Restoran Milmyeon Busanjin Seomyeon, Porsi Jumbo Makan Sendiri
Singkatnya
Seomyeon Milmyeon adalah restoran Korea khusus milmyeon (mi dingin ala Busan) di Busanjin, Seoul... eh maksudnya di Seomyeon, Busan, tepatnya di Eos Plaza dekat Stasiun Seomyeon. Pesan lewat kiosk di pintu masuk, milmyeon porsi jumbo (10.000 won + 1.000 won) dan mandu dimakan sendirian, dan porsinya bikin kaget sejak lihat mangkuknya, apalagi ditemani segelas kaldu hangat. Rasanya khas milmyeon Busan yang tidak neko-neko, jadi tempat ini selalu terlintas lagi kalau bingung makan siang di Seomyeon.

Info terverifikasi
- Milmyeon
- ₩10.000
- Bibim milmyeon
- ₩10.000
- Porsi jumbo (gopbaegi)
- tambah ₩1.000
- Cara pesan
- Kiosk di pintu masuk
- Pelengkap
- Mandu (pangsit), kaldu hangat
seperti ditulis pengunjung pada 8 September 2026



Tempat yang selalu terlintas kalau kangen milmyeon di Seomyeon
Ada satu tempat yang entah kenapa selalu saya datangi lagi kalau tiba-tiba kangen milmyeon di Seomyeon. Namanya Seomyeon Milmyeon. Kali ini juga saya sedang lewat, tiba-tiba pengen milmyeon, langsung masuk. Suasananya sejak awal sudah terasa seperti warung langganan lama. Di dinding banyak sekali tanda tangan pengunjung yang pernah datang, dan interiornya bukan tipe yang didekorasi mewah, tapi lebih ke suasana nyaman untuk makan semangkuk milmyeon lalu pergi.


Pesan lewat kiosk, ini menu dan harganya
Di sini pesan dulu lewat kiosk di pintu masuk baru masuk ke dalam.

Menunya milmyeon 10.000 won, bibim milmyeon (milmyeon pedas dengan saus) 10.000 won, dan untuk porsi jumbo (gopbaegi) tambah 1.000 won. Ada juga mandu (pangsit) yang enak dipesan bareng.
Seberapa besar porsi gopbaegi itu?
Kali ini saya pesan porsi jumbo, dan begitu lihat porsinya saya sedikit kaget. Biasanya kalau pesan porsi jumbo di tempat lain, mi-nya cuma ditambah sedikit. Tapi di sini benar-benar terasa 'oh ini baru namanya porsi jumbo'. Dari foto saja mangkuknya sudah besar, tapi begitu dihidangkan langsung, terasa lebih penuh lagi. Dibandingkan dengan tangan pun ukurannya cukup besar. Rasanya seperti jumbo pangkat jumbo.



Sekarang banyak sekali makanan dengan rasa yang kuat atau tampilan yang instagramable, tapi pada akhirnya tempat yang sering kita datangi lagi biasanya justru yang nyaman untuk dimakan. Seomyeon Milmyeon juga terasa seperti itu. Bukan tempat yang menawarkan sesuatu yang sangat spesial, tapi tempat yang terlintas ketika benar-benar ingin makan semangkuk milmyeon khas Busan yang familiar. Kalau bingung mau makan siang apa di sekitar Seomyeon, boleh dicoba sekali-sekali. Karena lokasinya di Seomyeon yang sudah sangat familiar, tempat ini pun terasa sangat nyaman.


Restoran yang nyaman untuk makan sendiri secara ringan
Tempatnya sendiri terasa sudah lama berdiri, tapi tidak memberi kesan kotor, dan perputaran mejanya cukup cepat jadi tidak sungkan untuk makan sendiri secara ringan lalu keluar lagi. Menunya tidak rumit jadi mudah untuk memesan, dan hanya dengan satu porsi milmyeon saja perut sudah cukup kenyang. Terutama porsi jumbo, bahkan orang yang biasanya makan banyak pun akan puas, jadi kalau baru pertama kali datang sebaiknya pertimbangkan dulu porsinya sebelum memesan.

Saya sendiri tidak memotong mi sama sekali dengan gunting. Saya potong dua kali membentuk tanda silang lalu makan.


Cocoknya dengan segelas kaldu hangat
Yang secara pribadi saya suka adalah kaldu hangatnya. Enak diminum hangat sebelum makan milmyeon, atau diselingi di antara makan milmyeon dingin supaya perut lebih nyaman. Saya termasuk orang yang cukup memperhatikan kaldu hangat kalau datang ke tempat seperti ini, dan dipadukan dengan milmyeon, kombinasinya lumayan pas.


Ini penampakan setelah pesan porsi jumbo. Sebenarnya saya bukan orang yang bisa makan mi dalam jumlah banyak. Tapi hari itu memang benar-benar lapar jadi pesan porsi jumbo, dan sama sekali tidak menyangka porsinya akan sebanyak ini.



Bagaimana rasa milmyeon-nya?
Di atas milmyeon ada daging dan saus, mentimun, telur, dan wijen yang ditaburkan cukup banyak. Secara keseluruhan rasanya bukan tipe yang sangat kuat atau unik, melainkan lebih mendekati rasa milmyeon Busan yang familiar seperti yang kita bayangkan.
Jadi bukan tipe yang begitu suapan pertama langsung terasa 'wah, ini rasa yang baru pertama kali saya rasakan'. Justru lebih ke rasa yang aman dan nyaman dimakan. Tapi tempat seperti ini justru yang biasanya bertahan lama. Karena tidak terlalu manis, pedas, atau kuat, bukan tipe yang sekali makan lalu selesai, tapi terlintas lagi setelah beberapa waktu.


Mandu juga dipesan
Saya juga pesan mandu. Kulitnya tipis dan lembut dengan isian di dalamnya, cocok dipesan kalau merasa kurang kalau hanya makan milmyeon saja. Terutama kalau dipadukan dengan menu berbumbu seperti bibim milmyeon, sepertinya juga akan cocok.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Seomyeon Milmyeon bukan tempat yang mewah atau mengikuti tren yang sedang populer sekarang. Tapi juga bukan tempat yang cukup sekali datang lalu selesai. Rasanya pas enak, porsinya banyak, dan ditambah segelas kaldu hangat, tempat ini nyaman untuk menyelesaikan satu kali makan. Terutama kalau kalian termasuk yang makannya banyak, coba pesan porsi jumbo sekali. Hanya tambah 1.000 won tapi perbedaan porsinya terasa cukup besar.
Saya sendiri tidak punya alasan khusus, tapi selalu jadi tempat yang saya datangi lagi setiap kali kangen milmyeon di Seomyeon. Mungkin justru tempat seperti inilah yang benar-benar bertahan lama sebagai warung langganan di sebuah lingkungan.
Lokasi
25 Seojeon-ro, Busanjin-gu, Busan, South Korea부산광역시 부산진구 서전로 25 이오스프라자








