Sashimi Set di Pasar Jukdo Pohang: Yeonggwang Hoe Daegae Center
Singkatnya
Yeonggwang Hoe Daegae Center adalah restoran sashimi dan kepiting salju di dalam Pasar Jukdo, Pohang, yang buka tanpa jam istirahat hingga pukul 22:00. Sepasang suami istri memesan modeum-hoe (sashimi campur) ukuran sedang, tapi lauk pendampingnya justru penuh meja: sushi udang, panggang merluza, tunicate laut, siput laut, salad rumput laut ubur-ubur, sampai udang goreng, ditutup dengan sashimi yang dimasak shabu-shabu di sup pedas. Sajian ini membuktikan kenapa orang Pohang sendiri tetap datang ke Pasar Jukdo kalau mau makan sashimi.

Info terverifikasi
- Alamat
- 34 Jukdosijang-gil, Buk-gu, Pohang, Gyeongbuk, Korea Selatan
- Jam Operasional
- 10:00–22:00, tanpa jam istirahat
- Menu yang Dipesan
- Modeum-hoe (sashimi campur), ukuran sedang
- Porsi
- Ukuran sedang cukup untuk dua orang yang makan banyak, atau tiga orang jika hanya untuk teman minum
- Info Harga
- Harga dipajang besar di depan toko, tidak berubah menurut musim
- Menu Andalan
- Kepiting salju lokal, udang Dokdo, berbagai sashimi yang bisa dipilih sendiri
seperti ditulis pengunjung pada 7 September 2026
Hari ini giliran kami, pasangan bebas~~~~ Mau ke Daegu atau Busan ya? Eh ternyata di kota sendiri, Pohang, kami juga sudah lama nggak kencan, sampai lupa kapan terakhir kali. Jadi hari ini kami putuskan cari tempat makan enak di sekitar sini sambil minum-minum sedikit.
Meski orang Pohang asli, kalau mau makan sashimi kami juga tetap ke Pasar Jukdo! Kalau kalian cari restoran sashimi di Pasar Jukdo, gimana kalau coba yang ini? Musim panas ini kami jarang sempat makan mulhoe (sashimi dingin berkuah), dan sekarang anginnya sudah mulai sejuk, jadi kami kangen sashimi ditemani soju. Kalau mau makan sashimi, ya harus benar-benar niat, jadi kami menuju Pasar Jukdo Pohang.




Lokasi dan Jam Operasional Yeonggwang Hoe Daegae Center
- Yeonggwang Hoe Daegae Center
- Alamat: 34 Jukdosijang-gil, Buk-gu, Pohang, Gyeongbuk
- Jam operasional 10:00-22:00
- Buka tanpa jam istirahat, salah satu yang buka sampai malam
Karena berjualan di Pasar Jukdo, tidak banyak tempat yang buka sampai selarut ini!
Harga Dipajang di Depan Toko, Bahan Sashimi Bisa Dilihat Langsung
Harga dipajang besar-besar di depan toko. Tempat yang jualan dengan jujur, harganya tidak berubah-ubah. Sekarang bukan musim kepiting salju, jadi ada kepiting salju lokal (bakdal daege), udang Dokdo, dan berbagai bahan sashimi lainnya. Kalian juga bisa lihat langsung dan pilih sendiri. Kami pikir pasti diracik dengan baik oleh mereka, jadi langsung masuk ke dalam toko! Jadi pengen udang Dokdo... lain kali mau coba pesan paket spesial udang Dokdo.


Berdua, Modeum-hoe Ukuran Sedang, Cukupkah?
Kami sepakat menunda kepiting salju untuk lain waktu, dan hanya ingin makan sashimi sambil minum ringan. Jadi kami pesan modeum-hoe biasa ukuran sedang (jungja). Berdua, ukuran sedang sudah cukup~! Pas banget untuk dua orang yang makannya banyak. Kalau untuk teman minum saja, bertiga pun masih bisa.
Karena cuaca hari itu kurang bagus, sashimi liar (jayeonsan) sedang tidak tersedia, jadi kami pesan modeum-hoe biasa. Karena bahan mentah, memang sangat dipengaruhi cuaca dan musim.

Cuma Pesan Sashimi, Kok Lauk Pendampingnya Sebanyak Ini?
Susunan lauk pendamping (banchan) dasar. Cuma pesan sashimi, tapi lauk dasarnya sebanyak ini?! Sampai meja penuh berat. Sepertinya nggak ada tempat lagi buat naruh sashiminya, Pak Bos.
Setelah saya unggah di Instagram, banyak yang tanya ini di mana. Jadi ini info restoran sashimi Pohang untuk orang Pohang juga.
Sushi udang 2 potong, kimchi tua (mukeunji), kacang tanah.

Bangpungnamul (sejenis sayuran liar)? Cumi pedas asam, salad jagung. Salad jagung ini top satu menu yang bikin kangen kalau nggak ada di restoran sashimi, mungkin juga menu yang paling sering diminta tambah. Kejunya melimpah, mayonya juga banyak, bikin pingsan saking enaknya. Waktu saya bilang nggak makan bangpungnamul, malah dibilang enak lho ini! Tapi lauknya sudah kebanyakan! Padahal masih banyak yang lebih enak, gimana dong~~



Deodeok (akar-akaran pahit khas Korea) bumbu, panggang merluza (mero), keripik kentang. Panggang merluza yang biasanya cuma ada di restoran tuna, di sini jadi lauk dasar. Manis-asin, cocok banget buat nemenin nasi.

Tunicate laut (meongge), siput laut (sora), salad ubur-ubur dingin (haepari naengchae) juga jadi lauk dasar, lho! Nggak perlu pesan terpisah untuk makanan laut. Saya memang ingin makan tunicate laut segar di tempat yang bagus. Kalau beli di supermarket biasa, kadang jadi khawatir soal kebersihan, jadi di restoran sashimi sesegar ini kami makan sepuasnya. Buat teman minum, apa lagi yang lebih pas dari ini?


Godong (siput kecil) bumbu asam pedas, sampai udang goreng yang masih hangat. Dibuat langsung setelah dipesan.


Suami saya bilang, menu utamanya saja belum keluar tapi dia sudah bisa menghabiskan sebotol soju. Untuk hari ini, sarapan pun sengaja dimakan sedikit saja biar langsung meluncur ke Pasar Jukdo. Karena kenikmatan seperti ini, kami jadi pasangan bebas.




Cara Potong Sashimi dan Penutup dengan Sup Pedas
Sashimi yang dipotong rapi memang bikin jatuh cinta. Ini bukan sashimi yang asal potong di pasar. Porsinya juga cukup banyak. Karena kami sudah kenyang, ada sisa sedikit. Terakhir, sisa sashiminya kami masukkan ke sup pedas dan makan seperti shabu-shabu.




Katanya supaya kuahnya lebih enak, ikannya dihancurkan langsung, dan ternyata memang bikin kedalaman rasa kuahnya berbeda. Semakin lama direbus, semakin enak. Kami habis makan sashimi dan sup pedas yang segar sampai puas. Karena pasangan bebas jarang keluar begini, kami nikmati saja~ Bersulang. Sashiminya segar dan enak, semua makanannya sempurna.
Lokasi
34 Jukdosijang-gil, Buk-gu, Pohang, Gyeongbuk, South Korea경상북도 포항시 북구 죽도시장길 34






