Restoran Korea Seongdong untuk makan siang cerah: Out of Order

Singkatnya

Out of Order (아웃오브오더) adalah restoran Korea di Seongdong, Seoul, yang mengolah bahan-bahan Korea dengan sensitif. Pada hari Minggu, saya menikmati salad chamoe, dakgalbi panggang kayu, dan brûlée ubi jalar di ruang yang diterangi matahari. Pilihan tepat untuk makan siang hangat dengan sentuhan Korea yang baru.

Gambar panduan pemesanan di meja Out of Order

Info terverifikasi

Lokasi
2F, 2 Achasan-ro 13-gil, Seongdong-gu, Seoul, South Korea
Jam buka
Setiap hari 11:30–22:00
Parkir
Tidak tersedia; gunakan parkir berbayar di sekitar, termasuk Seongsu Musinsa Parking Lot
Salad Korean melon
₩14,000
Dakgalbi panggang kayu
₩28,000
Brûlée ubi jalar
₩8,000

seperti ditulis pengunjung pada 10 September 2026

Gambar pengantar kunjungan ke Out of Order di Seongsu

Mencari makan siang Seongsu-dong yang bermandikan matahari

Pada Minggu pagi, saya langsung berangkat karena ingin makan siang santai di restoran Seongsu-dong yang pencahayaannya bagus. Saya memang sangat suka tempat dengan cahaya matahari yang menangkap nuansa musim sepenuhnya dan mengalir deras lewat jendela. (Pecinta matahari, teras, rooftop hehe)

Dalam perjalanan ke Seongsu, saya melihat-lihat SNS lalu tertarik pada satu foto yang estetik. Itulah alasan saya mampir ke Out of Order (아웃오브오더), restoran kencan dekat Stasiun Seongsu.

Di dekat jendela, sinar matahari jatuh dengan bening; di atas makanan, sentuhan penuh perhatian tergambar rapi. Waktu ketika saya menjauh dari keseharian yang sibuk dan sepenuhnya fokus pada rasa serta ruang.

Ruang restoran Korea di Seongsu yang dipenuhi cahaya matahari
Ruang makan Out of Order di Seongsu yang estetik

Informasi kunjungan Out of Order

  • Lokasi: 2F, 2 Achasan-ro 13-gil, Seongdong-gu, Seoul, South Korea
  • Jam buka: setiap hari 11:30–22:00
  • Parkir: tidak tersedia. Gunakan parkir alternatif di sekitar (Seongsu Musinsa Parking Lot)
  • Untuk yang ingin mencicipi masakan fusion Korea di Seongsu yang memberi sentuhan baru pada hidangan Korea
  • Untuk yang mencari restoran kencan dekat Stasiun Seongsu dengan suasana ruang yang indah dan cahaya hangat
  • Untuk yang ingin menikmati rangkaian kencan di Seongsu di ruang yang cantik
Gambar informasi kunjungan Out of Order
Ruang Out of Order, restoran Korea di Seongsu

Kehangatan ruang dan suasana Seongsu-dong

Lokasinya berjarak 500 m dari Pintu Keluar 2 Stasiun Seongsu, jadi sekitar lima menit berjalan kaki. Saya biasanya suka datang saat tenang dan lengang agar bisa merasakan karakter asli sebuah ruang, maka saya masuk tepat saat buka pukul 11.30. Eh, ternyata sudah ada orang yang datang lebih cepat dari saya dan sedang menikmati makanannya! Hahaha

Lewat pukul 12, hampir semua kursinya terisi—restoran berkonsep suasana Seongsu yang sangat populer.

Suasana interior Out of Order di Seongsu
Interior Out of Order bernuansa kayu
Ruang makan Seongsu dengan cahaya alami

Kalau berencana datang pada akhir pekan, saya sarankan reservasi agar tempat duduk aman. Begitu masuk, kesan sensibel khas Seongsu-dong dan nuansa kayu yang rapi menyatu tanpa terasa berlebihan. Jendelanya membiarkan matahari masuk deras sehingga ruangannya terang, sementara para chef yang memasak di dapur terbuka menambah energi di dalam ruang.

Gambar panduan pemesanan di meja Out of Order
Gambar terkait menu makan siang Out of Order di Seongsu
Gambar menu yang dipesan di Out of Order

Cara memesan menu makan siang

Pesanan dilakukan lewat kode QR di atas meja, lalu pembayaran di kasir saat akan pulang setelah makan. Ada menu khusus makan siang dan makan malam, jadi melihat menu lebih dulu lalu menentukan waktu kunjungan juga merupakan tips kecil.

Kali ini saya mencicipi menu makan siang, tetapi rasanya saya akan segera kembali untuk menyapa hidangan yang hanya tersedia saat makan malam.

Menu yang dipesan

  • Salad chamoe 14,000 won
  • Dakgalbi panggang kayu 28,000 won
  • Brûlée ubi jalar 8,000 won
Menu pesanan salad chamoe dan dakgalbi
Menu pesanan di restoran Korea Seongsu

Salad chamoe dengan variasi chamnamul

Yang pertama keluar adalah salad chamoe, seolah menyimpan kesegaran musim panas apa adanya. Saya memang suka salad berisi chamoe, melon Korea, jadi tiap musim panas sering mencarinya di berbagai tempat. Biasanya banyak yang memadukannya dengan arugula, tetapi restoran Korea di Seongsu ini justru memakai chamnamul, daun herba Korea!

Aroma chamnamul yang segar sekaligus sedikit tajam merapikan rasa manis dan tekstur renyah chamoe, sehingga warna khas restoran Korea Seongsu terasa jauh lebih kuat. Kesegaran ala Korea yang berbeda dari pahitnya arugula benar-benar mengesankan.

Salad dengan chamnamul dan chamoe

Aroma chamnamul cukup kuat dengan lembut, jadi coba makan satu atau dua helai saja (jangan banyak-banyak X), bersama chamoe renyah, sedikit saus jeruk mandarin yang segar, serta prosciutto yang gurih dalam satu suapan. Wangi cerah saus sitrus menonjolkan aroma rumput segar chamnamul dan membuat manisnya chamoe terasa lebih berdimensi—rasa yang menyenangkan pun menyebar penuh di mulut!

Ketika akan pulang, saya melihat hampir setiap meja memiliki salad chamoe ini atau kubis napa muda panggang, jadi memang tampak seperti menu andalan Out of Order, restoran Korea di Seongsu.

Gambar terkait salad chamoe Out of Order
Menu andalan restoran Korea Seongsu

Dakgalbi panggang kayu dengan aroma kayu dan purée ubi jalar

Dakgalbi, ayam pedas panggang Korea, dipanggang di atas wood-fire grill sehingga ada aroma api lembut dan wangi kayu yang dalam. Potongannya besar dan cukup tebal, tetapi bagian dalamnya tetap lembap; dagingnya kenyal dan rasanya bersih.

Hidangan dakgalbi panggang kayu
Dakgalbi panggang kayu yang tebal
Dakgalbi dengan saus

Kelihatan kan tebalnya dakgalbi ini? Hahaha Dakgalbi tebal dengan saus yang melimpah! Terutama purée hobak goguma, ubi jalar labu, yang menjadi dasar hidangan ini benar-benar mengesankan!

Alih-alih terlalu manis, manis lembut dan tekstur halus hobak goguma membungkus ayam dengan aroma api yang liar. Keseimbangannya rapi, seperti menikmati steak panggang matang dengan mashed potato. Bukan dakgalbi kuat yang biasa dibayangkan, melainkan sentuhan chef yang menyajikan masakan Korea layaknya fine dining.

Dakgalbi dengan purée hobak goguma
Gambar menu dakgalbi Out of Order di Seongsu

Penutup manis dengan brûlée ubi jalar

Ini brûlée dari hobak goguma yang dipanggang dalam oven selama 40 menit. Di bawah lapisan gula tipis kecokelatan, tampak daging ubi kuning cerah—huaaa! Ini pasti enak, kan!

Kulitnya terlepas mulus dari dagingnya, jadi mudah disantap bersih dengan sendok. Manisnya gula yang pecah renyah, es krim lembut, dan ubi jalar yang kenyal sekaligus manis berpadu, menghadirkan rasa manis yang lebih dalam dan nyaman di perut dibanding brûlée biasa. Rasanya seperti dessert penutup kencan di Seongsu yang begitu memuaskan sampai ingin dimakan setiap hari.

Brûlée ubi jalar dari hobak goguma
Penutup makan di Out of Order, Seongsu

Sentuhan chef pada masakan Korea yang akrab

Out of Order di Seongsu adalah restoran yang bukan mengandalkan bumbu kuat, melainkan menafsirkan kembali pesona bahan-bahan yang akrab bagi kami dengan cara yang sensibel—masakan Korea akrab dengan sentuhan chef.

Rasanya nyaman di perut, tetapi tiap hidangan punya sudut pandang dan karakter yang jelas, sehingga membuat saya ingin datang lagi. Jika penasaran dengan masakan Korea Seongsu yang berbeda di bawah matahari hangat, atau sedang mencari restoran kencan maupun ruang berkumpul dekat Stasiun Seongsu dengan suasana yang puitis, mampirlah sekali!

Restoran Korea Seongsu yang dinikmati di bawah cahaya matahari

Lokasi

Out of Order (아웃오브오더)아웃오브오더

2F, 2 Achasan-ro 13-gil, Seongdong-gu, Seoul, South Korea서울특별시 성동구 아차산로13길 2 2층

Buka di Google Maps

Tempat · Restoran