Gopchang di Mokdong, Seoul: jeongol 17.000 won — Omokgyo Gopchang
Singkatnya
Omokgyo Gopchang Mokdong Main Branch adalah kedai gopchang (jeroan sapi) dengan 30 tahun pengalaman, berjarak 5 menit jalan kaki dari Exit 1 Stasiun Omokgyo di Yangcheon, Seoul. Sepasang suami istri datang jam 1 siang di hari kerja dan memesan 2 porsi gopchang bawang putih utuh buatan tangan (200g, 28.900 won) serta ttukbaegi gopchang jeongol (hot pot jeroan dalam pot tanah, 17.000 won), yang datang bersama sundubu-jjigae pedas dan kimchi daun bawang sebagai lauk gratis. Tidak ada parkir di lokasi jadi gunakan Emart atau parkir umum terdekat, dan karena siang saja kursi sudah terisi setengah, siapkan diri untuk antre kalau datang malam.

Info terverifikasi
- Lokasi
- 5 menit jalan kaki dari Exit 1 Stasiun Omokgyo, lantai 1, 226-13 Mokdongdong-ro, Yangcheon-gu, Seoul
- Jam operasional
- Senin–Kamis 16.00–22.40 / Jumat 15.00–22.40 / Sabtu–Minggu 12.10–22.40
- Parkir
- Tidak tersedia, gunakan parkiran Emart atau parkir umum terdekat
- Gopchang bawang putih utuh buatan tangan
- 28.900 won (200g)
- Ttukbaegi gopchang jeongol
- 17.000 won
- Cara pesan
- Tanpa kiosk, pesan langsung ke staf, semua menu bisa dipesan 1 porsi
- Kursi
- Mayoritas meja untuk 4 orang, ada area rombongan di bagian dalam
- Menu terbatas
- Gopchang bawang putih utuh hanya 20 porsi per hari, siapa cepat dia dapat (sesuai spanduk)
seperti ditulis pengunjung pada 6 September 2026
Hari ini aku mau perkenalkan Omokgyo Gopchang, restoran legendaris Mokdong yang sudah berdiri 30 tahun! Aku sudah tidak sabar sebelum berkunjung, terutama demi kimchi daun bawang dan gopchang bawang putih yang katanya sangat enak. Bahkan istriku yang biasanya nggak nafsu makan langsung 'hidup kembali' di sini. Yuk langsung kuperkenalkan Omokgyo Gopchang!
Jam buka dan parkir Omokgyo Gopchang Mokdong
Omokgyo Gopchang Mokdong Main Branch buka Senin–Kamis 16:00–22:40, Jumat 15:00–22:40, dan Sabtu–Minggu 12:10–22:40. Tidak ada parkir di tempat, jadi harus pakai lot Emart atau parkir umum.

Restoran ini berjarak 5 menit jalan kaki dari Exit 1 Stasiun Omokgyo. Area Mokdong dan Omokgyo memang terkenal susah parkir, jadi aku sekalian belanja dan parkir dengan tenang di Emart terdekat!


Jam 1 siang kursi sudah setengah penuh, perlu antre?
Dari papan nama sampai interior, kesan restoran berusia 30 tahun terasa kuat sekali. Malam hari hampir pasti harus antre. Aku datang jam 1 siang dan bangku sudah terisi setengah. Sebegitu terkenalnya sampai ramai bahkan di siang bolong! Di luar ada spanduk yang bilang whole garlic gopchang legendaris itu cuma dijual 20 porsi per hari, selama masih tersedia! Kami berdua ke sini justru demi menu itu.

Begitu masuk, langsung terlihat video proses memasak Omokgyo Gopchang serta berbagai sertifikat dan plakat penghargaan. Melihat prosesnya, jadi masuk akal kenapa tempat ini terkenal dan selalu ada antrean.

Kebanyakan meja untuk empat orang, dan di bagian dalam ada kursi grup. Karena bagian dalam ramai orang, aku agak sungkan foto jadi cuma ambil sisi-sisinya saja~










Cara pesan di Omokgyo Gopchang dan menu yang dipilih hari itu
Omokgyo Gopchang tidak pakai kiosk, jadi staf yang datang langsung mencatat pesanan. Ada pamflet menu lengkap dengan penjelasan makanan dan cara makan yang enak. Kami memesan 2 porsi traditional hand-made whole garlic gopchang dan rutkbaegi gopchang jeongol. Ternyata di sini setiap menu bisa dipesan untuk 1 porsi saja! Biasanya restoran lain minta minimal 2 porsi menu yang sama, jadi pelayanan di sini lebih fleksibel dari tempat lain.
Sundubu-jjigae pedas yang keluar gratis

Begitu pesan, langsung keluar sup sundubu pedas. Biasanya restoran gopchang menyajikan mi instan atau sup tauge sebagai lauk gratis, tapi di Omokgyo Gopchang malah dapat sundubu (tahu lembut) penuh dengan sayuran dan jamur yang melimpah, terasa penuh perhatian. Rasanya tidak terlalu pedas tapi segar dan nendang, sayang sekali kalau saja tidak bawa mobil pasti sudah minum-minum banyak🥲
Sup sundubu yang mendidih berbuih-buih ini pas banget dengan cuaca yang mulai dingin karena sudah masuk musim gugur.
Tiga macam saus dan kimchi daun bawang sebagai lauk
📌Saus pedas spesial — saus khas andalan Omokgyo Gopchang, aroma bubuk cabainya kuat dan mampu mengurangi rasa berlemak. Pedasnya bubuk cabai lokal Korea benar-benar menarik. 📌Saus garam minyak wijen — saus klasik yang disukai semua orang, biasanya ada di semua restoran gopchang. Rasa yang sudah familiar.

📌Saus wasabi jamur shiitake — aroma wasabi yang menusuk hidung berpadu dengan lembutnya jamur shiitake. Cocok sekali dipadukan dengan gopchang. 📌Buchu muchim (kucai berbumbu) — lauk klasik wajib di restoran gopchang, aroma minyak wijen dan manisnya gula bikin ketagihan tanpa henti. Dimakan bareng sepotong gopchang benar-benar bikin lupa waktu minum!
📌Kimchi daun bawang — lauk paling terkenal di Omokgyo Gopchang. Dibuat handmade dan difermentasi sehingga sausnya menyatu sempurna dengan daun bawang, rasanya dalam dan cocok banget dengan gopchang.
Gopchang bawang putih utuh 2 porsi, 28.900 won (200g)

📌Traditional hand-made whole garlic gopchang ₩28.900 (200g). Bukan sekadar gopchang biasa yang isinya lemak semua, ini resep gopchang bawang putih turun-temurun dari ibu si pemilik. Bawang putih utuh dimasukkan ke dalam gopchang sapi, dimasak dulu di panci presto untuk mengeluarkan minyaknya, baru kemudian disajikan ke meja tamu! Tidak ada bau amis atau rasa berlemak, dan aroma bawang putih meresap ke dalam gopchang membuat rasa gurihnya beda dari tempat lain. Dengan tiga jenis saus yang bisa dikombinasikan berbeda-beda, jadi tidak bosan-bosan! Porsinya juga penuh dengan sayuran dan jantung sapi sampai hampir kekenyangan.
Staf menjelaskan detail soal tingkat kematangan gopchang, kombinasi yang enak, dan bahan-bahannya. Sangat ramah dan penjelasannya mudah dicerna, jadi makin menambah keseruan makan.
Ttukbaegi gopchang jeongol 17.000 won, seberapa banyak porsinya?

📌Rutkbaegi gopchang jeongol ₩17.000. Ini menu makanan (bukan lauk makan bersama minuman). Kalau pesan gopchang sapi biasa sekaligus bisa lumayan menguras dompet, tapi menu makanan ini harganya relatif lebih ringan. Kukira isinya sedikit, ternyata gopchang-nya banyak dan sayurannya melimpah, ditambah nasi jadi makan yang mengenyangkan. Aroma wijen hitam dan bawang putihnya kuat, kalau dinikmati sambil minum pasti harinya makin lengkap.
Kukira karena namanya rutkbaegi (panci tanah liat) porsinya sedikit, ternyata hampir setara 2 porsi. Sampai bertanya-tanya apa untungnya jual semurah ini, kayaknya memang dijual sebagai bentuk pelayanan ekstra.
Istriku sudah kenyang duluan, jadi aku tambah nasi dan makan sendiri. Di tengah harga-harga yang naik terus, sepertinya tidak harus pesan jeongol saja, menu makanan lain di sini juga bisa dinikmati dengan harga terjangkau.



Layak didatangi lagi untuk makan bersama rombongan?
Dari saus pedas spesial, kimchi daun bawang, sampai bawang putih utuh di dalam gopchang sapi, kombinasinya bikin tidak bosan-bosan. Kalau ada waktu lebih santai, rasanya bisa habis 5 porsi! Kalau anak-anak juga boleh makan gopchang pasti kami ajak sekalian, tapi untuk sekarang aku berencana kembali lagi bareng teman-teman atau acara makan bersama kantor!


Omokgyo Gopchang semakin terkenal setelah muncul di media dan dikenal sebagai restoran legendaris yang sering dikunjungi banyak selebriti! Bagi yang rumahnya dekat sini, benar-benar iri deh. Aku sendiri karena jauh jadi tidak bisa sering-sering ke sini. Sangat direkomendasikan.
Lokasi
226-13 Mokdongdong-ro, Yangcheon-gu, Seoul, South Korea서울특별시 양천구 목동동로 226-13 1층 오목교곱창







