Restoran Bebek Bakar Gyeyang Incheon: Ganaandeok Gyeyang Branch

Singkatnya

Ganaandeok Gyeyang Branch adalah restoran bebek panggang arang di Jangje-ro, Gyeyang-gu, Incheon. Kunjungan di hari hujan ini mencicipi satu ekor bebek bakar arang (₩56.000) dan Busan milmyeon dingin, ditambah self-bar sup rumput laut, aneka lauk, dan ubi bakar arang gratis. Tempat parkir luas, kursi berpartisi, kursi bayi, hingga area tunggu dengan mesin capit boneka membuat tempat ini nyaman untuk makan bersama keluarga.

Foto utama bebek bakar arang segar di Ganaandeok Gyeyang Branch

Info terverifikasi

Alamat
1F, 1038 Jangje-ro, Gyeyang-gu, Incheon, South Korea
Jam operasional
11:00 – 21:50 (setiap hari)
Menu yang dipesan
Bebek bakar arang segar satu ekor ₩56.000 / Busan milmyeon (dingin) ₩7.000 / nasi ₩1.000
Komposisi menu
Bebek bakar arang segar, bebek asap bakar arang, bebek tumis pedas bakar arang, bebek panggang tanah liat, baeksuk bebek dengan jamur neungi, iga babi berbumbu
Menu pendamping
Sup bebek, Busan milmyeon, nasi bebek-telur-kucai, dll
Satuan pesanan
Bisa pesan setengah ekor
Self bar
Aneka lauk pendamping dan sup rumput laut hangat
Layanan
Ubi bakar arang, satu per orang
Kursi & fasilitas
Ruang makan luas, kursi berpartisi, kursi dekat jendela kaca besar, kursi bayi, toilet di dalam
Parkir
Area parkir luas

seperti ditulis pengunjung pada 7 September 2026

Incheon Gyeyang "Ganaandeok Gyeyang Branch"

Foto utama bebek bakar arang segar di Ganaandeok Gyeyang Branch

#bebek bakar penuh aroma arang ditutup dengan ubi bakar #parkir luas dan tempat luas, pas untuk acara kumpul #rasa makin naik berkat berbagai lauk pendamping

Ganaandeok Gyeyang Branch 1F, 1038 Jangje-ro, Gyeyang-gu, Incheon 11:00 – 21:50 (setiap hari)

Kadang ada hari-hari di mana pengen makan daging, tapi bukan daging babi atau sapi yang biasa, melainkan menu yang sedikit berbeda. Hari itu persis seperti itu. Sudah lama nggak makan bebek bakar, jadi saya cari-cari di sekitar Gyeyang, Incheon, dan akhirnya mampir ke Ganaandeok Gyeyang Branch.

Masakan bebek enak dimakan sebagai bebek bakar, tapi juga bisa dinikmati dengan berbagai cara lain seperti baeksuk (bebek rebus utuh) atau bebek panggang tanah liat. Hari itu saya memilih menu bebek bakar arang segar satu ekor. Salah satu alasan pribadi saya suka bebek bakar adalah aroma khas yang keluar saat dipanggang di atas arang. Kali ini pun terbukti, aroma arang membuat rasa daging bebek terasa jauh lebih dalam. Yang paling saya suka, meski dipanggang di atas arang, sari dagingnya tetap terjaga dan teksturnya empuk.

Tampak luar Ganaandeok Gyeyang Branch saat dikunjungi di hari hujan
Berkunjung di hari hujan rintik-rintik bikin suasananya makin berkesan.

Berkunjung di hari hujan rintik-rintik bikin suasananya makin berkesan. Ganaandeok Gyeyang Branch

Bagaimana parkir dan suasana tempatnya?

Hal yang saya suka begitu sampai di Ganaandeok Gyeyang Branch hari itu adalah area parkirnya yang luas. Karena nggak perlu pusing soal parkir sebelum makan, kesan pertamanya langsung nyaman.

Masuk ke dalam restoran, ruangannya ternyata lebih luas dari yang saya bayangkan. Ada kesan lapang khas restoran berukuran besar, jadi meskipun datang rame-rame nggak akan terasa sempit. Secara keseluruhan juga terasa terawat dan bersih.

Di bagian dalam ada ruang yang dipisahkan dengan partisi, cocok untuk acara kumpul. Ada juga kursi dekat jendela kaca besar seperti ini.

Staf dan pemiliknya ramah melayani, jadi suasana hati selama makan jadi baik. Datang untuk makan enak, tapi pelayanan seperti ini diam-diam ikut menaikkan kepuasan makan, kan.

Interior restoran dengan kursi bayi tersedia

Kursi bayi juga sudah disediakan, dan toiletnya bersih di dalam gedung.

Apa saja yang ada di self bar?

Self bar berisi lauk pendamping dan sup rumput laut

Di self bar ada aneka lauk pendamping dan sup rumput laut (miyeokguk) hangat! Ini beneran enak sup rumput lautnya! Hehehe

Komposisi menu dan catatan pesanan

Sebagai restoran khusus bebek, ada bebek bakar arang segar, bebek asap bakar arang, bebek tumis pedas bakar arang, bebek panggang tanah liat, baeksuk bebek dengan jamur neungi, selain itu ada iga babi berbumbu. Menu pendampingnya ada sup bebek, Busan milmyeon (mi dingin khas Busan), nasi bebek-telur-kucai, dan lain-lain.

Daftar menu Ganaandeok Gyeyang Branch dengan berbagai masakan bebek

Hari itu saya memang lagi pengen bebek segar yang dipanggang arang. Rasa gurih khas bebek yang bertambah aroma arang kelihatannya bakal enak banget. Satu hal lagi yang saya suka: bisa pesan setengah ekor, jadi cocok disesuaikan dengan jumlah orang atau porsi makan.

Catatan pesanan) Bebek bakar arang segar satu ekor 56.000 Busan milmyeon (dingin) 7.000 Nasi putih 1.000

Satu set lauk pendamping dasar di atas meja

Lauk dasar

Sup rumput laut hangat yang diambil dari self bar

Sup rumput laut hangat jadi pembuka saya! Hehe

Mangkuk lauk tumis kucai dan taoge
Kimchi sebagai lauk pendamping

Tumis kucai dan taoge yang bumbunya enak banget, plus kimchi

Piring berisi ssamjang
Acar bawang putih dan bawang bombay

Ssamjang (saus pasta kedelai pedas), acar bawang putih dan bawang bombay

Kucai berbumbu dan lobak acar

Kucai berbumbu dan lobak acar

Piring kubis dengan saus kecap
Ubi mentah sebelum dimasukkan ke arang

Saus kecap kubis dan ubi mentah!

Bebek bakar arang segar satu ekor 56.000

Arang yang indah pun muncul, dan ubinya langsung dimasukkan!

Bebek bakar arang segar satu ekor!

Meja penuh dengan bebek bakar arang segar satu ekor
Daging bebek segar yang diletakkan di atas arang

Karena ini memang menu bebek segar yang dipanggang di atas arang, ekspektasi langsung naik begitu arangnya muncul. Melihat daging perlahan matang di atas arang juga jadi hiburan tersendiri saat menunggu. Semakin matang, aroma daging bercampur aroma arang bikin selera makan langsung naik. Bebek bakar memang paling pas kalau dimasak di atas arang, pikir saya.

Daging bebek yang sedang matang di atas arang

Tipsnya kalau memanggang: harus rajin dibolak-balik supaya nggak gosong~ hehehe

Tampilannya menggugah selera, tapi buat saya pribadi, aroma saat matang itu yang lebih membekas. Buat yang suka bebek bakar arang, momen ini saja sudah bikin nggak sabar. Hehe

Saya ambil sepotong daging bebek yang sudah matang sempurna dan langsung dicicipi. Hal pertama yang terasa di gigitan pertama tentu aroma arangnya. Karena dipanggang di atas arang, ada aroma bakar yang lembut dari daging bebek, ditambah rasa gurih khas bebek yang ikut muncul.

Kalau dipanggang di atas arang, daging kadang bisa jadi kering, tapi bebek yang saya makan hari itu terasa sari dagingnya masih terjaga. Semakin dikunyah, terasa makin empuk dan gurih, jadi tangan terus bergerak mengambil lagi.

Sepotong daging bebek yang sudah matang sempurna
Close-up daging bebek panggang

Kalau makan daging terus menerus, bisa agak bosan di tengah-tengah, tapi begitu dipadukan dengan lauk pendamping yang disajikan, rasanya jadi berbeda lagi.

Sepotong bebek bakar dipadukan dengan lauk pendamping
Bungkusan ssam berisi daging bebek

Lauk-lauknya secara keseluruhan juga enak dan cocok dipadukan dengan bebek bakar. Buat saya pribadi, cara paling nyaman dan enak adalah membungkus sepotong bebek bersama banyak lauk dalam satu ssam (bungkusan sayur).

Busan milmyeon (dingin) 7.000

Busan milmyeon (dingin)

Milmyeon yang biasanya cuma bisa dinikmati kalau ke Busan, ternyata bisa dinikmati juga di Incheon. Mi dingin dengan es serut yang segar!! Miennya langsung saya sedot terus tanpa henti hehe. Kuahnya asam manis~

Ubi bakar paling manis di dunia

Ubi yang dibungkus foil dan dipanggang di atas arang

Ada satu lagi yang benar-benar berkesan hari itu. Yaitu ubi yang disajikan bersama, satu per orang. Ubinya dibungkus alumunium foil lalu dimasukkan ke dalam arang, dan dikeluarkan menjelang makan hampir selesai.

Bagian dalam ubi bakar yang matang lembut mengembang

Ternyata ini enak banget di luar dugaan hehe. Anak saya bilang enak dan sampai makan dua buah~ katanya mau nambah lagi wkwkwk. Karena matang perlahan di atas arang, ubinya terasa hangat, manis, dan lembut mengembang dengan pas. Dimakan sebagai penutup setelah bebek bakar, rasanya jadi penutup yang sangat pas. Buat saya pribadi, ubi ini menambah satu lagi keseruan makan dengan arang.

Ruang tunggu spesial yang disukai anak-anak

Ruang tunggu dengan mesin capit boneka

Setelah selesai makan dan keluar, ternyata di ruang tunggu ada mesin capit boneka dan mesin capit Mentos, jadi anak-anak bisa menunggu tanpa bosan!

Yang saya rasakan hari itu, bukan cuma makanannya, tapi ukuran tempat, area parkir, dan suasana yang bersih juga sama-sama memuaskan. Kalau lagi kepikiran bebek bakar atau bebek bakar arang di Incheon Gyeyang, dan ingin makan nyaman di tempat yang luas dan bersih, saya rasa akan kembali lagi ke Ganaandeok Gyeyang Branch. Terutama kombinasi daging bebek yang matang di atas arang dan ubi bakar arang di akhir, pasti ingin saya nikmati lagi lain kali.

Cocok banget direkomendasikan untuk orang-orang seperti ini

  • Yang sedang mencari restoran bebek bakar enak di Gyeyang, Incheon
  • Yang suka masakan bakar arang
  • Yang suka rasa gurih khas bebek
  • Yang suka daging dengan aroma bakar dan arang
  • Yang mencari bebek bakar empuk dengan sari daging yang terjaga
  • Yang mencari tempat makan bersama keluarga
  • Yang lebih suka restoran dengan parkir yang mudah
  • Yang menyukai tempat besar, luas, dan bersih
  • Yang ingin coba juga baeksuk atau bebek panggang tanah liat selain bebek bakar

Kalau lagi hari di mana pengen banget makan bakar arang yang mantap, tempat ini pasti cocok.

Lokasi

Ganaandeok Gyeyang Branch가나안덕 계양점

1F, 1038 Jangje-ro, Gyeyang-gu, Incheon, South Korea인천광역시 계양구 장제로 1038 1층

Buka di Google Maps

Tempat · Restoran