Restoran BBQ Korea di Nam-gu Busan: Galbi Gim Geumja

Singkatnya

Gim Geumja Sutbul Galbi Daeyeon Branch adalah restoran BBQ Korea di Nam-gu, Busan, untuk menikmati galbi berbumbu, kaki ayam, dan kulit babi di satu panggangan. Bersama keluarga, saya memesan set galbi berbumbu 600 g dan Geumja Cheongyang cream udon, lalu menambah kaki ayam serta kulit babi dari acara ulasan. Galbi manis, kaki ayam pedas, dan kulit babi kenyal adalah perpaduan yang sangat pas.

Menu andalan Gim Geumja Sutbul Galbi Daeyeon Branch

Info terverifikasi

Alamat
1F, 185-5 Suyeong-ro, Nam-gu, Busan
Jarak dari stasiun
3–4 menit berjalan kaki dari Motgol Station
Pesanan
Galbi berbumbu 600 g + set Geumja Cheongyang cream udon
Acara
Kulit babi diberikan saat mengikuti acara ulasan
Ruang
Tersedia ruang khusus untuk rombongan

seperti ditulis pengunjung pada 10 September 2026

Menu andalan Gim Geumja Sutbul Galbi Daeyeon Branch

Di Daeyeon-dong ada banyak tempat makan Busan yang benar-benar terkenal, seperti Gongwon Kalguksu dan Kim Yusun Daegu Ppoljjim. Tapi ayah tiba-tiba ingin makan galbi, jadi kami mencari restoran daging dan galbi babi enak di Daeyeon-dong, lalu mengunjungi Gim Geumja Sutbul Galbi Daeyeon Branch, spesialis galbi babi lokal. Galbi babi memang menu utamanya, tetapi kami sekeluarga juga menikmati beragam menu seperti kaki ayam dan udon pasta—ini ulasan jujur kami.

Lokasi dan interior Gim Geumja Sutbul Galbi Daeyeon Branch

Gim Geumja Sutbul Galbi Daeyeon Branch berada di 185-5 Suyeong-ro, Nam-gu, Busan. Stasiun Motgol lebih dekat daripada Stasiun Daeyeon. Dari Stasiun Motgol hanya sekitar 3–4 menit berjalan kaki, jadi nyaman juga didatangi dengan transportasi umum. Papan nama kuning Gim Geumja Sutbul Galbi Daeyeon Branch mudah terlihat.

Gim Geumja Sutbul Galbi Daeyeon Branch dengan papan nama kuning

Begitu masuk, suasananya bukan tipe restoran daging yang rapi dan kekinian, melainkan agak seperti restoran galbi arang zaman dulu. Dari meja sampai poster di dinding, semuanya punya sentuhan retro, jadi orang tua saya senang karena teringat masa lalu. Bukan berarti interiornya terasa tua atau kotor, ya; tempatnya luas dan terawat rapi. Meja juga banyak dan ruangnya lapang, sehingga tampak cocok untuk makan keluarga maupun acara makan bersama banyak orang.

Ruang interior Gim Geumja Sutbul Galbi Daeyeon Branch

Ada pula ruang khusus rombongan untuk acara makan bersama, jadi tempat ini juga populer untuk makan kantor dengan galbi babi di Daeyeon-dong. Di self bar tersedia aneka banchan, yaitu lauk pendamping Korea, tambahan; enaknya bisa mengambil ini-itu tanpa sungkan, jadi saya langsung mengambil banyak ssam, sayuran pembungkus.

Set galbi berbumbu dan Geumja Cheongyang cream udon

Menunya lebih beragam dari dugaan, jadi kami sempat bingung. Namun, karena ingin mencoba menu andalannya, kami memesan set galbi berbumbu 600 g + Geumja Cheongyang cream udon, dan kami benar-benar puas. Setelah memesan, lauk-lauknya lebih dulu ditata; bahkan banchannya pun membuat restoran daging Daeyeon-dong ini semakin berkesan.

Lauk pendamping dasar set galbi berbumbu
Tataan meja set galbi berbumbu

Jjonddeugi, camilan tepung kenyal, yang ikut disajikan juga bisa dipanggang sebentar di atas panggangan, dan diam-diam ini jadi hidangan istimewa. Niatnya makan daging, malah benar-benar tergila-gila pada jjonddeugi...

Jjonddeugi yang dipanggang di atas panggangan
Jjonddeugi yang disajikan dalam set

Kami masuk sambil kepanasan dan terengah-engah, lalu bertemu muksabal yang dingin menyegarkan. Ada sebongkah es di dalamnya, dan benar-benar se~gar, jadi kami makan dengan lahap.

Muksabal dingin dengan es
Muksabal dalam tataan set galbi berbumbu

Bagaimana rasa Geumja Cheongyang cream udon?

Saat sedang makan jjonddeugi panggang dan muksabal, keluarlah Geumja Cheongyang cream udon. Jujur saja, udon pasta di restoran galbi babi? Saya tidak terlalu berekspektasi... tetapi ternyata enak sekali sampai kami mengeruk habis. Terutama ayah yang pencinta daging, beliau hampir menghabiskan cream udon sendiri sampai tidak sempat menikmati daging dengan maksimal—seenak itu Cheongyang cream udonnya.

Geumja Cheongyang cream udon
Mi udon dengan saus krim kental

Saus krimnya kental, lalu rasa pedas tajam dari cabai Cheongyang menyeimbangkannya dengan pas, jadi alih-alih enek rasanya justru pedas bersih. Awalnya kami pesan untuk dibungkus bersama daging, tetapi sekeluarga sudah menghabiskannya bahkan sebelum daging matang. Mi yang dipakai bukan mi pasta, melainkan mi udon kenyal, jadi sangat cocok di lidah keluarga kami.

Set Cheongyang cream udon dan galbi berbumbu

Galbi berbumbu 600 g

Keluarga kami termasuk yang makannya banyak, jadi kami sempat berkata, “Wah, ini pasti kurang, nanti harus tambah.” Tapi ternyata kami kenyang sampai tidak bisa menambah pesanan.

Galbi berbumbu 600 g
Galbi berbumbu di atas panggangan

Begitu diletakkan di panggangan, aroma bumbu manis dan arang langsung naik bersamaan; dari wanginya saja sudah lulus. Galbi berbumbu kadang terlalu manis atau asin sehingga cepat membuat enek, tetapi di sini rasanya manis-gurih tanpa bumbu yang berlebihan, jadi terus ingin dimakan.

Galbi berbumbu yang dipanggang dengan arang

Karena dipanggang dengan arang, bumbunya sedikit mengaramel dan bagian luar menjadi manis. Mungkin karena menggunakan daging lokal, tidak ada bau yang mengganggu dan teksturnya pun enak. Bumbunya juga tidak seperti hanya menempel di permukaan, melainkan meresap pas sampai ke dalam; dicelup sekali ke saus spesial, rasanya makin nikmat.

Galbi berbumbu dan saus spesial

Saya dan ibu penggemar ssam, jadi kami memasukkan selada, daun perilla, pa-jiraegi, yaitu salad daun bawang berbumbu, dan bawang bombai sekaligus ke dalam satu bungkus. Sekali suap, rasa asamnya menambah kelezatan bumbu manis itu jadi dua kali lipat.

Ssam galbi dengan selada dan daun perilla

Terakhir, jangan sekali-kali lupa menggerogoti tulang galbinya. Itu yang paling enak.

Tulang galbi berbumbu

Kulit babi dan kaki ayam juga tepat di selera

Saat makan galbi berbumbu, kami ingin sesuatu yang pedas. Kami sempat bimbang antara memesan galbi berbumbu pedas atau kaki ayam, lalu memilih kaki ayam—dan kaki ayam ini wajib.

Kaki ayam untuk dipanggang dengan arang

Kaki ayamnya memang sudah matang, tetapi kaki ayam yang diberi sentuhan aroma arang itu beda, lho... Setelah diletakkan di arang dan dipanggang kecokelatan di kedua sisi, bumbunya sedikit mengaramel dan aroma asapnya meresap sempurna—masukkan ke mulut saya sekarang juga!!

Kaki ayam panggang arang yang kecokelatan

Teksturnya kenyal tetapi juga kres-kres saat dikunyah, dan makin dikunyah rasa bumbu pedasnya makin terasa. Pesonanya benar-benar berbeda dari galbi berbumbu. Terutama setelah makan galbi manis lalu menutupnya dengan kaki ayam, mulut langsung terasa pedas dan penutupnya pas sekali.

Kaki ayam dengan daun perilla dan ssammu

Secara pribadi, saya suka makan kaki ayam dengan daun perilla dan ssammu, acar lobak untuk ssam. Belakangan banyak tempat kaki ayam tidak menyediakan daun perilla, jadi saya sampai melupakan kombinasi ini—lalu teringat lagi.... Daun perilla, ssammu, kaki ayam: saya suka sekali kombinasi ini.

Kulit babi dari mengikuti acara ulasan

Kalau mengikuti acara ulasan, kita bisa mendapat kulit babi. Wah... kulit babi ini benar-benar enak sekali. Disajikan tiga macam: kulit babi, alat penekan, dan saus kulit babi; pada akhirnya kulit babi menjadi favorit saya.

Kulit babi yang disajikan bersama alat penekan

Letakkan di panggangan lalu tekan kedua sisinya sampai kecokelatan dengan alat penekan. Bagian luarnya sedikit renyah, sementara bagian dalamnya kenyal; sekali gigit, rasanya bikin melongo, teksturnya pun bikin melongo.

Kulit babi yang dipanggang dengan alat penekan

Terutama karena dipanggang dengan arang, setiap kali dikunyah ada aroma asap lembut yang membuatnya lebih nikmat. Kulit babinya tidak terlalu tebal atau alot, melainkan kenyal pas dan enak dikunyah, sampai-sampai walau sudah kenyang saya terus mengambil sepotong demi sepotong...

Tiga jenis saus untuk kulit babi

Sausnya bahkan ada tiga macam, dan dicelup ke saus mana pun semuanya enak. Ikut acara ulasan saja bisa membuat kalian pasti ingin menambah pesanan kulit babi.

Saat sedang ingin galbi, kaki ayam, dan kulit babi

Mulai dari galbi berbumbu, kaki ayam, sampai kulit babi, serunya adalah memanggang bermacam-macam di satu panggangan; pas sekali juga disantap sambil minum segelas alkohol. Ketiganya adalah makanan yang sulit dinikmati sekaligus, jadi akan sangat menyenangkan datang saat sedang ingin semuanya. Jika mencari restoran daging enak di Daeyeon-dong, Busan, saya merekomendasikan Gim Geumja Sutbul Galbi Daeyeon Branch.

Lokasi

Gim Geumja Sutbul Galbi Daeyeon Branch (김금자숯불갈비 대연점)김금자숯불갈비 대연점

1F, 185-5 Suyeong-ro, Nam-gu, Busan, South Korea부산광역시 남구 수영로 185-5 1층

Buka di Google Maps

Tempat · Restoran