Mandu Jeongol Goyang: Kimchi Mandu Kuah Bening di Arirang Siksa

Singkatnya

Arirang Gaeseong Son Mandu Siksa Branch adalah restoran Korea yang menyajikan Gaeseong son mandu jeongol (hot pot mandu tangan khas Gaeseong) di Siksa-dong, Ilsandong-gu, Goyang, Gyeonggi. Penulis dan kakaknya datang pukul 2 siang di hari kerja, memesan paket Gaeseong Son Mandu Hot Pot & Beef Shabu Set untuk 2 orang (16.000 won per orang) dengan pilihan kimchi mandu, sempat minta dadaegi (sambal cabai) tapi akhirnya menikmati kuah bening apa adanya. Kombinasi kimchi pedas dengan kuah bening yang gurih terasa pas, dan porsinya begitu banyak sampai 2 mandu kukus harus dibungkus sendiri di meja self-service.

Meja makan dengan mandu jeongol di Arirang Gaeseong Son Mandu Siksa Branch

Info terverifikasi

Lokasi
81-1 Dongguk-ro, Ilsandong-gu, Goyang, Gyeonggi, Korea Selatan, lantai 1
Jam buka
Setiap hari 10:00 - 21:00
Parkir
Ada area parkir di depan restoran (perkiraan penulis sekitar 9 mobil)
Gaeseong Son Mandu Hot Pot
₩12.000 per orang
Gaeseong Son Mandu Hot Pot & Beef Shabu Set
₩16.000 per orang
Gaeseong Steamed Dumplings
₩11.000 / 6 pcs
Gaeseong Fried Dumplings
₩11.000 / 6 pcs
Gaeseong Handmade Kalguksu
₩10.000
Pilihan mandu
Daging / Kimchi / Setengah daging setengah kimchi
Cara pesan
Pesan lewat tablet di setiap meja
Lauk dasar
Kimchi, danmuji (lobak acar) — tambahan di self-service bar
Total bayar hari itu
₩32.000 untuk paket beef shabu 2 orang

seperti ditulis pengunjung pada 8 September 2026

Makan siang beef shabu mandu jeongol yang bikin kenyang

Kalau sudah punya anak, rasanya susah banget cari hari untuk keluar rumah tanpa bawa bayi ya. Hihi. Hari itu kakak kandung saya yang tinggal di Siksa-dong lagi ganti kasur, jadi kami janjian lihat-lihat furnitur bareng. Untungnya bayi dijagain mama, jadi saya dan kakak bisa jalan santai berdua setelah lama tidak begitu!

Setelah keliling lihat-lihat furnitur, tanpa terasa jam makan siang sudah lewat jauh. Bingung mau makan apa, akhirnya kami memutuskan ke Arirang Gaeseong Son Mandu Siksa Branch, restoran Korea andalan di Siksa-dong yang sesekali kami datangi kalau lagi kepingin mandu. Kuah hangat, mandu tangan yang besar-besar, sampai kalguksu di akhir — tempat ini selalu terbayang kalau ingin makan yang benar-benar mengenyangkan.

Meja makan dengan mandu jeongol di Arirang Gaeseong Son Mandu Siksa Branch

Lokasi dan parkir Arirang Gaeseong Son Mandu Siksa Branch

  • 📍 Lokasi: 81-1 Dongguk-ro, Ilsandong-gu, Goyang, Gyeonggi, Korea Selatan, lantai 1
  • ⏰ Jam buka: Setiap hari 10:00 - 21:00
  • 🚗 Parkir: Ada area parkir di depan restoran

Kami tiba sekitar jam 2 siang, sudah lewat jam sibuk makan siang. Saya selalu memperhatikan soal parkir, dan Arirang Gaeseong Son Mandu Siksa Branch punya area parkir persis di depan toko, jadi enak kalau bawa mobil. Kelihatannya muat sekitar 9 mobil.

Di sebelah restoran ada kompleks vila, dan jalan di sekitarnya juga relatif lebar. Yang paling penting, bisa parkir tepat di depan toko sudah bikin kesan pertama menyenangkan. Saat parkir di depan, kami diminta memarkir mobil rapat ke depan supaya kendaraan lain juga bisa parkir dengan mudah. Saya termasuk orang yang agak lelah duluan kalau cari tempat makan enak tapi susah parkir, hehe, jadi soal parkir yang mudah ini sudah cukup memuaskan.

Area parkir dan tampak depan toko
Papan panduan parkir di depan gedung Arirang Gaeseong Son Mandu Siksa Branch

Disambut ramah begitu masuk

Begitu buka pintu, kedua pemilik toko — ibu dan bapak — menyambut kami dengan sangat ramah. Sebenarnya di restoran, rasa makanan memang penting, tapi cara mereka menyambut tamu saat masuk juga cukup memengaruhi mood, kan. Di sini terasa nyaman sejak awal masuk. Ruangannya cukup luas dan bersih secara keseluruhan.

Interior ruang makan yang luas dan bersih
Meja-meja dengan jarak yang lega

Jarak antar meja juga tidak terasa sempit, dan setiap meja punya tablet untuk memesan, jadi bisa lihat-lihat menu pelan-pelan lalu langsung pesan. Mungkin karena kami datang di jam makan siang yang sudah agak sore di hari kerja, suasananya tidak ramai sehingga enak juga buat ngobrol santai sambil makan bareng kakak.

Tablet pemesanan di atas meja

Setiap meja disediakan tablet pemesanan, jadi kami bisa lihat-lihat menu perlahan lalu langsung pesan dengan mudah.

Menu dan harga Arirang Gaeseong Son Mandu

Papan menu Arirang Gaeseong Son Mandu
Daftar harga menu mandu jeongol dan kalguksu

Berikut harga menu andalannya untuk referensi.

  • Gaeseong Son Mandu Hot Pot 1 porsi ₩12.000
  • Gaeseong Son Mandu Hot Pot & Beef Shabu Set 1 porsi ₩16.000
  • Gaeseong Steamed Dumplings ₩11.000 / 6 pcs
  • Gaeseong Fried Dumplings ₩11.000 / 6 pcs
  • Gaeseong Handmade Kalguksu ₩10.000

Hari itu kami ingin makan lebih puas, jadi kami pesan Gaeseong Son Mandu Hot Pot & Beef Shabu Set untuk 2 orang. Karena per orang 16.000 won, total untuk berdua jadi 32.000 won.

Isi paket Gaeseong Son Mandu Hot Pot & Beef Shabu Set untuk 2 orang

Satu set lengkap Gaeseong Son Mandu Hot Pot & Beef Shabu untuk 2 orang

Waktu paketnya disajikan, isinya jauh lebih banyak dari perkiraan kami. Di dalam jeongol ada 4 mandu besar plus berbagai sayuran dan jamur. Selain itu ada daging sapi untuk shabu-shabu, 2 mandu kukus, dan kalguksu yang disajikan terpisah. Porsinya benar-benar banyak untuk dimakan berdua.

Untuk mandu, ada pilihan mandu daging, kimchi mandu, atau setengah-setengah. Hari itu kami memilih kimchi mandu. Biasanya mungkin kami pilih setengah-setengah, tapi entah kenapa hari itu benar-benar ingin makan kimchi mandu. Hihi.

Awalnya kuah bening, bisa diubah pedas sesuai selera

Panci mandu jeongol dengan kuah bening

Jeongol disajikan pertama kali dengan kuah bening. Kalau ingin makan pedas, tinggal minta dadaegi (sambal cabai) dan wasabi, dan mereka akan menyiapkannya. Kami sendiri awalnya bilang, “Ayo makan pedas!” dan minta dadaegi.

Kuah bening yang mendidih perlahan dalam jeongol

Tapi begitu melihat kuah bening yang mendidih perlahan itu, tiba-tiba kami malah kepingin rasa yang bersih dan ringan. Hehe. Akhirnya hari itu kami tidak jadi menambah dadaegi dan menikmati kuah beningnya apa adanya. Rasanya tidak terlalu tajam dan cukup gurih, jadi terus-terusan disendok. Kuah kental dan pedas memang enak, tapi sesekali kuah bening seperti ini juga terasa lebih nyaman di perut.

Kalau kalian mencari restoran Korea enak di Siksa-dong untuk makan bareng orang tua atau anak-anak, menu seperti ini kelihatannya cocok karena rasanya tidak terlalu ekstrem dan disukai banyak orang. Sesuai selera, bisa dinikmati dengan kuah bening yang tidak pedas, atau ditambah dadaegi untuk versi lebih pedas.

Kimchi mandu besar dengan isian penuh

Mandu tangan Gaeseong berukuran besar di dalam jeongol

Begitu jeongol mulai mendidih, yang paling menarik perhatian tentu saja mandunya! Mandu di sini benar-benar besar. Kalau bayangannya mandu biasa yang ukurannya standar, pasti akan kaget dengan ukurannya. Hehe. Satu buah saja sudah cukup mengenyangkan, dan isiannya juga penuh, jadi seru banget makan mandu tangannya.

Potongan kimchi mandu dengan isian penuh
Satu kimchi mandu yang dimasak dalam kuah

Kimchi mandu pilihan kami jadi lebih enak setelah dimasak matang di dalam kuah. Dimakan polos saja sudah enak, tapi saya paling suka kombinasi dengan sedikit kimchi pedas di atasnya.

Kimchi di sini ternyata cukup pedas!

Lauk dasar kimchi dan danmuji
Piring kimchi pedas khas restoran

Lauk dasarnya kimchi dan danmuji (lobak acar). Untuk sajian pertama diberikan langsung ke meja, sementara tambahan bisa diambil sendiri di self-service bar. Ternyata kimchi di sini cukup pedas dari yang dibayangkan. Saya termasuk suka kimchi pedas, jadi malah jadi favorit saya.

Satu gigitan mandu yang gurih, lalu tambah kimchi pedas di atasnya, gigitan lagi. Terus satu sendok kuah bening. Kombinasinya pas banget. Kalau ada yang merasa kuah beningnya kurang berasa, cukup makan bareng kimchi ini saja sudah cukup terasa pedas tanpa perlu tambah dadaegi. Apalagi nanti waktu dimakan bareng kalguksu, kimchi ini juga berperan besar.

Ditambah daging sapi, makin mengenyangkan

Piring daging sapi untuk shabu-shabu

Alasan kami pilih beef shabu set, bukan mandu jeongol biasa! Karena ada daging sapi khusus untuk shabu-shabu yang disajikan terpisah. Begitu kuahnya mendidih, kami masukkan daging sapi satu per satu untuk dimasak. Setelah ambil sayur dan jamur duluan, lalu tambah dagingnya, jadi jauh lebih mengenyangkan.

Mandu jeongol saja sudah cukup banyak, ditambah daging sapi, jadi benar-benar berlimpah untuk dua orang dewasa perempuan. Ini bukan menu makan siang ringan, tapi lebih cocok untuk hari-hari ketika benar-benar ingin makan kenyang. Hehe.

Penutupnya tetap kalguksu

Kalguksu penutup yang dimasak dalam kuah jeongol

Setelah habis makan mandu, daging sapi, dan puas ambil sayur serta jamur, ternyata belum selesai. Masih ada kalguksu. Hehe. Mie kalguksu dimasukkan ke kuah sisa jeongol dan dimasak sampai mendidih. Setelah kuahnya terisi rasa dari mandu, sayur, dan daging, kalguksu terakhir ini jadi hidangan istimewa tersendiri.

Sesumpit kalguksu yang kenyal ditambah kimchi pedas di atasnya, benar-benar pas. Awalnya masuk restoran karena lapar, tapi setelah makan mandu, daging sapi, sampai kalguksu, kami berdua jadi sangat kenyang. Hehe.

Akhirnya 2 mandu kukus dibungkus untuk dibawa pulang

Mandu kukus Gaeseong yang disajikan dalam paket

Paketnya juga termasuk 2 mandu kukus. Awalnya mau dimakan juga... tapi ternyata perut sudah tidak muat sama sekali. Hehe. Saya dan kakak sama-sama sudah terlalu kenyang, jadi akhirnya 2 mandu kukus itu dibungkus dan dibawa pulang. Sepertinya banyak tamu lain yang sisa mandu seperti kami, karena di samping kasir ada ruang khusus untuk membungkus mandu sendiri.

Ruang self-service untuk membungkus makanan di samping kasir
Wadah untuk membungkus sisa mandu sendiri

Kadang suka sungkan minta pegawai membungkuskan sisa makanan, kan. Di sini kami bisa langsung membungkus sendiri sesuai kebutuhan, jadi hal ini juga menyenangkan. Kalau pun kalian tidak sadar porsinya banyak dan pesan menu tambahan lalu sisa, sepertinya tidak perlu khawatir.

Sepertinya cocok juga untuk datang bareng anak dan orang tua

Satu set mandu jeongol yang cocok untuk makan bareng keluarga

Hari itu saya datang berdua dengan kakak karena mama menjaga bayi, tapi sambil makan saya jadi berpikir lain kali bisa juga datang bareng anak dan keluarga. Kuah dasarnya tidak terlalu tajam, dan banyak menu seperti mandu, sayur, daging sapi yang aman dimakan seluruh keluarga. Untuk orang dewasa, tinggal tambah kimchi atau dadaegi supaya lebih pedas.

Tokonya luas dan cukup bersih, parkirnya juga mudah, jadi sepertinya bisa jadi pilihan kalau mencari tempat makan bareng anak atau restoran Korea hangat untuk orang tua.

Hal-hal yang berkesan di Arirang Gaeseong Son Mandu, restoran Korea di Siksa-dong

Perempuan-perempuan di keluarga saya suka banget mandu. Karena itu, tempat ini sering terbayang kalau lagi ingin makan mandu, dan kali ini pun kami pulang dalam keadaan kenyang. Terutama hari itu

  • ✔ Parkir di depan toko yang mudah
  • ✔ Kedua pemilik toko sama-sama ramah
  • ✔ Tokonya luas dan bersih
  • ✔ Mandu tangan yang besar dan isiannya penuh
  • ✔ Kuah bening yang tidak terlalu tajam
  • ✔ Set lengkap dari beef shabu sampai kalguksu

itu yang bikin kami puas. Dan secara pribadi, kimchi pedasnya juga benar-benar sesuai selera saya. Hehe. Paket beef shabu untuk dimakan berdua saja porsinya sudah sangat banyak sampai mandu kukusnya harus dibungkus.

Kalau lagi ingin makan siang yang hangat dan mengenyangkan, atau mencari menu untuk dimakan bareng anak atau orang tua, boleh coba mampir ke Arirang Gaeseong Son Mandu Siksa Branch, restoran Korea enak di Siksa-dong ini. Saya sendiri sepertinya akan kembali lagi kalau lagi kepingin mandu jeongol. :)

Lokasi

Arirang Gaeseong Son Mandu Siksa Branch아리랑 개성손만두 식사점

81-1 Dongguk-ro, Ilsandong-gu, Goyang, Gyeonggi, South Korea, 1st floor경기도 고양시 일산동구 동국로 81-1 1층

Buka di Google Maps

Tempat · Restoran