Bangi-dong Seoul: Live Jazz Tiap Malam & Puttanesca — Allegro
Singkatnya
Allegro adalah restoran Italia di Bangi-dong, Songpa, Seoul, dekat Stasiun Songpanaru, tempat makan malam disajikan bersama pertunjukan jazz live setiap hari mulai 19:30. Di Allegro, penulis memesan puttanesca (pasta tomat dengan zaitun dan caper), salad seafood, dan sous-vide pork steak sambil menonton Trio Kim In-young dari jarak beberapa langkah. Datang demi jazz-nya, tapi rasa makanan Allegro justru yang paling mengejutkan.

Info terverifikasi
- Lokasi
- Lantai 3, 57-1 Olympic-ro 32-gil, Songpa-gu, Seoul, jarak jalan kaki dari Stasiun Songpanaru Exit 2
- Jam buka
- 12:00–23:00
- Jam istirahat
- 15:00–18:00
- Last order
- 21:30
- Hari tutup
- Selasa
- Parkir
- Tidak tersedia, perlu parkir di sekitar
- Pertunjukan jazz
- Setiap hari mulai 19:30 / Sesi 1: 19:30–20:10 / Sesi 2: 20:25–21:05
- Live charge
- Untuk kunjungan atau reservasi pada jam pertunjukan: 10.000 won per orang hari kerja, 15.000 won per orang Jumat–Sabtu
- Diskon makan siang
- Semua menu pasta diskon 15% saat makan siang
seperti ditulis pengunjung pada 13 September 2026

Belakangan ini aku jadi lebih suka mencari tempat makan yang bukan cuma enak, tapi juga punya suasana yang oke. Kali ini aku ke Allegro, tempat yang bisa sekalian makan sambil nonton pertunjukan jazz live persis di depan mata.
Sebenarnya aku ke sana karena tujuan utamanya jazz, jadi nggak terlalu berekspektasi soal makanannya. Tapi begitu dicoba, ternyata enak banget sampai aku kaget. Pertunjukannya bagus, tapi rasanya aku juga bisa balik lagi cuma buat makan doang. Ini cerita soal restoran pasta enak di Bangi-dong ini.
Suasana dan lokasi Allegro di Bangi-dong


Allegro terletak di 3F, 57-1 Olympic-ro 32-gil, Songpa-gu, Seoul, hanya beberapa menit jalan kaki dari Exit 2 Stasiun Songpanaru.

Begitu masuk, suasananya beda dari restoran Barat pada umumnya. Ada area pertunjukan yang lagi sibuk disiapkan di salah satu sisi ruangan.

Dari jendela juga terlihat Lotte World Tower. Malam hari saat lampunya menyala, suasananya jadi makin bagus, cocok banget buat tempat date.
Jam buka Allegro mulai dari jam 12 siang sampai jam 11 malam, dengan break time dari jam 3 sampai jam 6 sore, dan last order jam 9.30 malam. Setiap Selasa tutup. Tidak ada parkir khusus, jadi harus parkir di sekitar. Parkir umum terdekat kelihatannya di kantor Songpa-gu.
Jam pertunjukan jazz dan live charge di Allegro

Alasan utama aku pengin datang ke Allegro adalah pertunjukan jazz-nya. Pertunjukan dimulai setiap hari jam 19:30, sesi pertama 19:30–20:10 dan sesi kedua 20:25–21:05. Kalau datang atau reservasi di jam pertunjukan, ada live charge ₩10.000 per orang di hari kerja dan ₩15.000 per orang di Jumat-Sabtu.

Jadwal dan lineup pertunjukan bisa dicek di pintu masuk lantai 3 atau di Instagram. Katanya lineup-nya beda tiap hari, jadi bisa milih pertunjukan yang disuka, atau seru juga kalau tiap kali datang nonton line-up yang berbeda.
Yang paling aku suka, pertunjukannya nggak ditonton dari jauh, tapi benar-benar persis di depan mata. Sambil makan, dengar jazz live sedekat itu bikin rasanya bukan sekadar keluar makan, tapi beneran seperti date yang niat. Suasananya juga cocok banget sama wine. Menurutku jazz itu cocok sekali dengan musim dingin, jadi musim dingin ini kepikiran pengin balik ke sini, minum wine sambil makan malam.
Menonton Trio Kim In-young dari jarak beberapa langkah
Hari aku datang, ada pertunjukan dari Trio Kim In-young.
Bukan cuma musik jazz instrumental, ada nyanyiannya juga, dan di sela-sela lagu mereka menjelaskan tentang lagunya, jadi lebih larut dibanding kalau cuma dengar musiknya saja. Yang paling bikin senang, pertunjukannya benar-benar bisa ditonton dari jarak sangat dekat. Bisa saling tatap mata dan merespons pemainnya secara natural, berhadapan dekat dengan penonton lain sambil sama-sama menikmati musik dan nyanyian — pengalaman yang beda banget dari nonton jazz di venue pertunjukan biasa.
Di satu sisi jazz mengalir, di meja-meja orang bersulang wine sambil makan enak dan ngobrol — pemandangan yang enak banget dilihat.

Bukan suasana kaku yang mengharuskan fokus diam menonton, tapi tempat di mana masing-masing bisa makan dan ngobrol santai sambil menikmati jazz secara natural — ini terasa jadi salah satu daya tarik terbesar Allegro. Bisa makan malam enak sambil menikmati live jazz sedekat ini ternyata jauh lebih spesial dari yang kubayangkan, dan aku sendiri larut menikmatinya sampai pertunjukan selesai.
Puttanesca dan salad seafood di Allegro
Hari itu kami memesan puttanesca, salad seafood, sous-vide pork steak, dan jus jeruk.

Pertama, puttanesca (pasta oil ala Napoli dengan zaitun, ikan teri, caper, dan tomat) adalah menu yang paling aku suka. Rasanya nggak sepenuhnya seperti pasta oil, tapi juga nggak seberat pasta tomat biasa.


Buatku ini pas banget di tengah-tengah antara pasta tomat dan pasta oil. Ada gurihnya tomat, tapi juga ada rasa bersih khas pasta oil, ditambah sayuran di atasnya bikin makin enak. Kalau cari resto pasta enak di Bangi-dong, aku rekomendasikan puttanesca ini. Kayaknya kalau ke sini lagi aku bakal pesan ini lagi.
Salad seafood yang melebihi ekspektasi

Ini salad ala Mediterania dengan seafood, paprika, bawang bombay, bada podo (anggur laut), dan dressing lime — isian seafood-nya lebih variatif dari yang kubayangkan. Gurita-nya khususnya tidak alot, dimasak sampai empuk banget, dan bada podo punya tekstur renyah yang seru dikunyah.

Berkat dressing lime-nya, rasanya segar, enak dimakan bareng roti pembuka, atau di sela-sela makan pasta dan daging. Ini juga cocok banget kalau dipesan bareng wine.
Sous-vide pork steak dan jus jeruk

Sous-vide pork steak dibuat dari pork collar (bagian leher) lokal Korea yang dimasak sous-vide, lalu bagian luarnya digoreng crispy dan disajikan dengan saus peppercorn. Kupikir daging leher bisa agak kering, tapi ternyata sama sekali tidak. Bagian dalamnya empuk, bagian luarnya matang sempurna, teksturnya enak, dan makin enak dimakan bareng saus peppercorn.


Di sampingnya ada kentang goreng yang juga enak. Masih panas, terasa seperti baru selesai digoreng, dan renyah sehingga tangan terus mengambilnya bareng steak.


Jus jeruknya juga bukan jus biasa. Ada serat buah jeruk yang terasa saat diminum, jadi berasa seperti jus buah segar asli, dan rasanya segar, cocok banget dipadukan dengan makanannya.
Datang untuk jazz, pulang kagum dengan makanannya

Sebenarnya awalnya niat utama datang ke sini memang untuk nonton pertunjukan jazz. Jujur aku nggak terlalu berekspektasi soal makanannya, tapi begitu dicoba, malah lebih kaget dengan rasanya. Puttanesca sesuai selera, salad seafood segar, sous-vide pork steak juga enak — semuanya enak sampai aku kepikiran pengin balik lagi cuma buat makan saja.

Kalau datang siang hari, semua menu pasta diskon 15%, jadi aku pengin coba datang siang khusus buat makan pasta. Malam harinya bisa sekalian nikmati pertunjukan jazz, jadi cocok banget buat cari restoran Songpa yang punya suasana, atau ide date yang sedikit beda. Bisa lihat Lotte World Tower dari jendela, dengar jazz live persis di depan mata, sambil makan makanan enak — itulah Allegro. Aku niat banget mau ke sini lagi musim dingin ini.
Lokasi
3F, 57-1 Olympic-ro 32-gil, Songpa-gu, Seoul, South Korea서울특별시 송파구 올림픽로32길 57-1 3층










