Restoran seafood di Suyeong Busan dengan view Gwangan Bridge
Singkatnya
Gwanganda Jjji (광안다찌) Gwangalli Main Branch adalah restoran seafood di Suyeong, Busan, yang menyajikan dacchi-style full spread seharga ₩55,000 per orang. Dari abalon dan sannakji hingga sashimi campur, kkotgetang, serta bubur abalon, semuanya terasa melimpah dengan pemandangan Gwangan Bridge. Pilihan memuaskan saat ingin menikmati lebih dari sekadar sashimi.

Info terverifikasi
- Set dacchi lengkap
- ₩55,000 per orang
- Jam buka
- Sen, Kam–Min 12:00–22:50 / Rab 16:30–22:50
- Pesanan terakhir
- 20:30
- Waktu istirahat
- 14:10–16:30
- Tutup
- Setiap Selasa
- Parkir
- Lantai 1 gedung atau parkir umum Suyeon Park
seperti ditulis pengunjung pada 10 September 2026

Sepiring penuh seafood dan sashimi di Gwangalli
Gwanganda Jjji, restoran enak di Millak-dong yang cocok untuk menikmati cita rasa Busan di Gwangalli. Ini tempat untuk mencicipi aneka seafood, sashimi segar, dan beragam hidangan sekaligus.
Bagaimana lokasi, parkir, dan view Gwangan Bridge?

Gwanganda Jjji (광안다찌) Gwangalli Main Branch berada di lantai 6 Sanbada Hoetauwn, gedung di sebelah Millak-dong Millennium Hoe Center.

Gedungnya sendiri tidak sulit ditemukan, dan parkir bisa di lantai 1 gedung atau parkir umum Suyeon Park, jadi tidak bikin stres mencari parkir. Gwangalli maupun Millak-dong biasanya sangat membuat stres soal parkir saat akhir pekan, jadi adanya tempat parkir ini terasa nyaman.
Yang paling mencuri perhatian begitu masuk, tentu saja view Gwangan Bridge yang fantastis!! Laut Gwangalli dan Gwangan Bridge terlihat lega dari balik jendela besar, jadi rasanya juga akan seru datang bersama kenalan yang sedang berlibur ke Busan.

Ada pula ruang makan terpisah, jadi tempat ini tampak cocok untuk makan keluarga atau mengajak orang tua makan.
Set dacchi ₩55,000 per orang yang memenuhi meja
Gwanganda Jjji, ₩55,000 per orang.

Begitu duduk, makanan mulai berdatangan, dan sejak menu pertama saja jenisnya sudah sangat banyak. Bahkan ada hidangan unik yang jarang ditemui sehari-hari, seperti bokkeo kkeopjil jorim, kulit ikan buntal yang direbus berbumbu.

Mulai dari makanan ringan ala salad.



Ada jang-eo gui (belut panggang), ganjang gejang (kepiting mentah dalam kecap asin), abalon, jeon (gorengan ala Korea), seafood, udang krim, kerang panggang keju, kkomak muchim (kerang berbumbu), dan banyak lainnya untuk dicicipi sedikit demi sedikit.


Buchimgae, panekuk gurih Korea, datang satu lembar besar, lalu ada sashimi abalon dan abalon panggang juga—entah berapa ekor totalnya.. Melimpah sekali.

Menurutku, pesona restoran dacchi seperti ini adalah serunya bisa mencicipi ini-itu, bukan terus-menerus makan satu jenis makanan saja.


Terutama, dari seafood seperti abalon dan sorak, siput laut, yang menghadirkan aroma laut Busan sampai sannakji, gurita hidup yang masih menggeliat, semuanya keluar. Bahkan sebelum sashimi utama datang, sumpit sudah terus sibuk.

Seperti apa isi sashimi campurnya?

Berbagai jenis sashimi ditata cantik di atas piring besar. Ada label kayu bertuliskan nama ikan, jadi enak bisa tahu sashimi apa yang sedang dimakan.

Jika memesan untuk tiga orang atau lebih, piring sashimi dihias ornamen Gwangan Bridge. Hiasannya terlihat keren sekali,, jadi kalau datang ke restoran Gwangalli dengan 3–4 orang, aku jadi terpikir harus kembali lagi ke sini.


Khususnya dodari hoe, sashimi ikan flounder, yang diberi sayatan rapat, terasa kenyal lalu makin dikunyah lembut terurai, dengan rasa ringan dan gurih yang luar biasa.


Chamdom, ikan kakap merah yang begitu berharga, juga punya tekstur yang pas sekali di mulut.
Penutup yang berlanjut sampai kkotgetang dan bubur abalon
Makanan terus berlanjut. Setelah cukup menikmati seafood dan sashimi, biasanya mulai menginginkan kuah yang hangat dan pedas.


Kuah kkotgetang, sup kepiting bunga pedas, yang kaya dan menghangatkan, benar-benar melegakan perut dalam sesendok hangat. Ikan rebus berbumbu juga berdaging tebal, bumbunya meresap baik, dan cocok jadi lauk nasi.
Aku mengakhiri makan dengan perut kenyang oleh udang goreng, chilge goreng, kepiting kecil goreng, dan bubur abalon.
Saat hanya makan sashimi di Millak-dong terasa kurang

Kalau makan sashimi di Gwangalli, biasanya orang membeli sashimi di pusat sashimi lalu pindah ke chojangjip, restoran yang menyajikan saus dan lauk, untuk menyantapnya; aku sendiri juga selalu begitu. Kali ini di Gwanganda Jjji, restoran enak di Millak-dong, aku menikmati bukan hanya sashimi dan seafood segar tetapi juga beragam masakan dalam porsi melimpah. Rasanya punya pesona berbeda dari hanya makan sashimi, dan cara menikmatinya seperti ini cukup memuaskan.
Terlebih lagi, Gwanganda Jjji adalah tempat makan sekaligus tempat minum di Gwangalli yang hadir dengan harga masuk akal ₩55,000 per orang dan view Gwangalli yang fantastis. Sepertinya juga pas untuk yang mencari tempat makan keluarga bersama orang tua atau tempat berkumpul ramai-ramai sambil minum segelas :)
Lokasi
17-20 Gwanganhaebyeon-ro 344beon-gil, Suyeong-gu, Busan, South Korea부산광역시 수영구 광안해변로344번길 17-20 산바다회타운 6층




