Daging panggang Jochon-dong Gunsan: pork neck garam — Jongchagyeok
Singkatnya
Jongchagyeok Gunsan Branch adalah rumah makan daging panggang bertema stasiun kereta di Yangchon 1-gil, Jochon-dong, Gunsan, Jeonbuk. Datang Minggu pukul 19.00 berarti menunggu empat rombongan, lalu menyantap dua porsi mungteong salt-grilled pork neck (leher babi panggang garam) 180g seharga 16.900 won yang dipanggangkan staf, ditambah Italy Station cheese egg custard (kukusan telur keju) dan Chuncheon Station bibim makguksu (mi soba dingin pedas). Dengan banchan yang beragam, satu piring leher babi di Jongchagyeok bisa dinikmati dengan banyak cara berbeda.

Info terverifikasi
- Lokasi
- 12 Yangchon 1-gil, Unit 117, Gunsan, Jeonbuk (Jochon-dong)
- Menu andalan
- Jongchagyeok mungteong salt-grilled pork neck, 180g, 16.900 won
- Menu pendamping
- Italy Station cheese egg custard, Chuncheon Station bibim makguksu
- Jam buka
- Senin–Kamis 15.30–22.00 / Jumat–Minggu 11.00–23.00
- Parkir
- Dua lahan: parkir khusus di belakang gedung dan lahan kosong sementara
- Cara pesan
- Pesan lewat kiosk di meja, staf yang memanggang daging
- Antrean
- Empat rombongan menunggu saat datang Minggu pukul 19.00
seperti ditulis pengunjung pada 6 September 2026
Hari ini saya dengar ada restoran daging yang agak spesial di Gunsan, jadi saya langsung mendatanginya. Tempat yang saya kunjungi adalah restoran daging terkenal di Jochon-dong, Jongchagyeok Gunsan Branch.
Dari namanya saja sudah menarik. Berbeda dari restoran daging pada umumnya, tempat ini didekorasi dengan konsep stasiun kereta yang unik, tempat kita bisa menikmati daging premium. Rasanya seperti makan daging sambil naik kereta dalam sebuah perjalanan — sudah bikin penasaran sebelum masuk.
Jadi sekarang saya akan perkenalkan satu per satu restoran daging terkenal di Jochon-dong, Gunsan ini — Jongchagyeok Gunsan Branch, restoran daging spesial yang dinikmati seolah di dalam kereta.



Parkir dan jam buka Jongchagyeok Gunsan Branch
Untuk urusan parkir di restoran daging terkenal Gunsan ini, Jongchagyeok Gunsan Branch, sama sekali tidak perlu khawatir. Ada dua lahan parkir besar tepat di samping toko, jadi parkirnya benar-benar mudah.
- ① Lahan parkir pertokoan
- ② Lahan parkir terbuka tambahan yang disediakan terpisah
Karena ruang parkirnya luas, datang membawa mobil pun tidak jadi beban. Parkir itu hal yang diam-diam bikin repot kalau mau makan daging panggang, tapi di sini tidak perlu khawatir soal itu, jadi saya suka.
Restoran samgyeopsal terkenal di Jochon-dong, Gunsan
Alamatnya di 12 Yangchon 1-gil, Unit 117, Gunsan, Jeonbuk. Jam buka Senin–Kamis 15:30–22:00, Jumat–Minggu 11:00–23:00. Untuk parkir bisa memakai lahan khusus di belakang gedung atau lahan parkir sementara.
Seperti apa konsep stasiun kereta dan antrean Minggu malamnya?
Kereta kita menuju Gunsan, Jeonbuk? Kereta sedang menuju restoran terkenal di desa rel kereta Gunsan, 'Jongchagyeok'. Untuk perjalanan kuliner yang lezat,
- ① Nikmati aroma, juiciness, dan tekstur dari menu andalan daging
- ② Nikmati makan dengan santai dalam suasana stasiun kereta
- ③ Tambahkan cita rasa daging dengan minuman
- ④ Jangan lupa cicipi juga side dish khas Jongchagyeok
Sebentar lagi kita akan tiba di restoran samgyeopsal terkenal Jochon-dong, Gunsan, 'Jongchagyeok'.

Tiba di restoran samgyeopsal terkenal Jochon-dong, Gunsan pada Minggu malam pukul 19.00, ternyata sudah ada empat rombongan yang menunggu. Memang karena malam akhir pekan, pengunjungnya ramai. Ada sedikit waktu tunggu, tapi karena sudah datang ke tempat terkenal, saya menunggu giliran sambil berharap-harap.
Begitu masuk pintu, yang pertama terlihat adalah papan informasi keberangkatan kereta ala Stasiun Gunsan. Rasanya benar-benar seperti masuk ke stasiun kereta sungguhan, cukup menghibur.

Di salah satu sudut pintu masuk juga ada konter penjualan minuman khas Jongchagyeok. Cocok dengan suasana seperti berada di stasiun kereta, jadi seru untuk dilihat-lihat.
Akhirnya kereta berangkat! Mari mulai perjalanan daging lezat di restoran terkenal Jochon-dong, Gunsan, Jongchagyeok.

Pemesanan bisa dilakukan dengan mudah lewat kiosk yang tersedia di meja. Ada juga panduan lengkap untuk pemesanan pertama dan sedang berlangsung event review tanda terima Naver. Sambil makan daging enak, sekalian ikut event review-nya juga menyenangkan.




Banchan gratis dan "kombinasi sekali suap" khas Jongchagyeok
Banchan dasar di Jongchagyeok Gunsan Branch juga disajikan dengan rapi. Ada wasabi, myeongnanjeot (telur ikan pollock pedas), lobak kering, myeoljeot (ikan teri fermentasi), kimchi daun bawang, baek kimchi (kimchi putih), myeongi namul (daun bawang gunung), dan berbagai banchan lain yang cocok dimakan bersama daging. Ada juga rumput laut panggang dan sayuran segar untuk ssam, jadi bisa dipilih sesuai selera.
Di meja juga ada panduan 'kombinasi sekali suap khas Jongchagyeok'. Daging bisa dinikmati dengan wasabi atau myeoljeot, atau rumput laut panggang dengan myeongnanjeot dan baek kimchi juga enak. Membungkus daging dengan selada atau daun perilla ditambah kimchi daun bawang dan lobak kering sebagai ssam juga cukup nikmat. Karena jenis banchan-nya beragam, daging bisa dinikmati dengan berbagai cara.
Mungteong salt-grilled pork neck 180g 16.900 won, dipanggangkan staf
Saya memesan Jongchagyeok mungteong salt-grilled pork neck (180g) seharga 16.900 won sebanyak dua porsi.

Leher babi lokal Korea dipotong tebal secara 'mungteong', jadi tekstur tebalnya benar-benar terasa. Ditambah garam khas Jongchagyeok untuk bumbu, membuat rasa dagingnya makin hidup.

Yang paling menyenangkan, staf yang memanggangkan dari awal sampai akhir, jadi bisa makan dengan santai.

Setelah mencoba satu potong leher babi yang dipanggang keemasan, bagian luarnya renyah dan bagian dalamnya lembap, semakin dikunyah terasa gurih juicy-nya dan rasa polos khas leher babi.




Daging enak dicelup garam saja, tapi kalau dimakan bersama banchan yang tersedia, rasanya jadi lain lagi. Rumput laut panggang dengan daging dan myeongnanjeot memberi rasa gurih asin yang pas, sementara dicelup sedikit garam khusus membuat rasa daging aslinya terasa jelas. Ditambah baek kimchi dan acar terasa segar, dan myeongi namul dengan sedikit wasabi menambah sensasi pedas yang enak.

Membungkus daging, myeongnanjeot, dan acar dengan daun perilla sebagai ssam juga enak. Daging dengan irisan daun bawang dan wasabi terasa tidak enek dan segar, jadi saya juga suka kombinasi ini. Mencoba berbagai cara makan, tanpa sadar satu per satu potongan daging cepat habis.


Italy Station cheese egg custard: kukusan telur keju
Sebagai side dish, saya juga menambahkan Italy Station cheese egg custard. Keju yang meleleh perlahan di atas telur kukus lembut yang memenuhi mangkuk tanah liat terlihat sangat menggugah selera. Kombinasi keju yang melar panjang setiap kali disendok dengan telur kukus yang lembut hanya dengan melihatnya saja sudah bikin ngiler. Side dish ini juga cocok dimakan bersama daging.



Chuncheon Station bibim makguksu: mi soba dingin pedas
Sebagai penutup makan, saya juga memesan Chuncheon Station bibim makguksu (mi soba dingin pedas-asam khas Chuncheon). Setelah diaduk agar bumbu meresap, mi soba yang kenyal dan bumbu pedas-asamnya sangat cocok. Sayuran yang renyah menambah tekstur yang menyenangkan. Dimakan bersama daging panggang, mi ini membantu menghilangkan rasa enek dan menutup makan dengan segar.

"Turun kereta": konsep Jongchagyeok Gunsan Branch sampai akhir
Sambil menikmati makan dengan lahap, tanpa sadar sudah tiba di stasiun akhir, Stasiun Gunsan. Sekarang saatnya membayar dan mengakhiri perjalanan daging yang menyenangkan ini sambil bersiap turun.
Setelah membayar, di jalan keluar ada tanda besar bertuliskan 'pintu turun'. Konsep yang terasa seperti mengakhiri perjalanan naik kereta sampai akhir ini terasa menghibur.
Saat masuk tadi tidak terlalu terlihat, tapi setelah selesai makan dan tiba di 'stasiun akhir', lampu-lampu di sekitarnya sudah menyala terang. Suasananya seperti benar-benar tiba di stasiun kereta sungguhan, jadi konsepnya bisa dinikmati dengan seru sampai akhir.
Lokasi
12 Yangchon 1-gil, Unit 117, Gunsan, Jeonbuk, South Korea전북특별자치도 군산시 양촌1길 12 117호



