Jjamppong Batu Gapojingeo & Chitang di Ulsan Daewangam Dol Jjamppong
Singkatnya
Ulsan Daewangam Dol Jjamppong adalah restoran Cina berbasis jjamppong dan jjajang batu panas di Ilsanjin 5-gil, Dong-gu, Ulsan. Bersama pasangan, penulis memesan dol jjamppong porsi 2 orang dengan tambahan gapojingeo (cumi sotong) plus chitang alias ayam saus asam manis, lalu menghabiskan tauge, seafood, sampai nuroongji (kerak nasi) di dasar batu. Ada lahan parkir khusus dan self-bar, jadi cocok mampir saat jalan-jalan ke Pantai Ilsan atau Taman Daewangam.

Info terverifikasi
- Menu utama
- Dol jjamppong, dol jjajang
- Pesanan kali ini
- Dol jjamppong 2 orang (tambah gapojingeo/cumi sotong) + chitang
- Menu sampingan
- Dontang (tonkatsu saus asam manis), chitang (ayam saus asam manis)
- Self-bar
- Lauk dasar (kimchi daun sawi, lobak asin, bawang bombay, saus chunjang), sudut pencuci mulut (yogurt, permen barley)
- Nasi
- Bisa refill gratis
- Parkir
- Lahan parkir khusus di depan restoran
- Lokasi
- 1F, 6 Ilsanjin 5-gil, Dong-gu, Ulsan, dekat Pantai Ilsan
seperti ditulis pengunjung pada 9 September 2026

Tempat terkenal sebagai restoran enak di Daewangam Ulsan, Daewangam Dol Jjamppong — restoran jjamppong Dong-gu Ulsan yang sampai ada antrean!
Hari ini pasangan aku lagi pengen makanan pedas gurih, jadi kami bilang, 'yuk makan Chinese food di daerah Dong-gu Ulsan!!!' Akhirnya kami mampir ke Ulsan Daewangam Dol Jjamppong, restoran enak di Daewangam Ulsan. Setiap lewat sini pas jam makan selalu ada antrean panjang, jadi penasaran banget pengen coba 😏😏😏
Apakah parkirnya mudah? Tampilan luar toko dan lahan parkir khusus


Di depan toko ada lahan parkir khusus yang cukup luas, jadi bisa datang tanpa khawatir soal parkir 👍👍 Karena dekat Pantai Ilsan, kalau restorannya nggak punya parkir sendiri biasanya susah parkir, tapi di Ulsan Daewangam Dol Jjamppong nggak masalah!
Interior luas, cocok untuk rombongan
Bagian dalam restoran bersih dan luas banget 👍 Karena luas dan banyak meja, terasa sangat cocok juga buat kunjungan rombongan. Dong-gu Ulsan juga punya banyak tempat wisata, jadi lokasi ini pas banget buat mampir sambil jalan-jalan ke Pantai Ilsan, jembatan gantung Taman Daewangam, dan sekitarnya!
Isi menu — apa itu 'dontang' dan 'chitang'?




Aku dan pasangan mulai eksplor menu sambil mikir mau makan apa! Sesuai nama tokonya, dol jjamppong (jjamppong batu panas) jadi menu utama, tapi ada juga dol jjajang, jadi lumayan bikin bingung juga milihnya.
Menu sampingannya juga beragam, dengan nama-nama unik: 'dontang' dan 'chitang' Sempat bertanya-tanya apa itu dontang dan chitang, ternyata dontang itu tonkatsu saus asam manis, chitang itu ayam saus asam manis — jadi potongan tonkatsu atau ayam yang digoreng garing bisa dicelup penuh ke saus asam manisnya, makanya dinamai begitu...
Bagaimana isi self-bar-nya?
Self-bar-nya juga cukup lengkap. Ada dua bagian: self-bar lauk dasar berisi kimchi daun sawi, lobak asin, bawang bombay, dan saus chunjang yang bisa diambil sendiri, serta self-bar sudut pencuci mulut. Di sudut pencuci mulut ada yogurt dan permen barley, enak banget dimakan satu-satu sambil jalan keluar setelah makan 😉
Cara menikmati dol jjamppong dan refill nasi gratis



Di setiap meja, lewat table order tersedia panduan ramah cara menikmati dol jjamppong dan dol jjajang *_* Campurkan tauge dan mie dengan baik, potong-potong biar mudah dimakan, dan setelah habis, jangan lupa kerok nuroongji (kerak nasi) di dasar batu sampai bersih! Ditambah lagi nasi bisa refill gratis, jadi bisa makan sepuasnya ~.~

Awalnya keluar lauk dasar berupa lobak asin, bawang bombay, dan saus chunjang, lalu langsung disusul menu utama.
Dol jjamppong 2 orang tambah gapojingeo, seberapa banyak porsinya?

Taraaa 💓 Visualnya luar biasa ㅠㅠ Bahkan disajikan masih mendidih di atas batu panas, jadi suara mendesisnya juga bikin gila. Tauge yang ditumpuk banyak banget juga pas banget sama selera aku ‼️‼️‼️
Kami pesan porsi 2 orang, tapi porsinya benar-benar bikin mikir 'ini beneran buat 2 orang?' saking melimpahnya. Ditambah lagi seafood-nya juga banyak banget 🥹 udang berjumlah beberapa ekor, cumi biasa ditambah lagi dengan gapojingeo (cumi sotong) tambahan, benar-benar mantap.




Cumi utuh juga sudah dipotong-potong biar mudah dimakan. Udangnya juga sempat aku coba gigit satu, teksturnya kenyal banget.
Karena seafood-nya melimpah, bisa menikmati berbagai tekstur sekaligus, dan bumbu jjamppong-nya sendiri termasuk gaya yang disukai hampir semua orang tanpa banyak pro-kontra. Rasa gurihnya mantap! Nggak terlalu tajam juga, jadi makin enak.
Bagaimana rasa side dish 'chitang' (ayam saus asam manis)?

Nah ini dia chitang, menu yang namanya unik banget >_< Karena penasaran, langsung kami pesan juga sebagai side dish. Ayamnya digoreng renyah dan padat, saus-saus yang menyertainya juga manis-manis gurih jadi cocok banget.




Ayam memang paling enak kalau renyah 🤭 Bagian dalamnya lembut, jadi rasanya makin mantap. Dari dua jenis saus yang ada, saus ayam berbumbu manis paling pas di selera aku hehehe. Dan side dish ini juga cocok banget dipasangkan, karena kombinasi gurih + pedas memang paling top 😏😏 Jadi pas banget dimakan bareng menu utama!
Penutup: nuroongji di atas batu panas dan nasi jjamppong



Setelah makan dengan lahap, terakhir kerok nuroongji yang menempel di batu panas sampai bersih, itulah penutupnya 😉👍 Ditambah lagi mengisi penuh sisa batu dengan nasi jjamppong, jadi kenyang banget rasanya 😧😧😧 Benar-benar makan yang enak dan memuaskan ❤️✌️
Karena banyak tempat wisata di sekitarnya, menurutku tempat ini sangat cocok buat mampir sambil jalan-jalan. Wajib coba sekali!
Lokasi
6 Ilsanjin 5-gil, Dong-gu, Ulsan, South Korea울산광역시 동구 일산진5길 6 1층






