Makan Siang Cheongna: Budae Jjigae Tutup Kuali, Sammi-jip

Singkatnya

Sammi-jip adalah restoran daging di gang kuliner Cheongna 4-danji, Seohae, Incheon, yang menyajikan menu makan siang seperti budae jjigae (jjigae/sup pedas ala tentara dengan sosis dan ham) tutup kuali dan duruchigi tutup kuali. Budae jjigae tutup kuali dijual 11.000 won lengkap dengan telur ceplok, nasi, dan mie ramen tambahan, plus kimchi dan lalapan tauge sepuasnya dari self-bar. Bahkan yang tidak suka ham pun terus menyendok — makan siang Cheongna yang mengenyangkan dan memuaskan.

Foto utama budae jjigae tutup kuali Sammi-jip Cheongna

Info terverifikasi

Jam operasional
Setiap hari 10:30–22:30 (last order 21:30)
Lokasi
18 Cheongna-canal-ro 233beon-gil, lantai 1, Seohae-gu, Incheon, Korea Selatan — gang kuliner Cheongna 4-danji
Parkir
Parkir tepat di depan restoran
Budae jjigae tutup kuali
₩11.000 (termasuk telur ceplok, nasi, dan mie ramen)
Menu makan siang
Budae jjigae tutup kuali, duruchigi (tumis pedas daging babi) tutup kuali, dan lainnya
Lauk pendamping
Self-bar dengan kimchi, lalapan tauge, dan lainnya
Pencuci mulut
Es krim injeolmi (kue beras ketan manis) gratis dengan review struk

seperti ditulis pengunjung pada 8 September 2026

Susah banget cari tempat makan siang enak di Cheongna, tapi kali ini aku beneran nemu tempat yang enak dan worth it banget. Ini cerita perjalananku ke Sammi-jip, restoran makan siang dan budae jjigae favorit di Cheongna.

Foto utama budae jjigae tutup kuali Sammi-jip Cheongna

Lokasi dan jam operasional Sammi-jip

Sammi-jip / 18 Cheongna-canal-ro 233beon-gil, lantai 1, Seohae-gu, Incheon. Buka setiap hari pukul 10:30–22:30, last order 21:30.

Pintu masuk Sammi-jip di gang kuliner Cheongna 4-danji

Sammi-jip berada di tengah gang kuliner Cheongna 4-danji jadi gampang banget ditemukan! Parkirnya juga tepat di depan restoran, jadi enak banget parkir lalu langsung masuk.

Kursi interior Sammi-jip bernuansa putih dan kayu

Restoran daging tapi interiornya kayak kafe

Begitu masuk aku kaget banget lihat interior yang cantik, kayak kafe bukan restoran daging. Nuansa putih dan kayu bikin suasananya bersih banget. Jarak antar mejanya juga lega jadi makan bisa lebih santai.

Meja Sammi-jip dengan jarak yang lega
Self-bar Sammi-jip tempat mengambil lauk pendamping

Kimchi self-bar-nya beneran enak

Di salah satu sudut ada self-bar tempat ambil kimchi dan lalapan tauge serta lauk-lauk lain sepuasnya! Kimchi di sini enak banget, rasanya dalam jadi aku sampai lupa udah berapa kali bolak-balik ambil.

Kimchi dan lalapan tauge yang diambil dari self-bar
Papan menu makan siang Sammi-jip

Menu makan siang spesial Cheongna, budae jjigae tutup kuali 11.000 won

Sammi-jip sebenarnya restoran daging, tapi siang hari mereka menjual menu makan siang seperti budae jjigae tutup kuali dan duruchigi tutup kuali, jadi aku pesan budae jjigae tutup kualinya. Harganya 11.000 won dan kalau pesan budae jjigae, dapat telur ceplok, nasi, serta mie ramen tambahan.

Meja lengkap dengan nasi dan telur ceplok
Budae jjigae tutup kuali dengan bahan yang melimpah

Aku makan budae jjigae tutup kuali dengan tampilan yang bikin siapa pun penyuka budae jjigae pasti pengen coba. Dari namanya saja sudah terasa spesial, dan waktu makanannya datang, bahan-bahannya benar-benar bertumpuk di atas tutup kuali besar sampai bikin ngiler cuma dengan melihatnya.

Kuah budae jjigae tutup kuali mulai mendidih
Close-up budae jjigae penuh ham dan sosis

Nggak suka ham, tapi terus menyendok

Sebenarnya aku bukan tipe yang suka ham. Kalau hamnya kebanyakan atau terlalu asin dan enek, biasanya aku cuma makan beberapa suap lalu bosan. Tapi di sini beneran di luar dugaan. Meski nggak terlalu suka ham, aku terus saja menyendok karena enak.

Sepotong ham budae jjigae yang diangkat
Budae jjigae tutup kuali yang sedang mendidih

Karena dimasak mendidih terus di tutup kuali, kehangatannya bertahan lama jadi bisa makan hangat sampai akhir. Sambil mengambil bahan-bahannya, kuahnya terus dimasak jadi rasanya makin pekat seiring waktu.

Kuah budae jjigae yang makin pekat dan sisa bahan

Mie ramen sebaiknya dimasukkan terakhir

Setelah kuahnya sudah kaya rasa dari ham, sosis, dan tauge, begitu mie ramen dimasukkan, kuahnya meresap sempurna ke mienya. Sambil mendidih, mienya diuraikan, dan tampilan mie yang penuh kuah merah pekat itu benar-benar menggugah selera.

Mie ramen dimasukkan dan diuraikan ke budae jjigae
Mie ramen yang sudah meresap kuah merah

Waktu menyendok mie dengan sumpit sebanyak-banyaknya lalu menyeruputnya, rasa kuahnya beneran meresap sempurna, enak banget. Sambil makan sisa ham dan tauge yang masih ada, ini benar-benar penutup klasik budae jjigae!

Mie budae jjigae yang diangkat dengan sumpit

Mie ramen tambahan ini rasanya sulit dilewatkan meski udah kenyang. Daripada memasukkan mie dari awal, memasukkannya di akhir setelah makan bahan-bahan lain bikin kuahnya jauh lebih pekat dan dalam, jadi rasa minya juga terasa lebih enak.

Budae jjigae tutup kuali yang sudah dimakan sampai akhir
Meja makan siang yang selesai dengan budae jjigae dan nasi

Pencuci mulut es krim injeolmi

Sebagai penutup, es krim injeolmi yang diberikan gratis untuk review struk beneran enak! Aroma tepung kedelai yang gurih muncul samar-samar, cocok banget sama es krimnya yang manis dan lembut. Sekali gigit terasa tekstur kenyal khas injeolmi dan rasa gurihnya, jadi rasanya jauh lebih kaya dari es krim biasa. Jangan lupa ikutan event review Naver juga ❤️😊

Es krim injeolmi sebagai pencuci mulut

Layak direkomendasikan untuk makan siang di Cheongna?

Lain kali kalau kepikiran budae jjigae, kayaknya aku bakal langsung kepikiran budae jjigae tutup kuali yang penuh bahan ini, bukan budae jjigae biasa yang dimasak di panci. Setelah menikmati kuah hangat, sepiring nasi, dan mie ramen tambahan sampai habis, ini jadi makan siang yang mengenyangkan dan enak. Direkomendasikan buat yang lagi cari tempat makan siang di Cheongna!

Lokasi

Sammi-jip삼미집

18 Cheongna-canal-ro 233beon-gil, 1st floor, Seohae-gu, Incheon, South Korea인천광역시 서해구 청라커낼로233번길 18 1층

Buka di Google Maps

Tempat · Restoran