sedang cari restoran bebas corkage dekat Stasiun Gwanghwamun, Wongiok Gwanghwamun bisa jadi pilihan untuk menikmati makanan Korea santai sambil membawa minuman favorit sendiri.
Lokasi
10 Saemunan-ro 2-gil, Jongno-gu, Seoul, South Korea (D-Palace, B1F)서울특별시 종로구 새문안로2길 10 지하1층 원기옥 광화문점





