Restoran Codari Jjim Hanam, Waiting 20 Menit Minggu Siang: Appa Jjim
Singkatnya
Appa Jjim Hanam Main Branch adalah restoran Korea spesialis codari jjim dan agu jjim (ikan pollock dan monkfish kukus pedas) di Wolho-ro, Hanam. Kunjungan Minggu siang jam 12 siang harus antre sekitar 20 menit, lalu pesan sirasi codari jorim untuk 3 orang plus tambahan sirasi (daun lobak kering) dan hyangmi pot rice untuk 2 orang, dan justru lobaknya yang lebih berkesan dibanding daging codarinya. Ada lahan parkir untuk sekitar 30 mobil, dan kalau mau menghindari antrean sebaiknya datang sangat pagi atau sangat malam.

Info terverifikasi
- Jam operasional
- Setiap hari 11:00–21:50
- Jam istirahat
- 15:00–15:30
- Last order
- 20:50
- Parkir
- Lahan luas, muat sekitar 30 mobil
- Menu yang dipesan
- Sirasi codari jorim untuk 3 orang, tambahan sirasi, hyangmi pot rice untuk 2 orang
- Waiting
- Kunjungan Minggu jam 12 siang, antre sekitar 20 menit
- Tempat duduk
- Ada ruang privat, kursi cukup banyak
seperti ditulis pengunjung pada 7 September 2026

Hari ini saya mengunjungi Appa Jjim Hanam Main Branch, restoran codari jjim langganan orang tua saya. Tempat ini memang benar-benar terkenal, jadi kalau datang di jam makan siang akhir pekan, harus siap-siap antre🔥🔥
Appa Jjim Hanam Main Branch

Jam operasional
- Setiap hari 11:00 - 21:50
- 15:00 - 15:30 jam istirahat
- 20:50 last order
Apakah ada parkir?

Punya lahan parkir yang luas. Muat sekitar 30 mobil. Restoran dengan parkir luas itu benar-benar berkah🫶
Suasana toko dan teknik masak batu maekbanseok
Begitu masuk, terlihat jejak banyak selebriti yang pernah datang ke sini.


Ada banyak lencana penghargaan, termasuk dari SBS Matchelin Guide. Tapi saya tidak gampang terpengaruh papan nama begitu, saya hanya percaya lidah saya sendiri. 🙏Amin

Tempat ini menekankan bahwa mereka pertama di dunia yang pakai batu maekbanseok 180 derajat. Saya suka kalau sebuah restoran punya ciri khas atau keunggulan yang bisa dibanggakan sendiri.
Terasa banget mereka sudah lama meneliti agu jjim (monkfish kukus pedas). Kami sebenarnya makan codari jjim, tapi sama-sama jjim, pasti mirip kan...?

Waiting jam 12 siang hari Minggu
Waktu kunjungan: Minggu jam 12 siang. Sudah ramai sekali. Kami menunggu sekitar 20 menit sebelum bisa masuk.
Di dalam ada ruang privat dan kursinya cukup banyak. Cuma orangnya lebih banyak dari kursinya...
Menu yang dipesan
- Sirasi codari jorim untuk 3 orang
- Tambahan sirasi
- Hyangmi pot rice untuk 2 orang


Kami memesan seperti di atas. Perlu saya bilang dari awal, tambahan lobak itu sangat direkomendasikan. Lobaknya gila enaknya...

Ini lauk pendampingnya, tidak ada yang spesial sih.

Saat sirasi codari jorim datang, ibu pelayan langsung membersihkan semua tulangnya, jadi jauh lebih mudah dimakan. (Tentu masih ada duri-duri kecil).

Codari yang keluar 1 ekor per orang, total 3 ekor. Di bawahnya ada sirasi (daun lobak kering). Di foto kelihatan sedikit, tapi sebenarnya porsinya tidak sedikit.


Rasa daging dan bumbu codari
Teknik batu maekbanseok 180 derajat yang tadi disebut, katanya berhasil mengunci sari daging codari sehingga rasa manis dan nutrisinya tetap terjaga. Dagingnya benar-benar lembut dan bumbunya meresap pas, rasanya pas banget.👍👍👍

Tahu...protein...🤤🤤🤤 Sebenarnya orang makan tahu goreng bumbu itu karena bumbunya kan. Kalau tahunya saja enak, mana mungkin codari jjim-nya tidak enak!!

Wajib tambah sirasi
Sirasi tidak akan keluar kalau tidak ditambah, jadi wajib pesan tambahan. Sirasi menyerap bumbu banget, kalau dimakan bareng benar-benar nikmat.

Codari + sirasi + nasi (pot rice). Lihat saja sudah bikin ngiler kan? Waktu kecil saya tidak suka codari maupun sirasi, tapi kenapa makin tua makin enak ya😂😂 Karbohidrat dan protein cukup, ditambah serat, jadi bagus juga dari sisi gizi. Kami bertiga terus-menerus bilang 'kalau bukan mau naik gunung, mau tambah lagi' sambil makan wkwk (kami tahan karena mau mendaki setelahnya wkwk).

Tambahan lobak beneran bintang lima
⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️ Lobak bumbu ini...beneran lembut, bumbunya meresap sempurna, gila. Codarinya enak, tapi lobaknya benar-benar level lain... Sempurna banget..sampai tidak bisa berkata-kata.. Kalian tahu kan kualitas lobak itu beda-beda tiap restoran? Lobak di sini beneran juara. Cuma dengan lobak ini saja bisa habis semangkuk nasi.

Tauge juga diaduk bumbunya

Dan disantap bungkus dengan rumput laut~

Hyangmi pot rice dan nurungji penutup
Hyangmi pot rice juga nasinya pulen, mengilap, dan enak banget. Saya senang kalau nasinya saja sudah enak!

Lalu dituangkan air

Nurungji (kerak nasi) jadi! Nurungji dimakan bareng codari yang berbumbu juga enak banget.
Kesimpulan
Saya sering makan codari jjim untuk makan siang kantor, dan banyak tempat yang dagingnya kering atau bumbunya cuma manis saja. Tapi di Appa Jjim, rasa manis-asinnya seimbang, dagingnya sangat lembut dan sari dagingnya benar-benar terasa, jadi enak sekali. Sangat direkomendasikan untuk dikunjungi sekali!

Kami selesai makan sekitar jam 1.30, dan saat itu pun antreannya masih panjang sekali. Kalau tidak mau antre, sebaiknya datang sangat pagi atau sangat malam ya~hehe. Sekian review Appa Jjim, restoran codari jjim yang cocok untuk kumpul keluarga bersama orang tua.
Lokasi
60 Wolho-ro, 1st floor, Hanam-si, Gyeonggi-do, South Korea경기도 하남시 월호로 60 1층










