Restoran Daging Panggang Dekat Bandara Jeju, Jeju Boncham Sutbul Galbi

Singkatnya

Jeju Boncham Sutbul Galbi adalah restoran galbi arang khusus yang berada di Nohyeong-dong, sekitar 10 menit dari Bandara Jeju. Di sini penulis memesan generbi mentah (saengalbi) 2 porsi, samgyeopsal hitam 1 porsi, galbi bumbu, dan sup doenjang seafood, semuanya dipanggangkan langsung oleh staf, dan menariknya bisa pesan per porsi bukan per keunit seperti geungogi. Galbi bumbu 300 gram cuma 19.000 won, harga yang jauh dari kesan tempat wisata.

Piring galbi bumbu yang sudah dipanggang awal

Info terverifikasi

Alamat
31 Wonnohyeongnam 1-gil, Jeju-si, Jeju-do, South Korea
Jam buka
Setiap hari 16:00–23:00
Galbi bumbu
300g seharga ₩19.000
Parkir
Area parkir Withers, gratis 2 jam
Lokasi
10 menit berkendara dari Bandara Internasional Jeju
Unit pesan
Bisa pesan per porsi (1 orang)

seperti ditulis pengunjung pada 7 September 2026

Buat yang lagi cari tempat makan langganan penduduk asli Jeju, wajib coba tempat ini! Lokasinya di Nohyeong-dong, cuma 10 menit dari Bandara Jeju, dan bisa jalan kaki dari Grand Hyatt, Jeju Tower, dan Lotte City Hotel, jadi gampang banget diakses.

Galbi di atas panggangan arang Jeju Boncham Sutbul Galbi

Tempatnya luas dan semua daging dipanggangkan langsung oleh staf, jadi enak buat makan bareng keluarga, pasangan, atau rombongan. Lauk pendampingnya juga beragam, dan galbi babi 1 porsi 300 gram cuma 19.000 won — harga yang sama sekali nggak terasa seperti tempat wisata, beneran tempat makan lokal. Ada juga babi hitam (heukdwaeji), dan bisa pesan per porsi juga jadi poin plus. Ini dia Jeju Boncham Sutbul Galbi, restoran andalan di Nohyeong-dong, Jeju — let's go!

Lokasi dan Info Parkir

Tampilan luar dan lokasi sekitar Jeju Boncham Sutbul Galbi di Nohyeong-dong

Jeju Boncham Sutbul Galbi berada di Nohyeong-dong. Jaraknya 10 menit dari Bandara Internasional Jeju, jadi cocok banget dikunjungi di malam hari kalau menginap dekat sini di hari pertama atau terakhir liburan!

Di sekitarnya ada banyak hotel seperti Jeju Tower, Grand Hyatt Jeju, Lotte City Hotel, dan Best Western Jeju — kalau menginap di area ini, bisa jalan kaki ke sini. Kalau bawa mobil, bisa parkir di area parkir Withers yang gratis sampai 2 jam, jadi praktis!

Bagaimana Suasana di Dalam?

Tampilan meja di dalam restoran yang luas

Saya datang malam hari di hari Minggu jadi bisa makan tanpa terlalu ramai! Bagian dalamnya luas banget, cocok buat rombongan besar atau acara kelompok.

Ruang duduk restoran yang tertata rapi
Foto vertikal meja dengan panggangan arang

Bagian dalamnya rapi, meski tanpa interior khusus, tapi ada aura restoran lawas yang khas hehe.

Menu dan Harga

Menu dan daftar harga Jeju Boncham Sutbul Galbi

Jeju Boncham Sutbul Galbi memang mengunggulkan galbi sebagai menu utama! Galbi bumbu 300 gram 19.000 won, benar-benar bebas dari harga wisata, khas tempat makan warga lokal kan?? Padahal pakai potongan galbi, bukan bagian paha depan atau belakang, tapi harganya tetap segini — beneran worth it.

Mereka juga jual saengalbi (galbi mentah), samgyeopsal hitam, galbi sapi bumbu, hangjeongsal, gabrisal, sampai samhap, jadi bisa coba berbagai jenis daging selain galbi. Untuk menu pendamping ada naengmyeon dan sup doenjang chadol, cocok buat pelengkap makan yang simpel.

Bagaimana Lauk Pendampingnya?

Lauk pendamping yang disajikan melimpah
Piring salad dan geotjeori sebagai lauk pendamping

Kelebihan pertama Jeju Boncham Sutbul Galbi adalah lauk pendampingnya yang melimpah. Ada dua jenis salad, gochu muchim, daun perilla, dongchimi, geotjeori, sampai mukeunji, jadi bisa mulai dengan salad dulu sebelum makan daging, lalu dipadukan macam-macam sambil makan daging.

Lauk pajeori dan acar bawang bombay
Piring pendamping ssamjang dan bawang putih

Pajeori (irisan daun bawang), acar bawang bombay, ssamjang, dan bawang putih juga hadir — pelengkap wajib buat makan daging.

Gyeranjjim yang diberikan gratis

Gyeranjjim (telur kukus) juga dikasih gratis! Saya datang dalam keadaan lapar banget, jadi enak sekali ngemil lauk pendamping ini sebelum daging matang.

Saengalbi 2 Porsi, Babi Hitam 1 Porsi

Saengalbi dan babi hitam 1 porsi di atas panggangan

Kami pesan dulu saengalbi 2 porsi dan babi hitam 1 porsi! Pertama, staf meletakkan saengalbi 1 porsi dan babi hitam 1 porsi di atas panggangan.

Staf memanggangkan daging langsung sambil menjelaskan — katanya saengalbi yang masih bertulang cepat rusak, jadi susah dijaga kesegarannya, makanya di supermarket pun babi hitam dijual tapi saengalbi jarang ada! Dagingnya memang kelihatan segar dari awal, jadi masuk akal juga. Selain itu, kalau geungogi harus dipesan per unit berat (geun), di Jeju Boncham Sutbul Galbi bisa pesan per porsi, jadi lebih praktis.

Saengalbi bertulang dipanggang di atas arang
Saengalbi yang sudah matang dan dipotong

Setelah dagingnya matang, kami disarankan mencicipi gigitan pertama dengan saus minyak wijen dulu. Saengalbi-nya lembut dan juicy, dengan rasa gurih yang bikin nagih! Sepanjang liburan di Jeju sudah banyak makan babi hitam, tapi rasanya sekarang jadi mikir, 'nggak perlu babi hitam juga oke sih' hehe.

Sepotong daging galbi yang masih menempel di tulang

Daging yang menempel di tulang pun tetap empuk banget hehe. Biasanya saya nggak terlalu semangat makan daging bertulang, tapi hari itu jadi pengen terus.

Samgyeopsal hitam yang sedang dipanggang
Samgyeopsal hitam disajikan bersama meljeot

Samgyeopsal Hitam dan Meljeot

Selanjutnya samgyeopsal hitam! Karena ini hari terakhir, saya pikir harus coba babi hitam juga, jadi pesan 1 porsi. Waktu saya lagi memperhatikan meljeot (saus ikan teri fermentasi), staf langsung nanya apa kami dari daratan (bukan orang Jeju) hehe. Katanya warga Jeju biasanya langsung tambah cabai dan bawang putih ke meljeot, bahkan tuang soju terus direbus hehe. Dicelup langsung ke meljeot, rasa berminyaknya jadi seimbang dan bersih, enak banget! Meljeot katanya hanya disajikan kalau pesan samgyeopsal.

Galbi Bumbu

Piring galbi bumbu yang sudah dipanggang awal

Karena masih ingat enaknya galbi bumbu dari kunjungan sebelumnya, saya tambah pesan lagi! Kalau sudah datang, wajib coba menu utamanya kan hehe. Galbi bumbu ini sudah dipanggang awal (chobeol) dulu supaya lebih enak saat disajikan. Bagusnya, setiap jenis daging dimasak dengan cara berbeda supaya bisa dinikmati dalam kondisi terbaik.

Close-up galbi bumbu yang mengilap

Galbi bumbu yang mengilap ini! Dari tampilannya saja sudah terasa ini memang restoran galbi andalan kan hehe. Bumbu manis-asinnya bikin ketagihan, dan takarannya pas banget, enak sekali.

Galbi bumbu disantap bersama lauk pendamping
Sepotong galbi bumbu di atas acar bawang bombay

Kalau galbi dimakan dengan lauk lain, rasa bumbunya jadi lebih ringan dan muncul sensasi baru yang menarik. Favorit saya adalah acar bawang bombay hehe.

Penutup dengan Sup Doenjang Seafood

Sup doenjang seafood berisi udang dan kepiting biru

Sebagai penutup, saya juga pesan sup doenjang — harganya murah tapi isinya ada udang dan kepiting biru! Rasa doenjang-nya segar, jadi enak dinikmati setelah makan daging, bersih di lidah. Sampai habis satu mangkuk nasi juga hehe.

Buat yang cari tempat makan enak di Nohyeong-dong Jeju, dekat Bandara Jeju, atau tempat makan andalan warga lokal Jeju, saya rekomendasikan tempat ini!

Lokasi

Jeju Boncham Sutbul Galbi제주본참숯불갈비

31 Wonnohyeongnam 1-gil, Jeju-si, Jeju-do, South Korea제주특별자치도 제주시 원노형남1길 31

Buka di Google Maps

Tempat · Restoran