Makan sashimi ikan segar & sup seafood di Donghae Bada Hoetjip
Singkatnya
Donghae Bada Hoetjip adalah restoran hidangan laut musiman dekat Stasiun Dujeong di Cheonan, Chungnam. Kunjungan kedua kali ini mencoba paket moduhoe (sashimi campur) plus sup seafood untuk 2 orang (₩55.000/orang), dengan sashimi mideoh (ikan croaker) tebal dan dodari (flatfish) yang kenyal, serta bagian telur ikan dalam sup yang lembut jadi bintang utama. Kalau suka bumbu kental dan nasi goreng, pilih haemuljjim (seafood tumis pedas); kalau suka rasa asli seafood dan kuah hangat, pilih haemultang (sup seafood).

Info terverifikasi
- Alamat
- 5-11 Neulpureun 6-gil, Seobuk-gu, Cheonan-si, Chungcheongnam-do, South Korea, lantai 1
- Jam buka
- Setiap hari 11:30–22:00
- Menu dipesan
- Paket sashimi campur + sup seafood untuk 2 (₩55.000/orang), 1 botol soju, 1 botol cider
- Tempat duduk
- Ruang utama, ruang privat, tempat duduk grup, kursi bayi
- Parkir
- Lahan parkir khusus di depan restoran
- Lainnya
- Bisa reservasi, wifi, toilet terpisah pria/wanita, pemesanan lewat tablet di meja
seperti ditulis pengunjung pada 9 September 2026
Kunjungan sebelumnya saya makan dengan kombinasi moduhoe dan haemuljjim yang bersih dan memuaskan. Belakangan ini karena sering makan daging, tiba-tiba kepikiran aroma laut dari hidangan seafood atau sashimi yang segar dan bersih.
Makanya saya kembali ke Donghae Bada Hoetjip, tempat makan enak di Dujeong, Cheonan yang bikin puas waktu kunjungan pertama. Kali ini saya coba kombinasi moduhoe dengan haemultang yang pedas gurih. Sekali lagi, dari segi komposisi dan kesegaran, kunjungan ini memuaskan, jadi saya mau bagikan buat kalian yang lagi cari restoran seafood enak di Dujeong, Cheonan!!
Lokasi dan jam buka Donghae Bada Hoetjip
- Alamat: 5-11 Neulpureun 6-gil, Seobuk-gu, Cheonan-si, Chungcheongnam-do, South Korea, lantai 1
- Jam buka: Setiap hari 11:30–22:00
- Lainnya: lahan parkir khusus di depan toko, bisa untuk grup, wifi, toilet terpisah pria/wanita, kursi bayi, bisa reservasi
Tampilan luar


Donghae Bada Hoetjip yang mudah diakses dari Stasiun Dujeong ini menyajikan sashimi ikan musiman, udang besar, jeoneo (ikan gizzard shad), haemuljjim, haemultang, dan menu lain yang beragam. Karena bisa menikmati berbagai olahan seafood segar dalam bentuk aslinya, tempat ini sudah dikenal sebagai restoran seafood enak di Dujeong.

Akuarium ikan hidup di pintu masuk Donghae Bada Hoetjip terlihat terawat bersih, jadi sebelum masuk pun saya sudah merasa tenang soal kebersihannya.
Interior dengan ruang privat, cocok untuk acara kantor atau grup?
Bagian dalam terdiri dari ruang utama sampai ruang privat yang terpisah. Selain cocok untuk kencan santai di Dujeong, ruangnya juga cukup luas untuk rombongan besar, jadi struktur tempat ini nyaman dikunjungi setelah reservasi terlebih dulu untuk acara kantor atau pertemuan grup di Dujeong.
Di ruang privat yang terpisah, banyak tamu yang sedang mengadakan acara kantor atau pertemuan. Ruang utama yang luas pun cepat penuh, tandanya tempat ini populer. Secara keseluruhan suasananya terjaga nyaman, enak untuk ngobrol santai sambil makan.
Susunan menu dan pesanan kali ini
Salah satu kelebihan Donghae Bada Hoetjip adalah paket set menu yang isinya lengkap. Menu à la carte musiman juga beragam, jadi pilihannya luas.




Dengan tablet kiosk di setiap meja, saya bisa lihat seluruh menu sekaligus dan pesan dengan mudah. Karena kunjungan pertama sudah coba paket moduhoe dan haemuljjim, kali ini saya putuskan paket moduhoe dan haemultang. Ada banyak menu à la carte dan spesial musiman, jadi menyenangkan untuk memilih di restoran ini yang cocok untuk acara kantor di Dujeong, Cheonan.
- Moduhoe (sashimi campur) + haemultang untuk 2 orang (₩55.000/orang)
- Soju 1 botol
- Cider 1 botol
Bagaimana susunan banchan dasar (sukidashi)?

Setelah pesan, banchan dasar dalam bentuk sukidashi disajikan rapi dan lengkap. Bukan sekadar formalitas, tapi tersusun dengan isi yang benar-benar oke.

Ada salad kubis yang membangkitkan selera, beondegi (kepompong sutra) asin dengan tekstur pecah-pecah sebagai camilan protein yang enak, dan mujigeon (kimchi tua) yang matang sempurna untuk disantap bersama sashimi supaya rasanya makin gurih.

Ada juga ikan kembung panggang yang gurih kecoklatan dan sepiring kecil bossam (rebusan daging babi) lembut, cocok untuk mengganjal perut sebelum menu utama datang.
Ada sup rumput laut dengan udang yang beraroma laut samar, disajikan bersama yachaejeon (pancake sayur) yang garing di luar dan lembut di dalam. Pancake yang mungkin terlihat biasa saja ini justru mengisi mulut dengan rasa gurih berminyak, jadi banchan dasarnya saja sudah terasa lengkap.
Susunan moduhoe — sashimi mideoh ikan hidup dan dodari

Menu utama, moduhoe, disajikan pertama. Isinya 3 jenis dodari (flatfish), sashimi tuna, sashimi swordfish, dan sashimi mideoh ikan hidup.
Di atas piring yang tertata rapi, kerapian sashimi dan tekstur dagingnya yang segar terlihat jelas, secara visual sangat memuaskan. Bisa menikmati berbagai jenis ikan sekaligus, kelebihan khas moduhoe ini benar-benar terasa.
Sashimi mideoh dipotong tebal, jadi tekstur padatnya yang khas dan rasa umami-nya yang dalam sangat menarik. Sashimi mideoh ikan hidup hanya bisa dinikmati kalau bahan bakunya benar-benar segar — dicelup sedikit ke saus minyak garam, rasa gurih asli sashimi-nya sangat menonjol.
Dodari punya tekstur kenyal dan elastis yang jadi juara, semakin dikunyah semakin terasa manis samar yang bersih. Buat yang suka pesona ikan putih yang bersih, rasa ini pasti memuaskan.
Sashimi tuna dan swordfish yang disajikan bersama tampak seperti sudah dibekukan lalu dicairkan. Sashimi tuna, dibungkus dengan nori, mujigeon, sedikit wasabi dan saus minyak, memberikan rasa gurih lemak yang pas dan bersih di mulut.
Haemultang — mulai tanpa kuah, jadi kaldu dari sari seafood


Setelah makan sashimi cukup lama, haemultang bagian dari paket pun disiapkan. Abalone, keju kerang (kijogae), telur ikan, gonii (organ ikan), rajungan, gurita kecil (nakji), cumi, gurita besar (munuh), rumpon siput laut, kerang-kerangan, udang, dan lainnya penuh berlimpah di dalam panci.
Awalnya disajikan tanpa kuah, tapi saat dipanaskan, sari dari seafood-nya keluar sendiri sehingga terbentuk kaldu kental secara alami. Melihat tampilannya yang berlimpah, saya langsung tambah Rin Soju, soju khas Chungcheong, untuk dinikmati bersama. hehe.


Saat sudah mulai mendidih, minari (seledri air) yang harum dimasukkan dan direbus sampai matang, menambahkan aroma khasnya sehingga kuahnya jadi pedas segar dan menyegarkan. Dengan tambahan minari, kesegaran dan kebersihan kuahnya jadi jauh lebih terasa.
Berkat kesegaran bahan asli seperti udang, abalone, rumpon siput laut, dan telur ikan, tekstur dagingnya tidak alot, tapi lembut dan kenyal saat dikunyah.
Haemuljjim vs haemultang, pilih yang mana?
Haemuljjim dari paket moduhoe+haemuljjim yang saya coba sebelumnya sama-sama berlimpah dan enak dari segi seafood-nya, tapi kalau haemuljjim lebih menonjolkan rasa gurih bumbunya, kuah haemultang menurut selera pribadi saya tidak terlalu cocok. Tapi tekstur seafood di haemultang justru lebih lembut dan empuk, jadi rasa dan tekstur seafood-nya terasa lebih kaya, dan dibanding haemuljjim yang bumbunya kental, haemultang punya ciri khas bisa lebih merasakan rasa asli seafood-nya.
Kalau suka rasa kental bumbu dan nasi goreng, saya rekomendasikan haemuljjim; kalau suka rasa asli bahan baku dan kuah hangat, saya rekomendasikan haemultang.
Terutama bagian telur ikan di haemultang kali ini benar-benar enak gila. Tidak ada rasa pahit sama sekali, lembut seperti meleleh, dan penuh dengan rasa gurih yang mengesankan. Aneh rasanya bagaimana telur ikan ini bisa tidak pahit sama sekali, lembut, dan gurih seperti susu atau kaymak, sampai saya habiskan semuanya sendirian. Telur ikannya benar-benar enak, sangat direkomendasikan!!


Gyesal twigim (kroket daging kepiting) dari review event
Saya juga mendapat gyesal twigim (kroket daging kepiting) dari review event, dan begitu digigit langsung kaget. Ini gyesal twigim paling enak yang pernah saya makan seumur hidup... Teksturnya seperti croquette, garing di luar dan lembut di dalam. Rasa gurih daging kepiting yang creamy berpadu sempurna dengan lapisan garing di luarnya. Kalau berkunjung, pesan saja gyesal twigim ini, wajib coba!!

Pilihan minuman beralkoholnya juga lengkap, cocok untuk menemani acara kantor atau kencan di restoran seafood Dujeong, Cheonan ini.


Setelah selesai makan, di jalan keluar saya masukkan koin ₩100 ke mesin vending di pintu masuk dan tutup dengan segelas kopi susu hangat.
Kesimpulan




Donghae Bada Hoetjip adalah tempat yang membuat saya bisa menikmati sashimi musiman segar dan hidangan seafood berlimpah dalam satu paket yang lengkap. Tempatnya luas dan nyaman, dilengkapi ruang privat, jadi cocok untuk acara kantor, pertemuan grup, atau kencan bersuasana romantis di Dujeong.
Kalau kalian sedang mencari restoran seafood enak di Dujeong, Cheonan, atau ingin menikmati moduhoe yang berlimpah sambil minum soju, saya rekomendasikan Donghae Bada Hoetjip, restoran seafood enak di Cheonan ini!
Lokasi
5-11 Neulpureun 6-gil, Seobuk-gu, Cheonan-si, Chungcheongnam-do, South Korea, 1st floor충청남도 천안시 서북구 늘푸른6길 5-11 1층










