Restoran Korea di Bucheon: ganjang gejang Gim Myeongju
Singkatnya
Gim Myeongju Tteuranchae Bapsang Bucheon Main Branch adalah restoran Korea di Bucheon, Gyeonggi, yang menyajikan nasi panci batu, cheonggukjang, dan lauk rumahan dalam satu set. Saya memesan Tteuranchae Bapsang untuk 2 orang plus ganjang gejang, lalu menambah lauk favorit dari self bar. Nasi hangat dan cheonggukjang yang gurih membuat makan terasa benar-benar mengenyangkan.

Info terverifikasi
- Jam buka
- 10:30–21:00
- Tteuranchae Bapsang
- ₩13,000
- Bori gulbi
- ₩18,000
- Ganjang gejang
- ₩18,000
- Daging babi panggang arang
- ₩18,000
- Kkomak muchim
- ₩16,000
- Ikan kembung panggang
- ₩16,000
- Pesan set Tteuranchae
- Minimal 2 orang
- Set bori gulbi
- ₩31,000 per orang
- Set ganjang gejang
- ₩31,000 per orang
- Set daging babi panggang arang
- ₩31,000 per orang
- Set kkomak muchim
- ₩29,000
- Set ikan kembung panggang
- ₩29,000
seperti ditulis pengunjung pada 10 September 2026

Saat teringat satu meja hidangan Korea di Jakdong, Bucheon
Lagi teringat satu meja hidangan Korea yang lengkap, jadi saya mampir ke restoran Korea di Jakdong, Bucheon. Inilah Gim Myeongju Tteuranchae Bapsang Bucheon Main Branch, tempat saya menikmati nasi panci batu yang baru matang dan hangat, cheonggukjang (sup kedelai fermentasi) yang gurih, sampai lauk yang rasanya seperti masakan rumah dalam satu meja.

Kalau naik transportasi umum, tempatnya sekitar 800 m jalan kaki dari Pintu Keluar 1 Stadion Utama Bucheon, dan sekitar 800 m jalan kaki dari Pintu Keluar 2 Stasiun Kkachiul. Lokasinya pas di antara kedua stasiun itu. Kalau datang naik mobil dan mencari lewat navigasi, staf yang ramah akan mengarahkan parkir, jadi saya tidak perlu khawatir soal parkir. Namun karena datang saat jam makan siang dan tempat parkir sudah penuh mobil, saya sempat agak khawatir, jangan-jangan harus mengantre.

Setelah parkir, saya langsung bergegas masuk.

Begitu naik ke lantai 2 gedung, Gim Myeongju Tteuranchae Bapsang Bucheon Main Branch langsung terlihat.

Antrean dan reservasi saat makan siang
Benar saja, karena datang saat jam makan siang sudah ada banyak orang yang sedang makan, jadi saya harus mengantre. Lain kali saya harus reservasi lebih dulu. Setelah mendaftarkan reservasi di Catch Table dan menunggu sebentar, staf yang ramah mengantar saya sehingga saya langsung duduk di meja.

Beras hwangmi yang dipakai untuk hidangan saya dipajang di sana. Melihatnya saja entah kenapa terasa lebih sehat, ya.

Kopi yang praktis diminum setelah makan juga sudah disiapkan.

Tteuranchae Bapsang dan menu Korea
Menu andalannya, Tteuranchae Bapsang (set hidangan nasi Korea), harganya ₩13,000. Untuk menu satuan, bori gulbi (ikan corvina kuning kering) dan ganjang gejang (kepiting marinasi kecap asin), serta daging babi panggang arang, masing-masing ₩18,000; kkomak muchim (kerang darah berbumbu) dan ikan kembung panggang masing-masing ₩16,000. Set Tteuranchae dipesan minimal untuk 2 orang.
Set bori gulbi, set ganjang gejang, dan set daging babi panggang arang harganya ₩31,000 per orang, sedangkan set kkomak muchim dan set ikan kembung panggang harganya ₩29,000. Dengan aneka menu Korea seperti ganjang gejang dan bori gulbi, tempat ini cocok untuk makan Korea yang mengenyangkan bersama siapa pun.

Isi ulang lauk di self bar
Gim Myeongju Tteuranchae Bapsang Bucheon Main Branch juga menyediakan self bar terpisah. Karena ini restoran hidangan set Korea, jumlah lauk pendamping di meja awal memang tidak sedikit. Mungkin karena itu, lauk tambahan bisa diambil sendiri sesuka hati.

Saya terutama suka gamja jorim (kentang rebus bumbu kecap), gaji twigim (terung goreng), dan siraegi muchim (sayur lobak kering berbumbu), jadi saya isi ulang. Sepertinya pengunjung lain juga banyak yang menambah terung goreng.

Tteuranchae Bapsang untuk 2 orang dan ganjang gejang
Saya memesan menu andalan Tteuranchae Bapsang untuk 2 orang plus ganjang gejang.

Ganjang gejang yang dibuat dari kepiting merah Hongge asal Jeju? Tidak perlu banyak kata lagi.

Lauk dasar yang dibuat setiap hari dari bahan segar, satu per satu semuanya enak. Saya juga suka karena mangkuk untuk hidangan dasarnya berupa yugi geureut (peralatan makan kuningan). Menurut saya, lauk yang disajikan dalam mangkuk kuningan entah kenapa tampak lebih rapi.


Terutama ganjang gejang di Gim Myeongju Tteuranchae Bapsang Bucheon Main Branch sangat pas dengan selera saya, jadi saya merasa keputusan memesannya memang tepat.

Nasi panci batu dari beras hwangmi yang digiling setiap hari—mustahil tidak enak.

Nasi panci batu dengan cheonggukjang panas ini jadi satu kali makan yang mengenyangkan. Cocok untuk makan bersama keluarga maupun berkumpul dengan kenalan.
Lokasi
59 Gilju-ro 560beon-gil, Wonmi-gu, Bucheon-si, Gyeonggi-do, South Korea경기도 부천시 원미구 길주로560번길 59







