Set seiro-mushi diet dekat Hagye Station: Hana Shabu Shabu
Singkatnya
Hana Shabu Shabu Junggye Main Branch adalah restoran shabu-shabu dan seiro-mushi di antara Stasiun Junggye dan Stasiun Hagye, Nowon, Seoul. Saat sedang diet, penulis memesan set seiro-mushi 33.000 won berisi daging dan sayur yang dikukus 20 menit dalam kukusan kayu hinoki, lengkap dengan tataki daging sapi yang dibakar torch, menta-iju, dan puding ube sebagai penutup. Rasanya ringan tapi tidak hambar, cocok untuk makan bersama keluarga atau kencan.

Info terverifikasi
- Alamat
- 29 Dongil-ro203ga-gil, Nowon-gu, Seoul, South Korea
- Jam operasional
- Setiap hari 11:00–22:00
- Transportasi
- Sekitar 5 menit jalan kaki dari Stasiun Junggye (Line 7) Exit 4, atau Stasiun Hagye Exit 6
- Parkir
- Lahan parkir basement gedung, gratis 2 jam bila makan di tempat
- Kisaran harga makan siang
- ₩23.000–₩35.000
- Kisaran harga makan malam
- ₩29.000–₩41.000 (₩6.000 lebih mahal dari makan siang)
- Menu yang dipesan
- Set seiro-mushi ₩33.000 (termasuk brisket dan sirloin)
- Tempat duduk/Reservasi
- Bisa reservasi, tersedia kursi grup
- Event
- Tataki gratis dengan foto review saat kunjungan
seperti ditulis pengunjung pada 8 September 2026

Belakangan ini aku sedang diet jadi makan di luar itu nggak gampang. Setelah mikir-mikir, akhirnya aku makan menu kukusan yang penuh sayuran.

Ini Hana Shabu Shabu, restoran hits di Junggye yang katanya pernah muncul di acara Saengbangsong Today. Seiro-mushi (kukusan gaya Jepang) yang dikukus pakai kayu hinoki rasanya ringan dan enak, plus aku dapat menta-iju dan dessert ube sampai kenyang penuh.✌🏻 Yuk mulai review jujur Hana Shabu Shabu hari ini!
Lokasi dan parkir Hana Shabu Shabu Junggye Main Branch

Hana Shabu Shabu Junggye Main Branch / Alamat: 29 Dongil-ro203ga-gil, Nowon-gu, Seoul, South Korea / Jam operasional: setiap hari 11:00–22:00
📍Hana Shabu Shabu bisa dicapai sekitar 5 menit jalan kaki dari Exit 4 Stasiun Junggye (Line 7), atau juga sekitar 5 menit jalan kaki dari Exit 6 Stasiun Hagye!
🅿️ Yang datang naik mobil bisa parkir di basement gedung, gratis 2 jam kalau makan di tempat.
🧑🧑🧒🧒 Bisa reservasi dan ada kursi grup juga, jadi cocok untuk kumpul keluarga atau acara makan rame-rame. Restoran di Junggye ini enak diakses transportasi umum maupun mobil pribadi✌🏻
Kunjungan jam 5 sore, suasana dalam dan antrean

Kami datang sekitar jam 5 sore. Karena masih agak lebih awal dari jam makan malam, kami bisa langsung masuk tanpa antre. Dari review lain katanya kalau datang setelah jam 7 malam di hari kerja bisa harus menunggu. Bisa juga reservasi dulu, catat ya!
Waktu itu ada pasangan dan juga keluarga, ternyata cukup banyak yang datang bareng keluarga!

Interior tokonya rapi dan hangat, meja-mejanya juga luas jadi nyaman buat makan santai. Aku suka tempat yang bersih rapi begini, jadi buat yang lagi cari tempat makan malam untuk kencan dekat Hagye Station, ini juga rekomendasi bagus!
Menu dan harga — perbedaan shabu-shabu dan seiro-mushi



Hana Shabu Shabu punya dua menu andalan: shabu-shabu dan seiro-mushi. Shabu-shabu adalah daging dan sayur yang dimasak di kaldu panas, sedangkan seiro-mushi (kukusan) adalah daging dan sayur yang dikukus dalam kukusan kayu hinoki. Selain itu ada juga menu nasi seperti gyudon dan menta-iju.
Harganya beda-beda tiap paket, menu makan siang 23.000–35.000 won, menu makan malam 29.000–41.000 won—jadi menu makan siang lebih murah 6.000 won.

Waktu kami berkunjung, ada event tataki gratis kalau bikin foto review. Setelah lihat-lihat menu, karena hari itu aku ingin banyak makan sayur, aku pesan set seiro-mushi 33.000 won yang berisi brisket dan sirloin.✌🏻 Pilihan menunya beragam, jadi cocok juga dikunjungi bareng teman yang seleranya beda-beda, restoran di Junggye ini oke!


Sebagai pembuka ada salad sehat. Salad dengan dressing wijen yang enak!
Set seiro-mushi, menunggu 20 menit demi kukusan kayu hinoki

Kukusan kayu hinoki datang penuh dengan daging dan sayuran.



Aku suka karena sayurnya sampai tutupnya nggak bisa nutup rapatking banyaknya. Aku memang lagi rakus makan belakangan ini... tempat yang porsinya banyak itu juaraaa👍🏻 Mereka pasang timer pasir dan kami menunggu sekitar 20 menit.


Ternyata rasanya lebih ringan dan enak dari yang kubayangkan. Karena dikukus pakai kayu hinoki, rasa bahan-bahannya terasa bersih, dan begitu dicocol saus spesial yang disediakan jadi nggak hambar.


Sausnya ada chili, yuzu ponzu, wijen, dan cabai! Aku paling suka yuzu ponzu-nya hehe
Tataki daging sapi yang dibakar dengan torch
Menjelang selesai makan, staf membakar dagingnya pakai torch di depan kami... Ini beneran ada aroma smoky yang bikin enak. Pribadi, tataki daging sapi smoky ini yang paling nempel di ingatan.👍🏻
Biasanya makanan diet suka agak kurang rasa, tapi ini nggak begitu, tetap enak dimakan. Kalau lagi cari menu yang nggak terlalu berat, Hana Shabu Shabu bisa jadi pilihan restoran dekat Hagye Station.
Penutup: gyudon dan menta-iju, lalu puding ube

Setelah selesai dengan kukusan, kita bisa pilih satu menu nasi: gyudon atau menta-iju. Karena penasaran dua-duanya, kami pesan masing-masing satu dan berbagi. Gyudon itu nasi dengan daging sapi di atasnya, menta-iju itu nasi dengan mentaiko (telur ikan pedas) di atasnya. Dua-duanya enak, tapi menurut kami menta-iju lebih enak.


Ube kan lagi hits belakangan ini! Terakhir kami dapat puding ube sebagai dessert, jadi penutup yang bikin bahagia. Paketnya lengkap sampai dessert, jadi restoran dekat Hagye Station ini layak dicoba sekali-kali!

Karena terlalu enak, akhirnya gagal lagi kontrol porsi! Mulai besok diet beneran deh✌🏻
Kesimpulan — bagaimana rasanya makan di luar saat diet
Karena lagi diet dan cari menu bersayur banyak, aku coba seiro-mushi di Hana Shabu Shabu, restoran dekat Hagye Station. Rasanya ringan tapi tetap enak, dan daging smoky serta menta-iju di akhir juga memuaskan.
Kalau lagi cari tempat santai untuk makan keluarga atau kencan, restoran di Junggye ini oke banget! Lain kali aku mau coba shabu-shabu yang belum sempat dicoba hari itu. :)
Lokasi
29 Dongil-ro203ga-gil, Nowon-gu, Seoul, South Korea서울특별시 노원구 동일로203가길 29 브라운스톤중계 101호






