Makan keluarga di Naju: iga babi 2+1, banban naengmyeon — Chamsutjip
Singkatnya
Chamsutjip Naju Innovation City Branch adalah restoran iga babi bumbu buatan tangan yang dibakar dengan arang di Green-ro, kawasan Naju Innovation City, Jeollanam-do. Penulis datang bersama anaknya pada malam Minggu yang hujan setelah kegiatan sukarela di Museum Nasional Naju, lalu memesan promo 2+1 iga babi bumbu sebanyak 3 porsi, banban naengmyeon (mi dingin separuh kuah separuh pedas), dan kulit babi panggang, ditambah bonus sup doenjang siput dan nurungji sungnyung (air nasi gosong). Dengan area lesehan dan self-bar lauk, Chamsutjip nyaman untuk makan keluarga maupun rombongan.

Info terverifikasi
- Menu
- Iga babi bumbu 2+1, samgyeopsal, moksal, gabeurisal, kimchi jjigae, jeyuk bokkeum, kulit babi, banban naengmyeon
- Bonus dari resto
- Sup doenjang siput (ureong doenjang jjigae), air nasi gosong (nurungji sungnyung)
- Lauk pendamping
- Gungchae (batang selada berbumbu), muk (jeli), corn mayo, kkotgejang (kepiting berbumbu) / tersedia self-bar lauk
- Tempat duduk
- Meja di aula dan area lesehan tanpa alas kaki
- Parkir
- Parkir basement; parkir di pinggir jalan juga bisa dengan arahan pemilik
- Waktu kunjungan
- Malam Minggu
seperti ditulis pengunjung pada 6 September 2026

Setelah selesai kegiatan sukarela bersama anak di Museum Nasional Naju, saya mampir ke restoran iga babi buatan tangan promo 2+1 yang terkenal di Naju Innovation City, Chamsutjip. Hari itu hujan deras dan cukup melelahkan, tapi hati langsung meleleh begitu iga babi dan kulit babinya datang.

Parkir dan tempat duduk di Chamsutjip Naju Innovation City Branch
Parkir basement Chamsutjip Naju Innovation City Branch lumayan sepi jadi mudah parkir. Menurut pemiliknya, parkir di pinggir jalan juga boleh. Kami datang malam Minggu, dan meja aula ternyata penuh pengunjung.

Saya sebenarnya ingin memotret bagian dalam restoran, tapi karena ramai pengunjung, area aulanya tidak sempat difoto.

Sebagai gantinya saya foto bagian dalam yang lesehan, karena saat itu belum ada tamu di sana. Areanya berupa meja lesehan tanpa alas kaki, jadi nyaman untuk acara rombongan atau makan keluarga. Menunya beragam mulai dari samgyeopsal, moksal, gabiris(a), kimchi jjigae, sampai jeyuk bokkeum. Kami memesan menu favorit anak saya.

Lauk pendamping: gungchae, muk, corn mayo, dan kkotgejang
Begitu duduk, lauk pendamping langsung disajikan. Ada gungchae yang renyah, muk, corn mayo, dan kkotgejang (kepiting rebus berbumbu) — anak saya makan kkotgejang-nya dengan lahap sekali. Stafnya banyak dan semuanya ramah, senang rasanya.

Promo 2+1 iga babi bumbu 3 porsi: seberapa banyak dan sebaik apa dagingnya?
Porsi di foto itu adalah 3 porsi. Banyak sekali, kan? Anak saya suka iga babi bumbu, dan pas sekali ada promo 2+1 jadi bisa menikmati tanpa beban biaya. Saya juga suka karena kaldunya dibuat dari pir, apel, dan sayuran, lalu dagingnya direndam bumbu sendiri.
Secara kasat mata pun kondisi dagingnya benar-benar bagus. Begitu diterima langsung saya cium baunya, tidak ada bau amis, dagingnya segar. Sayatan pisaunya juga rapi sehingga bumbu meresap dengan baik.
Di restoran daging, kualitas daging itu yang utama. Kalau kurang bagus, saya tidak akan kembali lagi. Saya sudah coba iga babi di banyak tempat, ada yang rasanya cuma manis saja.
Porsinya banyak sampai memenuhi panggangan. Cukup untuk berdua, jadi worth it banget.

Tulang iga dan dagingnya serasi banget kan? Daging dan lemaknya juga pas!! Daging yang dipanggang di atas arang memang tidak tertahankan!!!

Tidak terlalu asin, tidak terlalu manis, pas banget dengan selera saya~
Saya panggang satu per satu dengan teliti untuk anak saya yang sudah rajin ikut kegiatan sukarela.
Bonus sup doenjang siput dari Chamsutjip
Sebagai bonus, ada sup doenjang siput (ureong doenjang jjigae) yang rasanya bikin kaget — enak! Ada kepiting besar, tahu banyak, dan cabai melimpah jadi rasanya pedas gurih. Saya tidak tahan pedas, tapi ini tidak terlalu pedas, pas sekali!

Harus digigit sampai daging yang menempel di tulang iga baru terasa nikmatnya!!

Banban naengmyeon: mi kuah dan mi pedas sekaligus
Kami pesan naengmyeon (mi dingin) kesukaan anak saya, dan ternyata ada versi banban (setengah-setengah)! Haha, saya ingin makan mul naengmyeon (kuah) dan bibim naengmyeon (pedas) sekaligus — pas banget menu yang kami mau!

Anak saya selalu makan naengmyeon bareng iga babi. Lebih enak dimakan bersamaan daripada sebagai penutup!


Lihat fotonya jadi teringat lagi. Bungkus selada dan pajeori (irisan daun bawang) cocok banget dipadukan.
Kulit babi panggang dengan bubuk kedelai dan bubuk kari
Kalau ke restoran daging, wajib makan kulit babi!!!! Sesekali harus makan gumpalan kolagen yang bagus untuk kulit! Kulitnya sudah direbus dulu jadi cepat matang saat dipanggang. Dipanggang di atas arang sampai kecokelatan di kedua sisi~~

Tekstur kenyalnya luar biasa. Meski sudah kenyang, saya habiskan sampai suapan terakhir.

Biasanya hanya diberi bubuk kedelai saja, tapi di Chamsutjip juga diberi bubuk kari. Bubuk kedelainya gurih, bubuk karinya asin gurih dengan aroma kari yang enak.
Celup ke bubuk kari!!!!

Sudah lama tidak makan air nasi gosong (nurungji sungnyung), dan mulut jadi terasa segar sekali!

Ada self-bar untuk mengambil lauk tambahan sesuka hati, jadi nyaman banget. Kalau cari restoran daging enak di Naju Innovation City yang nyaman untuk makan keluarga atau acara rombongan, saya rekomendasikan Chamsutjip!
Lokasi
317-15 Green-ro, 1st Floor Units 105, 106, 107, Naju-si, Jeollanam-do, South Korea전남광주통합특별시 나주시 그린로 317-15 1층 105호, 106호, 107호







