Restoran bebek BBQ keluarga di Gwacheon: Deo Chadol

Singkatnya

Deo Chadol adalah restoran bebek BBQ di Gwacheon yang cocok disinggahi setelah jalan-jalan ke Seoul Land atau Seoul Grand Park. Setelah menunggu 20 menit pada Sabtu malam, kami menikmati 2 porsi bebek bumbu segar, makguksu, dan nasi goreng keju racik sendiri. Untuk makan keluarga dengan menu bebek pedas, Deo Chadol layak dicoba.

Foto andalan bebek chadol Deo Chadol cabang Gwacheon

Info terverifikasi

Alamat
1F, 5 Dwitgol 2-ro, Gwacheon-si, Gyeonggi-do, South Korea (경기 과천시 뒷골2로 5 1층)
Jam buka
Setiap hari 11:00–21:30
Waktu istirahat
15:00–17:00
Parkir
Area parkir khusus di depan restoran
Pesanan
2 porsi bebek bumbu segar, makguksu
Tempat duduk
Meja area makan dan beberapa ruang privat
Fasilitas
Kursi bayi (booster dan kursi), toilet pria dan wanita terpisah
Pengalaman kunjungan
Menunggu sekitar 20 menit pada Sabtu malam

seperti ditulis pengunjung pada 10 September 2026

Setiap akhir pekan, kami sering mengajak anak jalan-jalan ke Seoul Land atau Seoul Grand Park. Setiap kali bermain ke arah Gwacheon, ada satu restoran langganan sejati yang selalu kami datangi tanpa perlu berpikir panjang. Inilah Deo Chadol, spesialis irisan bebek berlemak, yang sudah beberapa kali muncul di TV dan namanya memang sudah terkenal dari mulut ke mulut.

Foto andalan bebek chadol Deo Chadol cabang Gwacheon

Deo Chadol dekat Seoul Land dan Seoul Grand Park

Lokasinya berada di 5 Dwitgol 2-ro, Gwacheon-dong, Gwacheon, sangat dekat juga dari Stasiun Seonbawi. Dari Seoul Grand Park maupun Seoul Land pun rutenya pas sekali untuk ditempuh dengan mobil.

Panduan lokasi Deo Chadol cabang Gwacheon

Di depan restoran tersedia area parkir khusus yang luas, jadi bisa datang dengan nyaman tanpa stres memikirkan parkir. Jam bukanya setiap hari pukul 11:00 hingga 21:30, dengan waktu istirahat pukul 15:00 hingga 17:00.

Area parkir khusus Deo Chadol cabang Gwacheon

Hari itu kami datang pada jam ramai Sabtu malam dan, seperti dugaan, restoran benar-benar penuh. Begitu tiba, kami menunggu sekitar 20 menit di kursi tunggu yang tersedia dekat pintu masuk. Untungnya kami berhasil masuk tepat sebelum last order. Dengan nilai Naver sampai 4,85 dan lebih dari 7.300 ulasan, tempat ini memang selalu ramai pada malam akhir pekan atau jam sibuk. Kalau ingin datang saat akhir pekan atau waktu ramai, saya rekomendasikan reservasi terlebih dahulu!

Area tunggu di pintu masuk Deo Chadol cabang Gwacheon
Tampak pintu masuk Deo Chadol cabang Gwacheon
Jejak penampilan Deo Chadol cabang Gwacheon di siaran TV

Di sekitar pintu masuk, ada jejak penampilan mereka di acara siaran serta tanda sertifikasi restoran unggulan yang ditetapkan Kota Gwacheon, jadi asyik juga dilihat-lihat.

Tanda sertifikasi restoran unggulan Kota Gwacheon
Informasi sertifikasi di pintu masuk Deo Chadol cabang Gwacheon

Dindingnya dipenuhi tanda tangan selebritas terkenal, benar-benar terasa aura restoran hits-nya.

Tanda tangan selebritas di dinding

Makan keluarga nyaman berkat ruang privat dan kursi bayi

Begitu masuk, langit-langitnya tinggi dan area makan terasa terbuka. Walaupun pengunjung banyak, sama sekali tidak terasa sesak dan suasananya tetap nyaman.

Area makan restoran dengan langit-langit tinggi
Tempat duduk area makan Deo Chadol yang terbuka
Interior area makan Deo Chadol cabang Gwacheon

Selain meja di area utama, tersedia pula beberapa ruang privat yang nyaman dan tenang. Setelah jalan-jalan di Seoul Land, susunan tempat seperti ini benar-benar ideal untuk kumpul keluarga dengan anak maupun makan bersama rombongan.

Ruang privat terpisah

Pilihan kursi bayinya pun beragam, dari booster hingga kursi biasa. Toilet pria dan wanita terpisah serta fasilitasnya bersih, jadi setiap datang rasanya selalu nyaman.

Kursi bayi dan fasilitas restoran

Memesan bebek bumbu segar dan makguksu

Setelah duduk dan memilih mau makan apa, kami memesan 2 porsi saeng-ori jumulleok, bebek segar berbumbu pedas-manis yang membangkitkan selera, serta makguksu, mi soba dingin, sebagai pendamping yang menyegarkan.

Pesanan bebek bumbu segar dan makguksu

Lauk pendamping dasar pun disajikan, dan untuk tambahan lauk tinggal ambil di self bar.

Hidangan lauk pendamping dasar

Setelah memesan, kami menuju self bar yang ada di salah satu sisi restoran. Sayuran ssam, sayuran untuk dibungkus, dan aneka lauk pendamping segar bisa diisi ulang sebebasnya tanpa sungkan. Buat saya yang suka sayur, ini benar-benar poin yang paling saya suka.

Self bar sayuran ssam dan lauk pendamping

Walaupun pelanggan banyak, pesanan kami cepat datang. Dua porsi orijumulleok dan makguksu tersaji, dan warna merah muda cerah daging bebek segarnya saja sudah terasa begitu segar. 😆 Aroma jumulleok yang mendesis di atas panggangan menyeruak ke hidung, susah sekali menahannya. Makguksu yang kami pesan bersama daging juga merupakan kelezatan yang tidak boleh dilewatkan.

Sajian bebek jumulleok dan makguksu
Makan keluarga bebek bumbu segar dan makguksu di Gwacheon, Deo Chadol

Paduan bebek jumulleok pedas dan makguksu

Kuahnya punya rasa asam-manis yang segar dan gurih tanpa terlalu kuat. Saat diberi sepotong bebek jumulleok pedas lalu digulung, paduannya benar-benar sempurna. Jangan lupa membaliknya dengan spatula agar tidak gosong di panggangan yang mendesis. Bebek jumulleok yang matang kemudian diletakkan di atas selada, ditambah bawang putih, lalu dibungkus dan disantap—teksturnya kenyal, rasanya ringan, dan sama sekali tidak berbau prengus.

Terutama saat dibungkus dengan kkaennip jangajji, daun perilla acar, yang sudah meresap bumbu pedas-manis, rasanya benar-benar surga! Tteok sari, potongan kue beras, yang tersembunyi di antara daging juga sangat kenyal dan enak dikunyah.

Kkaennip jangajji dan tambahan tteok

Nasi goreng keju racik sendiri dari sisa bumbu

Walau perut sudah kenyang, ada satu dessert ala orang Korea yang sama sekali tidak boleh dilewatkan: waktunya nasi goreng.

Nasi goreng racik sendiri dari sisa bumbu

Kami membuat bokkeumbap, nasi goreng racik sendiri, dengan sisa bumbu lalu menambahkan keju dengan royal di atasnya hingga meleleh. Keju yang gurih berpadu dengan nasi berbumbu pedas; dari tampilannya sampai rasanya, semuanya benar-benar sempurna. Putri kami mencicipinya satu suap lalu bilang enak sekali sambil berpura-pura pingsan, sampai kami terbahak-bahak memegangi perut.

Nasi goreng dengan taburan keju
Zero Cola dari acara ulasan struk

Sebagai penutup, kami mengikuti acara ulasan struk dan mengakhiri makan dengan Zero Cola dingin yang menyegarkan.

Penutup makan di Deo Chadol cabang Gwacheon

Deo Chadol adalah tempat yang tidak pernah mengecewakan, sampai membuat kami datang kembali berkali-kali. Kalau sedang mencari tempat makan keluarga yang cocok didatangi bersama anak di dekat Seoul Grand Park atau Seoul Land, wajib mampir setidaknya sekali. Dijamin jadi satu kali makan sempurna yang tidak akan disesali!

Lokasi

Deo Chadol (더차돌)더차돌

1F, 5 Dwitgol 2-ro, Gwacheon-si, Gyeonggi-do, South Korea (경기 과천시 뒷골2로 5 1층)경기도 과천시 뒷골2로 5 1층

Buka di Google Maps

Tempat · Restoran