Restoran tahu di Jeungpyeong: cheonggukjang dan nasi kunyit
Singkatnya
Jeungpyeong Son Dubu Gamnamujip adalah restoran hidangan tahu buatan tangan dari kedelai lokal di Jeungpyeong, Chungbuk. Kami menikmati Hwa-ro Ugeoji Cheonggukjang untuk dua orang, dengan tahu lembut, cheonggukjang yang ringan, dan nasi kunyit. Pilihan hangat untuk dinikmati bersama seluruh keluarga.

Info terverifikasi
- Parkir
- Parkir di lokasi terbatas; tersedia juga parkir di seberang, di depan Jeungpyeong Gymnasium.
- Jarak
- 15 menit berkendara dari Jeungpyeong Bellforet.
- Antrean
- Kemungkinan perlu mengantre saat makan siang akhir pekan.
- Pemesanan
- Pesan melalui kios di meja.
- Pembayaran
- Menerima Jeungpyeong Love Gift Certificates.
- Fasilitas
- Kursi bayi, celemek sekali pakai, ikat rambut di meja, dan bar swalayan.
- Menu yang dipesan
- Hwa-ro Ugeoji Cheonggukjang untuk dua orang.
seperti ditulis pengunjung pada 10 September 2026
Tampak luar dan parkir Jeungpyeong Son Dubu Gamnamujip
Ini Jeungpyeong Son Dubu Gamnamujip, yang berada dekat SD dan SMP Jeungpyeong. Parkir di dalam tersedia, tetapi sempit, jadi kami parkir di depan Jeungpyeong Gymnasium di seberang. Dari Jeungpyeong Bellforet, jaraknya 15 menit naik mobil.


Ternyata tempat ini merupakan rumah lama yang dialihfungsikan menjadi restoran.


Jadi, mungkin para orang dewasa akan teringat kenangan yang hangat. Di depan restoran tersedia bangku untuk menunggu sebentar di bawah rindangnya pohon.



Di pintu masuk ada papan antrean, acara permainan tuho, dan daftar menu. Ini tempat makan populer yang mungkin mengharuskan kalian mengantre saat makan siang akhir pekan.
Suasana rumah lama yang mengharuskan melepas sepatu
Tadi sudah kubilang, kan, bahwa tempat ini direnovasi dari rumah lama. Jadi, kalian juga harus melepas sepatu sebelum masuk. Nuansa rumah nenek zaman dulu benar-benar terasa, tetapi tempatnya bersih dan musik klasik lembut yang mengalun di dalam restoran membuat suasananya makin menawan. Kursi bayi juga tersedia.
Di dalam restoran terpajang janji bahwa tahu di Jeungpyeong Son Dubu Gamnamujip dibuat hanya dari kedelai lokal, serta tekad untuk tidak mengabaikan ketulusan dan dasar-dasar meski membutuhkan waktu.

Dari penanda asal bahan, terlihat bahwa hampir semuanya menggunakan bahan lokal. Mulai dari celemek sekali pakai hingga ikat rambut di setiap meja, ada banyak detail yang menunjukkan perhatian kepada pengunjung.

Di dekat kasir, di tengah lorong, ada bar swalayan sehingga lauk pendamping dan tahu bisa diambil sendiri.

Setiap meja memiliki kios untuk memesan. Tempat ini juga menerima pembayaran dengan Jeungpyeong Love Gift Certificates. Jika menulis ulasan struk di Naver, kalian bisa mendapat tambahan seperti sikhye, minuman beras manis, atau tahu, jadi catat ya~!

Hwa-ro Ugeoji Cheonggukjang untuk dua orang
Kami memesan menu makan andalan, Hwa-ro Ugeoji Cheonggukjang untuk dua orang.
Hwa-ro Cheonggukjang


Setelah memesan, tahu hangat lebih dulu keluar sebagai pengganjal perut. Ini juga bisa diisi ulang gratis, jadi kalau kurang tinggal ambil lagi.

Oh, benar-benar lembut, ringan, dan gurih.
Kemudian lauk pendamping disajikan: tteokbokki, kue beras pedas; cheongpomuk, agar-agar kacang hijau; pucuk ubi dengan perilla; kimchi sawi putih; daun perilla; salad; dan jeon labu. Sesuai namanya, Hwa-ro Ugeoji Cheonggukjang disajikan bersama mangkuk tanah liat besar dan anglo.

Ada pula biji, ampas kedelai. Aku sebenarnya tidak suka biji, tetapi biji di Jeungpyeong Son Dubu Gamnamujip ini enak juga, lho.

Mangkuk tanah liatnya mungkin terlihat kecil, tetapi ternyata sangat dalam.

Aku dan suamiku yang memang suka cheonggukjang, pasta kedelai fermentasi, sangat menikmatinya. Bahkan bagi yang tidak suka cheonggukjang pun, aromanya tidak terlalu kuat sehingga tetap bisa dinikmati,

dan kami suka karena isinya penuh sayuran, ugeoji atau daun sawi rebus, serta tahu buatan tangan yang lembut. Meski ada cabai Cheongyang, rasanya tidak terlalu pedas.

Rasanya seperti makanan sehat vegan sepenuhnyaaa. Nasi putihnya pun bukan nasi biasa, melainkan nasi kunyit, jadi terasa seperti sedang mengisi tenaga untuk tubuh?!


Biji kedelai dan hidangan penutup gratis, plus kartu pos kantor pos lambat
Di depan restoran tersedia biji kedelai gratis dari restoran dan es krim pencuci mulut.

Dengan senang hati, aku dan suami berbagi rasa vanila dan stroberi.


Dan sesuai dengan suasana restorannya yang penuh perasaan, mereka juga punya kartu pos kantor pos lambat yang akan dikirim saat buah kesemek di pohon kesemek matang?! Karena musim gugur segera tiba, kami tidak ikut, tetapi mungkin menyenangkan untuk datang pada musim dingin sambil menantikan satu tahun ke depan.
Kesimpulan
Senang sekali bisa mencicipi hidangan tahu buatan tangan yang dibuat langsung di restoran dari kedelai lokal di Jeungpyeong Son Dubu Gamnamujip. Ini restoran populer di Jeungpyeong dengan tahu lokal yang rapi dan hangat, jadi cocok sekali untuk mengajak orang tua atau lansia, dan sepertinya juga sangat pas didatangi bersama anak kecil. Kalau berencana berkunjung ke sekitar sini, aku rekomendasikan untuk mampir sekali.
Lokasi
141 Gwangjang-ro, Jeungpyeong-eup, Jeungpyeong-gun, Chungcheongbuk-do, South Korea충청북도 증평군 증평읍 광장로 141
