Restoran China Gwangju Cheomdan: nasi self-service jjamppong Mayway
Singkatnya
Mayway adalah restoran China di dekat Lotte Mart Cheomdan dan Gyeojassi Church, Gwangsan-gu, Gwangju, yang sejarahnya bermula dari Daeheung Banjeom di Chungjang-ro Gwangju sejak tahun 1950. Kunjungan kali ini bareng keluarga, mencicipi cha-dol jjamppong (jjamppong kuah pedas dengan brisket), haemul nurungjitang (sup nasi gosong seafood) porsi solo, dan tangsuyuk (daging babi/ayam goreng saus asam manis) sirloin lokal versi setengah porsi, lalu nasi self-service gratis dicampur kuah jjamppong. Kuah pedasnya yang nendang dan nurungjitang yang direbus langsung di depan meja jadi highlight makan di Mayway.

Info terverifikasi
- Set solo
- Jjajang + jjamppong + tangsuyuk seharga ₩12.900
- Event tangsuyuk
- ₩1.000 per porsi sesuai spanduk (wajib beli 2 gelas bir draft)
- Menu andalan
- Jjukkumi (gurita kecil) stone-plate jjajang, cha-dol jjamppong, tangsuyuk sirloin lokal, ayam bakar arang, sup nasi gosong seafood
- Parkir
- Lahan kecil di gang belakang untuk sekitar 4 mobil, plus parkir di jalan gang
- Nasi
- Nasi self-service gratis dari rice cooker
- Cara pesan
- Cek menu dan pesan lewat QR code
- Lokasi
- Jalan kaki dari Lotte Mart Cheomdan ke arah Gyeojassi Church
seperti ditulis pengunjung pada 7 September 2026
Ada satu restoran China di dekat Lotte Mart Cheomdan, Gwangju, yang selalu bikin aku penasaran! Namanya Mayway, di Cheomdan. Katanya udah berjalan lebih dari 70 tahun sebagai restoran China legendaris di area Cheomdan, jadi rasanya makin nggak sabar mau coba, hehe.

Kali ini aku mau cerita pengalaman makan kenyang banget di sini, mulai dari cha-dol jjamppong, haemul nurungjitang porsi solo, sampai tangsuyuk sirloin lokal. Yuk mulai!
Lokasi dan parkir Mayway
Mayway Cheomdan bisa ditemukan dengan jalan kaki sedikit dari Lotte Mart Cheomdan menuju arah Gyeojassi Church.

Karena dekat dengan landmark di jalan besar, kupikir orang yang baru pertama kali datang pun bakal mudah menemukannya.

Yang paling mencolok di bagian luar Mayway itu spanduknya! Tangsuyuk cuma ₩1.000, gila nggak sih?! (tapi wajib beli 2 gelas bir draft ya)

Dari tangsuyuk seribu won aja udah kerasa restoran ini mikirin isi dompet warga sekitar, terus pas lihat komposisi set solo-nya aku makin terharu..

Jenisnya juga variatif, jjajang + jjamppong + tangsuyuk, dan semua itu cuma ₩12.900,, jadi malah jadi khawatir sama isi dompet pemiliknya, hehe. Ohya, ini nggak tercantum di sana tapi aku kasih tips soal parkir juga!
- Ada lahan parkir kecil (sekitar 4 mobil di gang belakang)
- Parkir di jalan gang juga bisa
Karena lokasinya persis di sebelah Lotte Mart, enak banget buat mampir makan sebelum atau sesudah belanja, kan?
Suasana dalam dan pojok self-service
Begitu masuk ke dalam Mayway, ternyata ruangannya jauh lebih luas dari yang kubayangkan, cocok banget buat acara kumpul rombongan. Kali ini aku datang bareng keluarga.

Dulu restoran China itu biasanya meja-mejanya lengket dan bau minyak, tapi sekarang restoran China zaman sekarang bersih banget. Mayway juga punya meja bertema kayu yang tertata rapi. Lampunya berwarna daylight yang nyaman juga, jadi terasa betah.

Ada partisi di tengah yang bikin nggak terlalu terganggu sama sekitar, enak juga sih itu. Kadang kalau makan suka jadi kepikiran sekitar kan, hehe.

Sejarah dari Daeheung Banjeom di Chungjang-ro sejak 1950
Di satu sisi toko, ada penjelasan sejarah Mayway cabang Cheomdan, Gwangju! Aku datang tanpa tahu apa-apa, tapi ternyata ini restoran dengan sejarah panjang, dimulai sejak tahun 1950 di Chungjang-ro, Gwangju, dengan nama Daeheung Banjeom, dan sekarang bertransformasi jadi Mayway, hehe.

Meski namanya berubah, kesungguhan dalam semangkuk ganjjajang zaman dulu katanya tetap sama, dan kebanggaan pemiliknya soal itu kerasa banget!

Di satu sisi juga ada tanda tangan asli selebriti, hehe. Tempat ini benar-benar punya jam terbang yang lama terasa.

Nasi self-service gratis
Di pojok self-service ada danmuji (lobak acar kuning) dan pamuchim (acar daun bawang), plus saus-saus lain terpisah. Ada rice cooker tersendiri juga jadi bisa ambil nasi bebas sepuasnya. Di Seoul ada tempat yang bahkan mengenakan biaya untuk nasi, tapi di sini gratis!

Aku ambil satu mangkuk nasi penuh dari rice cooker self-service karena mau dicampur sama kuah jjamppong nanti.
Menu dan harga lewat QR
Menu bisa dicek dengan scan QR code! Pesan juga langsung dari sana.

Menu andalan Mayway Cheomdan adalah jjukkumi (gurita kecil) stone-plate jjajang. Disajikan di piring batu yang dipanaskan, jadi bisa dinikmati tetap hangat sampai suapan terakhir! Selain itu ada cha-dol jjamppong, tangsuyuk sirloin lokal, ayam bakar arang, sampai sup nasi gosong seafood, macam-macam banget. Buat yang penasaran, coba scan QR-nya ya :)

Kami hari itu lebih pengen jjamppong daripada jjajangmyeon, jadi pesan cha-dol jjamppong! Terus biar bisa nyicip macam-macam, pesan juga tangsuyuk dan haemul nurungjitang, hehe.
Satu per satu menu yang dicoba
Percaya nggak kalau ini cuma lauk pojok self-service? Sudah kenyang banget kan lihatnya? Sebagai info, kentang goreng manisnya itu gratis dari restoran!

Di restoran China, corn salad dan pa-kimchi (kimchi daun bawang) itu biasanya jarang dan sedikit, tapi pemilik sini benar-benar royal ngasihnya!
1. Cha-dol jjamppong
Lalu makanan mulai keluar satu per satu~ Cha-dol jjamppong isinya seafood dan sayur berlimpah, kuahnya pedas dan nendang banget!

Hari itu emang pengen sesuatu yang pedas, dan bener aja pilih jjamppong itu keputusan tepat. Beda dari jjamppong biasa, rasanya lebih pekat kayak maeuntang (sup pedas ikan), pas banget buat teman minum atau lauk nasi, hehe.
Setelah mienya habis, aku campur nasi dengan sisa kuahnya. Kuahnya beneran juara!
2. Haemul nurungjitang porsi solo
Selanjutnya haemul nurungjitang! Sebenarnya nggak terlalu ekspektasi tinggi soal ini, tapi malah jadi menu favoritku hari itu. Di depan mata kami, ttukbaegi (mangkuk tanah liat) kosong yang sudah dipanaskan diisi nurungji (nasi gosong), lalu dituang kaldu seafood dan direbus sampai mendidih... rasanya kebayang sih pasti enak!
Karena direbus langsung di tempat, rasanya lembut dan gurih lebih terasa hidup. Uapnya panas banget sampai lensa kamera ikutan kabur, hahaha.
3. Tangsuyuk (setengah porsi)
Menu andalan lain dari Mayway, tangsuyuk, juga muncul! Lapisan tepungnya ternyata lebih tipis dari perkiraan.

Kalau lapisan tepungnya tebal biasanya jadi enek kan? Tapi tangsuyuk Mayway lapisan tepungnya minim dan pakai sirloin lokal segar, jadi tangsuyuknya jadi sangat lembut.

Sebagai penutup, kami juga dapat es krim. Meski sudah kenyang banget, tetap nggak bisa nolak dessert, hehe.

Setelah makan jjamppong yang pedas, ini jadi penutup mulut yang pas banget!
Kesimpulan: cocok untuk siapa?
Makan bareng keluarga kali ini benar-benar kenyang dan menyenangkan, hehe. Kalau kalian juga cari restoran China legendaris dan enak, coba mampir ke Mayway Cheomdan! Buat yang beragama Kristen, bisa juga ibadah dulu di Gyeojassi Church Cheomdan yang dekat sini, lalu makan siang di sini.
Lokasi
6 102ho, Cheomdangangbyeon-ro 87beon-gil, Gwangsan-gu, Gwangju, South Korea전남광주통합특별시 광산구 첨단강변로87번길 6 102호 메이웨이










