Makan di Gangnam: Jjageuli Pedas & Yukjeon Sapi — 1992 Deopbap
Singkatnya
1992 Deopbap & Jjageuli Gangnam Main Branch adalah restoran Korea dengan menu deopbap (nasi campur berlauk) dan jjageuli (semur kental pedas) yang hanya 2 menit jalan kaki dari Pintu Keluar 3 Stasiun Gangnam, Seoul. Pada satu sore di hari kerja, penulis memesan jjageuli penuh daging (13.500 won) versi pedas dengan tambahan mie ramyeon dan telur kukus, plus yukjeon sapi potong kecil (8.900 won), lalu mencampur nasi semangkuk besar dengan minyak wijen dan taburan rumput laut. Dengan pesan lewat kiosk, ambil pesanan sendiri, dan kursi untuk satu orang, 1992 Deopbap jadi pilihan santai buat makan sendiri di dekat Stasiun Gangnam.

Info terverifikasi
- Alamat
- Lantai 1, 6 Gangnam-daero 84-gil, Gangnam-gu, Seoul
- Lokasi
- 2 menit jalan kaki dari Pintu Keluar 3 Stasiun Gangnam
- Jam buka
- Hari kerja 10:20-23:00, akhir pekan 10:30-22:00
- Jjageuli penuh daging
- 13.500 won
- Tambahan rasa pedas
- 500 won
- Mie ramyeon
- 2.000 won
- Telur kukus
- 2.500 won
- Yukjeon sapi potong kecil
- 8.900 won
- Cara pesan
- Kiosk di sisi kiri pintu masuk, lalu ambil pesanan sendiri
- Kursi
- Dari kursi satu orang sampai meja untuk empat orang
seperti ditulis pengunjung pada 5 September 2026
Setiap lewat daerah Gangnam pas jam makan siang, selalu ada satu tempat yang penuh pengunjung dan bikin penasaran dari dulu. Itulah 1992 Deopbap & Jjageuli Gangnam Main Branch! Karena selalu ramai tiap kali lewat, jadi penasaran tempat kayak apa sih ini, dan akhirnya kesampaian juga mampir langsung di sore hari kerja. Lokasinya cuma 2 menit jalan kaki dari Pintu Keluar 3 Stasiun Gangnam, jadi aksesnya gampang banget!

Di mana lokasi 1992 Deopbap & Jjageuli Gangnam dan jam bukanya?
1992 Deopbap & Jjageuli Gangnam Main Branch berada di 1F, 6 Gangnam-daero 84-gil, Gangnam-gu, Seoul. Jam operasionalnya hari kerja 10:20-23:00, akhir pekan 10:30-22:00.


Cara pesan di 1992 Deopbap: kiosk lalu ambil sendiri
Begitu masuk, langsung ada kiosk di sisi kiri yang bisa dipakai untuk memesan menu apa saja dengan santai. Setelah selesai memesan, akan keluar nomor pesanan yang harus dipegang baik-baik, dan begitu makanan sudah siap, kita ambil sendiri. Karena sistemnya self-service, prosesnya jadi cukup simpel.


Kursi satu orang sampai meja berempat, ada kincir air di dalam
Di dalam, tempat duduknya bervariasi banget! Ada meja untuk berempat yang bisa dipakai rame-rame, sampai kursi single yang nyaman buat makan sendirian, jadi cocok buat datang bareng teman atau keluarga, tapi juga santai kalau mau makan sendiri.
Interior dalamnya juga terasa suasana khas Korea. Apalagi ada kincir air yang berputar di bagian dalam, jadi lumayan seru buat dilihat-lihat hehehe. Saat berkunjung di sore hari kerja, langsung bisa duduk tanpa antre lho.

Menu dan harga yang dipesan hari itu
Hari itu penulis mau makan sepuasnya, jadi pesan macam-macam.
- Meat-packed jjageuli 13.500 won
- Pedas 500 won
- Mie ramyeon 2.000 won
- Telur kukus 2.500 won
- Bite-sized beef yukjeon 8.900 won
Segini udah termasuk makan yang serius banget kan?ㅋㅋㅋㅋ


Setelah memesan dan menunggu, nomor pesanan diumumkan lewat suara dan layar. Kalau nomor sudah muncul, tinggal ambil sendiri makanannya.

Akhirnya makanan hari ini datang juga!

Jjageuli penuh daging rasa pedas dengan tambahan mie ramyeon
Pertama, yang paling dinanti-nanti, meat-packed jjageuli! Ditambah mie ramyeon juga, porsinya kelihatan banyak banget kan?

Mienya tipis jadi kuah jjageuli-nya meresap enak di sela-sela mie! Sebagai info, setengah porsi mie saja sudah cukup banyak, jadi disarankan pesan setengah saja ya. Penulis sengaja menyingkirkan mie ke pinggir dulu supaya kuahnya nggak keburu habis, dan mengecek isi jjageuli-nya dulu.


Dilihat dari dalam, ada daging, tahu, kimchi, labu zucchini, sampai kentang, macam-macam bahan lengkap. Bahannya penuh sampai kalau makan ini saja pun sudah cukup mengenyangkan! Penulis pesan level pedas, tapi ternyata nggak sepedas dugaan. Rasanya masih dalam batas yang bisa dicoba orang yang kurang tahan pedas!

Cara makan jjageuli: nasi semangkuk besar dengan minyak wijen dan rumput laut
Ternyata ada cara khas makan jjageuli di sini. Yaitu memasukkan minyak wijen dan taburan rumput laut ke nasi mangkuk, lalu menaruh jjageuli di atasnya dan mencampurnya!


Setelah minyak wijen dan rumput laut ditambahkan ke nasi, lalu dimasukkan jjageuli dan diaduk rata. Rasanya jadi berbeda, rasa gurih jjageuli yang kuat berpadu enak dengan nasi!! Yang paling penting, di atas nasi juga ada telur mata sapi, jadi kalau kuning telurnya ikut diaduk, rasanya makin enak. Kalau ke sini, wajib coba cara makan seperti ini! Dibandingkan makan jjageuli saja, dicampur nasi terasa jauh lebih mengenyangkan.

Ada juga lauk pendamping yang disajikan bareng, enak buat diselang-seling.

Telur kukus 2.500 won, penyeimbang rasa asin jjageuli
Sebagai pencinta telur kukus sejati, walau sudah ada telur mata sapi di atas nasi, tetap saja nggak bisa lewatkan telur kukus, jadi ditambahkan juga ㅋㅋㅋㅋ Telur kukusnya ternyata bertekstur lembut banget dengan kuah yang agak berair.
Rasa telur kukusnya sendiri nggak terlalu asin, jadi pas dimakan bareng jjageuli. Karena jjageuli-nya cukup gurih, makan sesuap-sesuap telur kukus bikin rasa asinnya jadi lebih seimbang! Penulis memang suka telur kukus yang lembut seperti ini, jadi pas banget dengan selera. Kalau suka telur kukus, boleh banget ditambahkan saat pesan jjageuli!


Yukjeon sapi potong kecil 8.900 won, isi 3 potong
Terakhir, bite-sized beef yukjeon! Namanya sih
Sebenarnya nama sudah salah, benerin: Terakhir, bite-sized beef yukjeon! Namanya sih 'satu gigitan', tapi ternyata datang 3 potong sekaligus. Tapi kalau dilihat, ukurannya kok lumayan besar buat disebut 'satu gigitan' ya?ㅋㅋㅋㅋ
Penulis memang penggemar berat yukjeon, jadi ini menu sampingan yang paling dinanti. Begitu dicoba dalam kondisi hangat, ternyata rasanya juara! Dimakan saat masih hangat, teksturnya lembut dan gurih, enak juga diselang-seling makan bareng jjageuli. Menu jeon di sini variannya banyak, jadi buat yang suka yukjeon, wajib coba bite-sized beef yukjeon ini juga!
Layak balik lagi untuk makan sendiri di Gangnam?
Setelah makan jjageuli, tambahan mie ramyeon, telur kukus, sampai yukjeon, benar-benar kenyang total!! Selama ini penasaran tiap lewat Gangnam Station karena selalu ramai pengunjung, dan setelah coba langsung, jadi cukup paham kenapa tempat ini ramai terus saat jam makan siang!
Apalagi tersedianya kursi single yang enak buat makan sendiri sampai tempat duduk buat rame-rame, jadi pilihan bagus kalau lagi cari tempat makan sendiri di Gangnam Station. Cocok buat yang mau makan masakan Korea yang familiar dan mengenyangkan seperti deopbap atau jjageuli! Baik lagi mau makan simpel maupun makan kenyang di sekitar Gangnam Station, di sini bisa pilih menu sesuai selera.
Boleh banget kayak penulis, tambah macam-macam ke jjageuli biar makin kenyang, atau lain kali coba menu deopbap-nya juga :) Kalau lagi cari tempat makan sendiri atau makan Korea yang mengenyangkan di Gangnam Station, coba deh mampir ke 1992 Deopbap & Jjageuli Gangnam Main Branch!
Lokasi
6 Gangnam-daero 84-gil, 1F, Gangnam-gu, Seoul, South Korea서울특별시 강남구 강남대로84길 6 1층 1992덮밥&짜글이








