Pasar Dongmun Jeju: bungkus sashimi dan udang lapis kelapa — Dutumhoe

Singkatnya

Dutumhoe Dongmun Market Main Branch adalah kedai sashimi dan sushi di dalam night market Pasar Dongmun, Jeju, yang bisa membungkus sashimi campur, sushi salmon dan flounder, mackerel pressed sushi, futomaki (sushi gulung tebal), sampai udang goreng lapis kelapa sekaligus. Sushi salmon dan flounder langsung disantap di dalam mobil menuju penginapan, dan sashimi yang gurih terasa makin pas dipadukan dengan udang goreng lapis kelapa yang renyah. Dutumhoe cocok untuk wisatawan Jeju yang ingin makan malam atau camilan teman bir di penginapan.

Sashimi dan sushi yang dibungkus dari Dutumhoe Dongmun Market Main Branch
Dutumhoe

Info terverifikasi

Lokasi
16 Gwandeok-ro 14-gil, Jeju-si, Jeju — di dalam night market Pasar Dongmun (Gate 8)
Jam operasional
Setiap hari 11:00–21:00
Parkir
Tempat parkir umum Pasar Tradisional Dongmun
Menu bungkus
Sashimi campur, sushi salmon & flounder, mackerel pressed sushi (sushi tekan ikan makarel), futomaki, udang goreng lapis kelapa, udang manis mentah (ttaksaeu)

seperti ditulis pengunjung pada 6 September 2026

Sashimi dan sushi yang dibungkus dari Dutumhoe Dongmun Market Main Branch
Dutumhoe

Kalau ke Jeju, rasanya wajib banget mampir ke Pasar Dongmun. Makanannya beragam banget dan banyak yang cuma bisa dicicipi di Jeju, jadi enak buat sekalian dibungkus untuk makan malam atau camilan malam di penginapan. Di trip Jeju kali ini aku mutusin buat beli sashimi dan sushi bungkus dari pasar ini, dan tempat yang aku datangi adalah Dutumhoe Dongmun Market Main Branch. Dutumhoe ini terkenal sebagai kedai sashimi di Pasar Dongmun.

Tampilan kedai Dutumhoe di dalam night market Pasar Dongmun Jeju

Di mana Dutumhoe Pasar Dongmun dan jam bukanya?

  • 📍Lokasi: 16 Gwandeok-ro 14-gil, Jeju-si, Jeju — di dalam night market Pasar Dongmun (Gate 8)
  • 🕖 Jam operasional: Setiap hari 11:00–21:00
  • 🅿️ Parkir: Tempat parkir umum Pasar Tradisional Dongmun

Dari namanya saja, Dutumhoe (artinya kira-kira 'sashimi tebal'), aku jadi penasaran seberapa tebal potongan sashimi yang bakal disajikan.

Pemandangan depan kedai Dutumhoe di bagian dalam Pasar Dongmun

Dutumhoe berada di bagian dalam Pasar Dongmun, jadi enak banget buat mampir sambil jalan-jalan lihat-lihat pasar. Selain sashimi, mereka juga jual sushi, mackerel pressed sushi (sushi gulung ikan makarel), futomaki, sampai udang goreng lapis kelapa — jadi cocok banget buat dibungkus dan dimakan di penginapan.

Etalase menu yang dijual di Dutumhoe

Sashimi dipotong saat dipesan: isi showcase Dutumhoe

Ada sashimi yang sudah disiapkan lebih dulu, tapi ada juga yang baru dipotong dari ikan segar begitu dipesan. Bisa lihat langsung prosesnya di depan mata, jadi kesannya makin segar, dan bisa lihat sendiri ikan dipotong pas ukurannya untuk dimakan. Nggak heran banyak orang yang cari sashimi bungkus di Pasar Dongmun Jeju di sini.

Proses memotong ikan segar untuk sashimi begitu dipesan

Di dalam showcase pendingin, ada berbagai jenis sushi, futomaki, mackerel pressed sushi, sampai sashimi campur yang tertata rapi, jadi gampang banget milih mau pesan apa.

Showcase pendingin berisi sushi dan futomaki

Kalau ke Jeju, jangan lupa juga ttaksaeu (udang manis mentah khas Jeju) yang juga terlihat di showcase.

Ttaksaeu (udang manis mentah khas Jeju) di dalam showcase

Seperti apa tampilan sashimi campur Dutumhoe?

Bukan cuma satu jenis ikan, tapi berbagai jenis sashimi ditata rapi dalam satu wadah, jadi dari segi warna saja sudah terlihat penuh. Potongan sashimi-nya juga nggak tipis-tipis, tapi cukup tebal, jadi kesannya makan sashimi-nya puas banget.

Piring sashimi campur Dutumhoe dengan berbagai jenis ikan
Close-up sashimi campur yang dipotong tebal
Wadah sashimi campur bungkus yang dipajang di showcase
Produk sashimi Dutumhoe yang dikemas berdasarkan jenisnya
Tampilan sushi dan sashimi yang dipajang di Dutumhoe
Kotak sushi bungkus yang dipajang di showcase
Pemandangan keseluruhan menu bungkus di Dutumhoe

Sushi salmon dan flounder yang langsung disantap di mobil

Sushi salmon/flounder

Aku juga bungkus sushi salmon dan flounder, dan langsung dimakan di dalam mobil menuju penginapan — ternyata enak banget. Sushi salmon, begitu digigit, tekstur lembut dan lembabnya langsung kerasa. Ada gurih lemak khas salmon yang meleleh lembut di mulut, dan kalau dimakan bareng nasinya, rasanya jadi ringan tapi tetap gurih. Sushi flounder beda banget kesannya. Waktu dikunyah, tekstur kenyalnya masih kerasa, jadi kalau habis makan sushi salmon lalu lanjut makan sushi flounder, mulut jadi terasa lebih segar.

Sushi salmon dan flounder yang dibungkus untuk dibawa pulang
Sushi salmon/flounder

Mackerel pressed sushi dan futomaki bungkus

Mackerel pressed sushi/futomaki

Menu yang paling aku tunggu-tunggu: mackerel pressed sushi (sushi gulung ikan makarel segar) dan futomaki. Kalau bicara soal makarel di Jeju, biasanya identik dengan mackerel pressed sushi pakai makarel hidup segar. Karena mackerel pressed sushi di Dutumhoe kelihatan enak, aku langsung pilih itu. Rasanya memang beda banget dari sushi ikan biasa, punya daya tarik tersendiri.

Bungkusan mackerel pressed sushi dan futomaki berukuran besar
Mackerel pressed sushi/futomaki

Ukurannya jauh lebih besar dari yang aku bayangkan, jadi begitu bungkusannya dibuka langsung menarik perhatian. Bukan potongan sekali gigit kayak kimbap atau sushi biasa, tapi tiap potongnya cukup besar. Nasi dan berbagai isian tersusun rapat, jadi penampang potongannya juga menggugah selera. Isiannya besar-besar, sampai kerasa berat waktu diangkat satu potong! Begitu futomaki besar ini masuk mulut, tekstur nasi yang pulen berpadu dengan rasa berbagai isian sekaligus, jadi beda banget rasanya kalau dibanding makan bahan-bahannya satu-satu. Rasa gurih ikan atau seafood ditambah tekstur isian yang beragam bikin rasanya makin penuh setiap kali dikunyah.

Penampang futomaki dengan isian yang penuh
Mackerel pressed sushi dengan daging makarel tebal di atasnya

Rasa gurih khas makarel yang pekat langsung terasa duluan, dan waktu dimakan bareng nasi, rasa berlemak makarel berpadu enak dengan rasa asam-manis nasi sushi. Potongan makarelnya juga nggak tipis, tapi cukup tebal, jadi begitu digigit rasa ikannya benar-benar terasa. Makarel biasanya rawan amis, tapi yang aku makan ini justru gurihnya kental, dan begitu ditambah sedikit wasabi rasanya makin bersih.

Sepotong mackerel pressed sushi dengan tambahan wasabi
Sushi dan mackerel pressed sushi yang ditata di penginapan

Udang goreng lapis kelapa, teman bir paling pas

Udang goreng lapis kelapa

Udang goreng lapis kelapa ini pas banget jadi camilan bir. Awalnya aku pikir Dutumhoe hanya spesialis sashimi dan sushi, tapi ternyata mereka juga jual udang goreng lapis kelapa untuk dibungkus, jadi aku pesan sekalian. Kalau cuma makan sashimi dan sushi, rasanya cenderung ringan semua, tapi begitu diselingi gorengan renyah ini, kombinasinya jadi pas. Lapisan tepungnya renyah, dan di dalamnya ada daging udang gemuk yang kenyal saat dikunyah. Dicelup ke saus yang disertakan, rasanya makin enak!! Recommended banget buat camilan bir.

Udang goreng lapis kelapa bungkus dengan saus pendamping
Udang goreng lapis kelapa

Kesimpulan: apakah Dutumhoe layak untuk bungkus?

Di Pasar Dongmun Jeju, bisa dapat sashimi dan sushi segar untuk dibungkus, plus bisa nikmatin sashimi makarel dan ttaksaeu khas Jeju. Karena bisa pilih berbagai menu sekaligus di satu tempat, makan malam di penginapan jadi kenyang dan puas.

Lokasi

Dutumhoe Dongmun Market Main Branch두툼회 동문시장 본점

16 Gwandeok-ro 14-gil, Dongmun Market (Gate 8) - inside the night market, Jeju-si, Jeju, South Korea제주특별자치도 제주시 관덕로14길 16 동문시장(8번게이트)-야시장 내부

Buka di Google Maps

Tempat · Restoran