Yang Kkochi Terrace di Gwangju, Gyeonggi: Sinbaegok Yang Kkochi
Singkatnya
Sinbaegok Yang Kkochi Gyeongan Branch adalah restoran yang kkochi (sate kambing) di Gyeongan-dong, Gwangju, Gyeonggi, yang menyajikan daging kambing utuh yang diperam 10 jam. Duduk di kursi terrace dengan jendela yang bisa dibuka agar asap langsung keluar, saya mencicipi yang kkochi bumbu, yang kkochi garam, hingga guobaorou (daging babi/ayam goreng asam manis ala China) saus cuka hitam, dan bagian lemaknya benar-benar terasa hasil pemeraman. Kebersihan, servis, rasa, dan interior semuanya kelas S di sini.

Info terverifikasi
- Diskon
- Potongan ₩1.000 untuk yang menulis review atau menambahkan toko di KakaoTalk
- Event
- Mapo tofu gratis untuk grup 3 orang atau lebih, satu botol es teh merah, undian berhadiah (grand prize voucher makan ₩50.000)
- Servis
- Kopi bubuk premium dan jajanan tradisional Korea untuk pencuci mulut
- Guobaorou
- Tiga rasa — cabai, cuka hitam, dan original
- Tempat duduk
- Meja luas, kursi bergaya terrace dengan jendela yang bisa dibuka; kursi dekat jendela penuh sebelum jam 5.30 sore pada hari Minggu
- Fasilitas
- Karet rambut dan bumbu tambahan disediakan di sisi meja
seperti ditulis pengunjung pada 7 September 2026
Akhir pekan kemarin saya ke Namhansanseong Café Sum dulu. Turun dari kafe, saya jadi penasaran cari tempat makan enak di sekitar Gwangju, Gyeonggi. Ternyata Gwangju diam-diam jadi surga yang kkochi (sate kambing) juga, lho?
Yang kkochi itu enak banget, tapi kadang tokonya sempit, atau lagi pengen tapi jadi males karena cuma potongan kubus beku.
Sinbaegok Yang Kkochi Gyeongan Branch beda dari yang lain.

Yang kkochi daging utuh peram 10 jam, apa bedanya?
Wow... percaya diri banget mau kasih yang kkochi kelas asli. Daging kambing utuh yang dirapikan dan diperam setiap hari, teksturnya sama sekali berbeda. Ini beda kelas sama yang kkochi potongan kubus beku biasa.

Tempat ini bisa bikin orang yang tadinya ragu sama yang kkochi jadi suka, dan bikin susah mau makan yang kkochi di tempat lain lagi.

Selain yang kkochi, guobaorou (daging goreng asam manis ala China) juga jadi menu andalan di sini. Ada 3 rasa: cabai, cuka hitam, dan original. Dari cara penyajiannya di mangkuk saja sudah kelihatan beda kelasnya. Dengar dulu penjelasan dari pemiliknya.
Ciri khas toko — restoran terrace tanpa khawatir asap
Yang kkochi kelas berbeda, coba makan tanpa khawatir asap di restoran terrace ini.
Tidak perlu khawatir bau yang kkochi menempel di baju. Memang dipanggang pakai arang beneran, tapi khususnya musim seperti sekarang, Sinbaegok Yang Kkochi Gyeongan Branch bisa buka jendela dan asapnya langsung keluar semua. Romantis banget.
Berapa banyak sih restoran yang kkochi yang punya kemewahan begini? Hampir tidak ada. Mejanya juga luas. Bar pengaman untuk taruh tusuk sate yang sudah matang juga kokoh.


Tempat duduknya luas banget jadi cocok untuk makan bareng grup, sesuai karakter masakan China yang biasa pesan macam-macam. Chanel mungkin nggak bisa dibelikan, tapi yang kkochi bisa!


Servis kopi dari biji kopi premium dan jajanan tradisional Korea sebagai pencuci mulut. Perhatiannya detail banget. Dan toko ini benar-benar bersih.
Tolong review, ya! Event diskon dan review
Tinggalkan review, atau tambahkan toko di KakaoTalk, langsung dapat diskon ₩1.000.



Ada banyak event diskon dan review di sini. Ikutin semua eventnya, deh.
- Dapat diskon ₩1.000
- Dapat mapo tofu gratis untuk grup 3 orang atau lebih
- Dapat satu botol es teh merah
- Bisa ikut undian — kalau menang juara satu, makan hari itu bisa gratis (voucher makan ₩50.000)
Karet rambut dan bumbu tambahan tersedia di sisi meja.

Pengalaman kuliner — lihat lekukan yang kkochi ini
Ke mana perginya potongan kotak-kotak dadu?


Bulat-bulat begini baru namanya daging. Dari lekukannya saja sudah kelihatan enak.

Disantap dengan zira (jinten), kacang, dan zhacai (acar sayur khas China).

Guobaorou cuka hitam paling populer
Coba semua jenis guobaorou yang digoreng garing ini. Cuka hitam adalah masakan spesial toko ini yang paling populer. Rasanya lebih dalam, asam manisnya lebih kompleks dibanding guobaorou biasa. Terasa seperti hidangan kelas atas.

Cuma dari yang kkochi dan guobaorou bisa dapat foto pemandangan sebagus ini...

Kelebihan yang kkochi, matang dengan sendirinya.

Wah, enaknya benar-benar praktis. Tinggal makan saja.

Panggang tusuk satenya sesuai kecepatan masing-masing.

Yang kkochi bumbu dan yang kkochi garam, dua-duanya enak. Bagian dagingnya enak, tapi terutama bagian lemaknya kasih rasa 'oh ini memang daging yang sudah diperam'. Mama saya sampai bilang, 'Wah, daging di sini enak.' Masa iya saya bohong soal ini?
Kesimpulan — makan yang kkochi bukan ke Konkuk, tapi ke Gwangju?
Sepertinya saya jadi nggak akan mau ke toko lain deh. Kebersihan, servis, rasa, dan interior semuanya kelas S untuk restoran yang kkochi, jadi buat apa cari tempat lain yang bisa bikin kecewa. Restoran yang kkochi di Gwangju, Gyeonggi ini, kursi dekat jendelanya sudah penuh sejak jam 5.30 sore di hari Minggu.


Ini cabang kedua di Gwangju, Gyeonggi. Saya suka banget sama jitheunsan (namanya)... jadi pengen balik lagi untuk coba sup telur tomat, mapo tofu, atau menu makanan lainnya. Buat kalian yang sudah sering makan yang kkochi dan pengin coba yang serius, wajib datang ke sini.
Lokasi
7 Gwangju-daero 55beon-gil, 2nd floor, Gwangju-si, Gyeonggi-do, South Korea경기도 광주시 광주대로55번길 7 2층








