Bar Sadang, Seoul: altang dua mangkuk nasi, paket imokase Jindallae
Singkatnya
Jindallae Silbi Sadang Branch adalah bar makan-minum bergaya retro di lantai 2 dekat Stasiun Sadang, Dongjak, Seoul, yang menyajikan paket imokase (menu pilihan bibi pemilik) berisi 15 jenis lauk seharga ₩39.000 per orang. Dalam kunjungan berdua, paket itu mencakup bubur abalone, bossam, kepiting kecap asin, cumi rebus utuh, sashimi aged, tonkatsu, gajami tangsuyuk (ikan sebelah asam manis), pajeon, sampai altang (sup telur ikan), dan karena nasi serta mie instan gratis tanpa batas, kuah altang-nya dihabiskan dengan dua mangkuk nasi. Untuk acara makan-makan kantor atau minum serius bareng teman di Sadang, Jindallae Silbi sulit ditandingi soal nilai harganya.

Info terverifikasi
- Harga paket
- ₩39.000 per orang (15 jenis lauk)
- Pesanan
- Paket ₩39.000 x 2 orang
- Kapasitas tempat
- Hingga 70 orang, suasana retro
- Gratis dengan paket
- Nasi dan mie instan tanpa batas
- Event
- Undian (hadiah ke-4: satu botol bir gratis); satu botol soju jika berhasil memecahkan dalgona
- Lokasi
- Lantai 2, 70 Dongjak-daero 7-gil, Dongjak-gu, Seoul
seperti ditulis pengunjung pada 4 September 2026
Kalau kalian cari tempat minum yang beneran niat di Sadang, aku mau rekomendasiin Jindallae Silbi Sadang Branch 🍻🔥 Di sini ada paket iemokase (kursus ala bibi pemilik) seharga ₩39.000 per orang dengan 15 jenis lauk!
Awalnya aku pikir, meskipun bilang 15 jenis, pasti porsinya kecil-kecil kan? Tapi makanan terus keluar tiada henti sampai aku ngerasa mejanya bakal patah beneran..


Spoiler putaran pertama wkwk, lineup-nya gila cuma dilihat aja ㅠ Bukan yang pesan satu lauk terus minum sambil deg-degan, tapi tiap kali habis satu, lauk baru datang lagi, jadi minumnya jadi lancar banget.


Suasana Jindallae Silbi Sadang Branch dan isi pesanan
Interior Jindallae Silbi Sadang Branch didekorasi bernuansa retro dan cukup luas untuk menampung sampai 70 orang. Aku pesan paket 39.0 x 2 orang.


Awal paket: bubur abalone sampai bossam
Bubur abalone yang datang pertama gurih dan lembut, cocok banget jadi menu pembuka. Rasanya seperti menenangkan perut dulu sebelum minum, aku suka. Bossam-nya dagingnya empuk, enak dimakan bareng lobak — kombinasi yang pas. Lauk yang aman dan terus bikin tangan mau ambil lagi!


Japchae menurutku pribadi porsi soun-nya agak dominan jadi sedikit kurang, tapi bumbu manisnya enak jadi tetap enak dicomot sedikit-sedikit. Odolppyeo (tulang rawan babi pedas) pas banget dimakan pas lagi eneg setelah makan daging atau gorengan. Menu pedas yang bikin selera makan balik lagi!


Sosis pink nostalgia dan tahu sutra lembut jadi lauk dasar paling top.


Kepiting kecap asin, cumi rebus utuh, dan sashimi aged: puncak paketnya
Ganjanggejang (kepiting kecap asin) rasanya creamy dan asin pas. Ini beneran bikin kangen nasi walau statusnya lauk minum...wkwk
Dagingnya diperas di atas nasi putih, langsung bikin pingsan saking enaknya.

Cumi rebus utuh disajikan dengan kerang scallop dan udang, jadi menu yang bikin pecinta seafood langsung jatuh cinta. Cuminya dipotong besar-besar, kenyal tapi tetap ringan, enak banget.

Sashimi matang (sukseonghoe) yang keluar adalah halibut dan salmon! Di sampingnya ada muk-eunji (kimchi tua) dan rumput laut juga.

Aku paling suka engawa-nya. Mereka bahkan sediakan nasi shari supaya bisa dibuat seperti sushi sendiri, sense-nya keren banget. Segini harganya bisa dapat sashimi begini,,,? Enak banget dijadikan lauk minum.


Undian berhadiah satu botol bir gratis
Di tengah acara ada undian, dan aku dapat hadiah ke-4 berupa satu botol bir gratis! Serius, jualan segini masih untung nggak sih pak?


Tonkatsu, gajami tangsuyuk, dan pajeon cumi
Tonkatsu-nya juga lebih tebal dari yang aku kira. Dimakan sama saus lembutnya, rasa yang familiar dan disukai semua kalangan! Gajami tangsuyuk (ikan flounder goreng saus asam manis) tidak amis dan ringan, orang yang kurang suka menu ikan pun sepertinya bisa makan dengan nyaman. Luar renyah, dalam ringan, jadi terus aku makan . . .


Salah satu menu yang terus aku ambil adalah pajeon. Karena aku tinggal sendiri, jarang banget makan jeon begini..... Tapi cuminya dikasih banyak banget jadi tekstur kunyahnya enak, aku makan sampai akhir. Kalau lagi minum, jeon memang selalu susah ditolak hehe.


Nasi dan mie instan gratis: altang dihabiskan dua mangkuk nasi
Dan yang paling enak di akhir adalah altang (sup kepala ikan pedas). Kuahnya segar dan pedas nendang, sekali suap di tengah minum langsung bikin kruh,,, enak banget. Di sini nasi dan mie instan gratis jadi bisa terus-terusan minta tambah, aku senang banget.
Aku habiskan dua mangkuk nasi dicelup ke kuah yang bening dan pedas ini..... Nasi ternyata lebih cocok dibanding mie instan. Dan sebagai lauk minum benar-benar juara..

Di penutup ada melon chamoe buat penyegar mulut 🍈 Beneran makan terus tanpa habis-habis, sampai aku ragu ini beneran cuma ₩39.000 per orang wkwk.
Cocokkah Jindallae Silbi untuk makan-makan kantor di Sadang?
Aku lihat sekeliling, banyak banget bapak-bapak tamunya wkwk. Awalnya aku mikir, ini beneran tempat yang tepat...? Tapi mikir-mikir lagi, tempat yang banyak orang dewasanya biasanya emang tempat makan yang beneran enak... jadi aku ngerti kenapa.
Katanya kalau berhasil pecahkan dalgona, dapat satu botol soju gratis, tapi aku udah lumayan mabuk... dan perut rasanya mau meledak wkwkwk, jadi aku nyerah nyoba dalgona.
Kalau lagi acara makan-makan di Sadang atau mau minum serius bareng teman, dan pengen makan berbagai lauk sampai kenyang dengan harga worth-it, aku rekomendasiin Jindallae Silbi Sadang Branch 🔥
Lokasi
70 Dongjak-daero 7-gil, Dongjak-gu, Seoul, South Korea, 2nd floor서울특별시 동작구 동작대로7길 70 2층










