Izakaya Magongnaru: Omakase Sashimi Aged & Yakitori di Kuro Yakitori

Singkatnya

Kuro Yakitori adalah izakaya mungil dekat Stasiun Magongnaru yang menyajikan sashimi aged (ikan yang difermentasi singkat) dan yakitori dalam bentuk kursus. Kami pesan omakase seharga 29.000 won per orang untuk 2 orang, dimulai dari mentimun saus wijen, aneka sashimi aged, tusukan yakitori yang dipanggang langsung di depan bar, telur rebus setengah matang dan bakso, sampai cup noodle penutup. Tempat ini cocok banget buat makan malam berdua yang santai, ngobrol pelan sambil minum perlahan.

Piring aneka sashimi aged

Info terverifikasi

Omakase
29.000 won per orang (dipesan untuk 2 orang)
Susunan omakase
Mentimun saus wijen, sashimi aged, yakitori, telur rebus & bakso, cup noodle penutup
Bir draft Okinawa
8.500 won (dipesan dua gelas)
Tempat duduk
Kursi bar dengan pemandangan langsung ke proses memasak
Lokasi
21 Magok-jungang 5-ro 1-gil, Gangseo-gu, Seoul, Korea Selatan, 107-ho

seperti ditulis pengunjung pada 9 September 2026

Tampilan luar toko Kuro Yakitori di Magongnaru
Suasana sekitar pintu masuk Kuro Yakitori

Kami sedang cari tempat buat ngobrol pelan-pelan berdua sambil minum, terus akhirnya mampir ke Kuro Yakitori. Daripada bar yang ramai dan berisik, kami lebih pengen tempat yang bisa menikmati makanan satu per satu secara santai, dan suasananya pas banget.

Suasana toko yang tenang, aku suka

Secara keseluruhan tokonya mungil tapi terasa tenang.

Interior izakaya yang mungil dan tenang
Kursi toko dengan pencahayaan rendah

Pencahayaannya nggak terlalu terang jadi nyaman buat minum-minum di malam hari, dan suasananya juga cukup enak buat duduk berhadapan dan ngobrol berdua. Yang paling seru, kami bisa lihat langsung proses masak tepat di depan kami. Karena proses menyiapkan bahan sampai memanggang tusukan berlangsung persis di depan mata, nunggu makanan datang jadi nggak membosankan sama sekali.

Struktur dapur yang terlihat dari kursi bar

Karena strukturnya membuat dapur terlihat dekat, kami jadi otomatis nonton yakitori matang perlahan sampai kecoklatan. Lihat tusukan matang di atas api bikin ekspektasi diam-diam ikut naik.

Tusukan yakitori yang matang di atas api
Proses memanggang tusukan

Ada keseruan tersendiri nonton makanan selesai satu per satu tepat di depan kami, jadi terasa beda dari kursi meja biasa. Suasananya bukan yang meriah atau ribut, tapi lebih pas buat duduk berdua sambil ngobrol dan makan pelan-pelan. Ada juga keseruan menunggu-nunggu menu berikutnya apa, jadi terasa beda dari izakaya pada umumnya.

Suasana toko dilihat dari kursi bar
Kursi tempat kami duduk menunggu omakase

Pesan omakase untuk 2 orang, 29.000 won per orang

Hari itu kami pesan omakase seharga 29.000 won per orang untuk 2 orang. Omakase-nya terdiri dari sashimi aged dan yakitori yang disajikan berurutan.

Kursus pertama, mentimun dengan saus wijen

Di awal, keluar mentimun dengan saus wijen di atasnya yang membangkitkan selera makan. Setelahnya, kami mulai makan serius begitu sashimi aged datang.

Piring aneka sashimi aged
Close-up sashimi aged yang dicicipi satu per satu

Bisa cicip berbagai jenis dalam porsi kecil, jadi keseruannya beda dari pesan satu jenis sashimi saja. Sashimi aged ini juga ringan buat teman minum dan pas buat membuka selera makan, jadi cocok banget jadi menu pembuka omakase. Sambil menikmati satu per satu perlahan, tekstur tiap jenis ikan sedikit berbeda dan itu juga jadi keseruan tersendiri.

Karena semua lauk nggak keluar sekaligus di awal, enak buat dinikmati pelan-pelan sambil minum. Jadi kalau kamu ingin menikmati sashimi aged sambil minum perlahan, ini pilihan yang layak diperhatikan kalau lagi cari tempat sashimi aged enak di Magongnaru.

Yakitori yang dipanggang langsung

Sambil makan sashimi aged, yakitori yang baru dipanggang di depan kami keluar satu per satu.

Satu tusukan yakitori yang disajikan berurutan
Piring tusukan ayam yang baru dipanggang

Beda dari menu tusukan biasa yang keluar sekaligus penuh di piring, di sini disajikan satu per satu sesuai urutan matangnya jadi bisa langsung dicicipi selagi hangat. Tiap bagian ayam punya tekstur berbeda dan tiap tusukan punya nuansa yang sedikit beda, jadi seru juga membandingkannya satu per satu.

Tusukan yakitori dari bagian ayam berbeda
Satu tusukan yakitori yang disajikan hangat

Yang paling aku suka, kehangatannya masih terasa karena kami langsung menerima tusukan itu tepat setelah lihat proses memanggangnya di depan mata. Jarak antar tusukan yang keluar juga nggak terlalu cepat, jadi sambil minum seteguk bir dan ngobrol, menu berikutnya menyusul secara alami.

Kursus tusukan yang berlanjut dengan jarak
Piring yakitori yang tersaji seperti kursus

Dengan cara begini, kesannya bukan buru-buru mengisi perut, tapi lebih terasa seperti menikmati satu per satu ala kursus. Jadi menurutku tempat ini cocok buat menikmati makan pelan-pelan dengan waktu yang cukup, bukan buru-buru selesai makan.

Hidangan yang keluar di bagian akhir omakase
Hidangan bakso dengan saus kecap

Lalu keluar hidangan telur rebus setengah matang dan bakso, rasanya cocok banget dengan saus kecap.

Piring telur rebus setengah matang dan bakso

Minuman pendamping dan cup noodle penutup

Untuk minuman, kami pesan bir draft Okinawa seharga 8.500 won sebanyak dua gelas. Bir draft yang dingin ini cocok banget dipadukan bergantian dengan sashimi aged dan yakitori. Terutama setelah gigit yakitori hangat lalu minum bir dingin, kombinasinya enak banget.

Bir draft Okinawa yang menemani yakitori

Di akhir, kami bisa pilih cup noodle sesuai selera.

Ini tempat yang enak buat makan pelan-pelan berdua sambil ngobrol dan nonton proses masak di depan kami. Rasanya lebih cocok buat yang mau menikmati suasana sekaligus, bukan sekadar makan lalu langsung pulang. Kalau kamu mau menikmati berbagai menu sekaligus mulai dari sashimi aged sampai yakitori hangat, omakase Kuro Yakitori juga pilihan yang bagus.

Lokasi

Kuro Yakitori크로 야키토리

21 Magok-jungang 5-ro 1-gil, Gangseo-gu, Seoul, South Korea, 107-ho서울특별시 강서구 마곡중앙5로1길 21 107호

Buka di Google Maps

Tempat · Bar