Restoran Korea Daegu Banwoldang: oseje-bokkeum tanpa antre saat buka
Singkatnya
Banwoldang Bujasikdang adalah restoran Korea di dekat Stasiun Banwoldang, Jung-gu, Daegu, yang menyajikan oseje-bokkeum (tumis cumi dan daging babi bakar api langsung) di atas piring batu panas. Penulis datang tepat saat buka dan jadi tamu kedua sehingga tidak perlu antre, lalu menikmati oseje-bokkeum lengkap dengan cheonggukjang doenjang jjigae (sup pasta kedelai fermentasi) dan nasi beras hitam beserta lauk pendamping yang melimpah. Tempat parkir hanya sekitar 3 mobil, jadi lebih nyaman pakai parkir berbayar terdekat.

Info terverifikasi
- Alamat
- 13-13 Gwandeokjeong-gil, Jung-gu, Daegu, Korea Selatan
- Jam buka
- Senin–Sabtu 11:00–20:45, tutup hari Minggu
- Jam istirahat
- 15:30–17:00
- Pesanan terakhir
- 14:45, 20:00
- Menu andalan
- Buja seokgalbi (iga), tumis cumi bakar api langsung, tumis daging babi bakar api langsung (pilihan original/pedas)
- Komposisi set
- Cheonggukjang doenjang jjigae ala kampung disertakan setiap pesan menu utama
- Menu untuk satu orang
- Cheonggukjang jjigae ala kampung & bibimbap
- Menu tambahan
- Cheonggukjang jjigae, buja bibimbap, nasi beras hitam
- Parkir
- Sekitar 3 mobil di depan gedung, tanpa subsidi parkir
- Tempat duduk
- Banyak meja, tersedia juga ruang privat
seperti ditulis pengunjung pada 8 September 2026
Hari ini aku mau cerita pengalaman makan makanan Korea di Banwoldang. Kali ini aku dapat kesempatan bagus untuk mengunjungi Banwoldang Bujasikdang. Katanya tempat ini banyak dicari oleh warga lokal, dan aku sendiri sudah penasaran sejak teman-temanku bilang enak. Jadi sebelum berkunjung pun aku sudah diam-diam excited hehe.

Ringkasan tiga baris
- Restoran Korea rekomendasi warga lokal yang aksesnya bagus karena dekat Stasiun Banwoldang
- Oseje-bokkeum datang bersama cheonggukjang sehingga mengenyangkan dan harganya worth it
- Dari lauk pendamping yang rapi sampai oseje-bokkeum yang penuh aroma bakar, semuanya memuaskan🤍
Lokasi dan jam buka Banwoldang Bujasikdang
- Alamat: 13-13 Gwandeokjeong-gil, Jung-gu, Daegu
- Jam buka: Senin–Sabtu 11:00–20:45
- Tutup setiap hari Minggu
- Jam istirahat 15:30–17:00 / pesanan terakhir 14:45, 20:00
- 🅿️ Tersedia parkir
Tampilan luar dan parkir, apakah bisa naik mobil?


Karena dekat dengan Stasiun Banwoldang, enak juga kalau mau datang naik transportasi umum. Untuk parkir, di depan gedung bisa muat sekitar 3 mobil, tapi tempatnya tidak terlalu luas. Jalan masuknya juga tidak begitu lebar, jadi menurutku lebih nyaman kalau pakai parkir berbayar terdekat saja. Perlu dicatat, tidak ada subsidi biaya parkir.
Datang saat jam buka biar tidak perlu antre


Katanya bisa saja ada antrean, jadi kami sengaja datang tepat saat jam buka. Hari itu kami jadi tamu kedua! Buat yang mau menghindari antrean, datang saat jam buka sepertinya pilihan yang bagus. Bagian dalamnya ternyata lebih luas dari perkiraan, mejanya juga banyak, dan ada ruang privat juga, jadi enak.
Susunan menu



Bujasikdang punya menu andalan yaitu buja seokgalbi (iga), tumis cumi bakar api langsung, dan tumis daging babi bakar api langsung. Untuk tumis cumi dan daging babi bisa pilih rasa original atau pedas, dan setiap pesan menu utama akan disertai cheonggukjang doenjang jjigae ala kampung. Untuk menu satu orang ada cheonggukjang jjigae & bibimbap ala kampung, dan sebagai menu tambahan tersedia cheonggukjang jjigae, buja bibimbap, serta nasi beras hitam. Karena kami sama-sama suka cumi dan daging babi, kami pesan oseje-bokkeum supaya bisa menikmati keduanya sekaligus🤍
Lauk pendamping dan bar ssam self-service



Sambil menunggu makanan utama, lauk pendamping datang lebih dulu, dan wah, dari lauknya saja sudah bikin suka. Secara keseluruhan disajikan dengan rapi dan semuanya enak. Yang paling penting, sejak awal sudah dikasih lauk dalam porsi banyak, jadi senang. Untuk ssam (sayuran pembungkus) sifatnya self-service, jadi tinggal ambil sendiri di bar self-service — di sana tersedia selada, saus ssamjang, dan cabai.

Rasa oseje-bokkeum di piring batu
Akhirnya oseje-bokkeum datang juga. Datangnya sambil mendesis di atas piring batu, jadi dari tampilannya saja sudah kelihatan enak. Yang paling bagus, karena pakai piring batu, makanan tetap hangat selama disantap.

Rasanya pedas dalam takaran pas, dan ada sedikit aroma bakar yang terasa samar. Bukan rasa pedas yang menusuk saja, tapi pas banget dimakan bareng nasi! Karena bisa makan cumi dan daging babi sekaligus, kami jadi merasa pilihan menu kami tepat hehe.


Nasi yang disajikan pakai beras hitam juga pas selera aku 🤍 Ambil sepotong oseje-bokkeum, taruh di atas nasi, lalu makan sesendok cheonggukjang, rasanya benar-benar mengenyangkan!!
Kesimpulan

Banwoldang Bujasikdang yang aku kunjungi setelah dengar cerita enak dari teman-teman. Setelah mencoba sendiri, aku jadi paham kenapa banyak warga lokal yang datang ke sini. Aksesnya bagus karena dekat Stasiun Banwoldang, dan dari lauk pendamping sampai menu utama semuanya rapi dan enak. Aku terutama suka kombinasi oseje-bokkeum + cheonggukjang + nasi beras hitam, dan enaknya lagi karena disajikan di piring batu, makanannya tetap hangat sampai akhir. Untuk parkir, tempatnya tidak terlalu luas, jadi kalau bawa mobil lebih baik pakai parkir berbayar terdekat! Kalau sedang cari restoran Korea yang mengenyangkan di Banwoldang, Bujasikdang layak dicoba 🤍
Lokasi
13-13 Gwandeokjeong-gil, Jung-gu, Daegu, South Korea대구광역시 중구 관덕정길 13-13 1층 반월당부자식당










