Bossam di Wonheung, Goyang: banban bossam besar — Park Man-bae Arirang
Singkatnya
Park Man-bae Arirang Bossam, Wonheung Station Branch adalah restoran Korea dekat Stasiun Wonheung, Goyang, Gyeonggi, yang menyajikan bossam (daging babi rebus untuk dibungkus) dari gabrisal, bagian bahu babi. Saat makan malam, penulis memesan banban bossam ukuran besar (bossam setengah-setengah) dengan side kalguksu (mi potong berkuah), membungkus daging dengan kimchi lalu sawi putih bergantian, dan menghabiskan minya di akhir. Park Man-bae Arirang Bossam lebih cocok untuk makan malam yang mengenyangkan daripada sekadar teman minum.

Info terverifikasi
- Menu yang dipesan
- Banban bossam ukuran besar + side kalguksu
- Pilihan side
- Makguksu atau kalguksu, pilih satu
- Daging
- Gabrisal (bahu babi) bossam
- Lauk pendamping
- Geotjeori (kimchi segar), salad, eomuk (kue ikan), kucai, bawang putih, cabai
- Lokasi
- Unit 127, 128, 129, Topclassic Officetel, 668 Gwollyul-daero, Deogyang-gu, Goyang-si, Gyeonggi-do
seperti ditulis pengunjung pada 6 September 2026
Halo, saya Bangi. Lagi mikir mau makan apa di Wonheung malam itu, tiba-tiba pengen bossam. Sebenarnya di sekitar Stasiun Wonheung lumayan banyak tempat makan, tapi kalau sudah mau milih menu makan malam, ujung-ujungnya selalu balik ke menu yang itu-itu lagi. Hari itu saya pengen makan daging yang mengenyangkan, jadi setelah cari-cari akhirnya saya ke Park Man-bae Arirang Bossam, Wonheung Station Branch.


Katanya ini restoran bossam tapi menyajikan gabrisal bossam yang agak beda dari bossam pada umumnya, jadi saya penasaran juga.
Tempat makan malam yang nyaman dekat Stasiun Wonheung
Park Man-bae Arirang Bossam, Wonheung Station Branch letaknya dekat Stasiun Wonheung jadi mudah dicari. Begitu masuk, interiornya lebih luas dari yang saya bayangkan dan meja-mejanya juga ditata dengan cukup lega.



Saya datang saat jam makan malam, dan cukup banyak tamu yang datang untuk makan, ada juga meja yang diisi keluarga. Tempat ini cocok buat makan malam sepulang kerja dekat Stasiun Wonheung, tapi juga nyaman untuk makan bareng keluarga atau teman.
Kami sendiri hari itu ke sana bukan untuk minum-minum, tapi memang niat makan malam yang mengenyangkan, dan suasananya memang nyaman untuk itu.
Menu dan harga di Park Man-bae Arirang Bossam Wonheung

Kalau dengar restoran bossam, biasanya yang terbayang cuma daging dan kimchi, tapi menu di Park Man-bae Arirang Bossam, Wonheung Station Branch ternyata cukup beragam, jadi kelihatannya enak juga kalau datang rame-rame karena bisa pilih sesuai selera masing-masing.







Terlebih hari itu saya datang dalam keadaan cukup lapar, jadi dari awal langsung pesan banban bossam ukuran besar.

Senang juga karena ada geotjeori dan salad serta beberapa sayuran lain di antara lauk-lauk dasarnya.



Eomuk, daun bawang, lalu bawang putih dan cabai yang cocok jadi pelengkap juga tersaji dengan baik.
Seperti apa banban bossam ukuran besar dengan side kalguksu?
Setelah pesan dan menunggu sebentar, banban bossam pun datang. Karena namanya banban bossam, jadi bukan cuma satu cara makan, kita bisa makan dibungkus kimchi dan sawi putih secara bergantian.

Katanya dagingnya pakai gabrisal, dan teksturnya memang sedikit beda dari bossam yang biasa saya makan.
Cukup kenyal tapi tidak terlalu alot, dan cocok banget dimakan bareng kimchi. Saya termasuk orang yang menganggap kimchi sama pentingnya dengan dagingnya sendiri saat makan bossam, dan begitu daging ditumpuk kimchi, saya makin yakin kombinasi ini memang yang paling pas untuk bossam.

Makan dengan cara menaruh daging di atas sawi putih lalu ditambah kimchi juga enak. Karena pesan banban, cara makannya bisa diganti-ganti di tengah jalan, jadi tidak cepat bosan dengan satu rasa saja.

Lalu ada pilihan antara makguksu dan kalguksu sebagai side, dan kami memilih kalguksu.

Karena sudah sering makan makguksu bareng bossam, kali ini saya lebih tertarik dengan kalguksu yang kuahnya hangat.

Sambil makan daging, sesekali menyeruput kuah kalguksu ternyata cocok banget, dan di akhir habis juga menyantap minya, jadi pas untuk menutup makan malam. Kalau pilih makguksu mungkin akan makan bossam dengan rasa segar-asam, tapi menurut saya pribadi pilih kalguksu hari itu ternyata pas. Kalau terus-terusan makan bossam saja bisa agak enek, tapi karena diselingi kuah hangat jadi tidak terlalu berat. Pesan ukuran besar juga membuat porsinya lumayan banyak, cocok untuk makan rame-rame.
Layak jadi pilihan makan malam di Wonheung?

Setelah mencoba, Park Man-bae Arirang Bossam, Wonheung Station Branch layak dipertimbangkan kalau mau makan malam yang mengenyangkan di Wonheung. Terutama cocok kalau lagi cari tempat makan bareng keluarga di sekitar Stasiun Wonheung, atau ingin makan daging sepulang kerja. Kalau pesan banban bossam seperti kami, bisa makan bergantian dengan kimchi dan sawi putih, dan side-nya juga bisa dipilih antara makguksu atau kalguksu, jadi bisa disesuaikan dengan mood hari itu. Saya sendiri hari itu pilih kalguksu, dan ternyata makan bossam sambil menikmati kuah hangat lumayan mengenyangkan.
Di Wonheung tempat makan memang banyak banget sampai bingung mau ke mana, tapi kalau lagi pengen daging namun bukan samgyeopsal atau galbi, bossam juga pilihan yang bagus. Bossam yang dibuat dari gabrisal ini juga sedikit berbeda dari bossam pada umumnya.

Secara pribadi, tempat ini lebih cocok didatangi untuk makan malam dan benar-benar menikmati bossam plus kalguksu, ketimbang sekadar teman minum. Buat yang lagi cari tempat makan enak atau restoran di Wonheung dan suka bossam, boleh dijadikan referensi. Kalau saya ke sana lagi lain kali, mungkin akan coba pilih makguksu. Sama-sama bossam, tapi rasanya kayaknya bakal beda banget tergantung pilih kalguksu atau makguksu, jadi lain kali pengen coba kombinasi yang berbeda.
Lokasi
127, 128, 129 Topclassic Officetel, 668 Gwollyul-daero, Deogyang-gu, Goyang-si, Gyeonggi-do, South Korea경기도 고양시 덕양구 권율대로 668 Topclassic 오피스텔 127, 128, 129호






