Sarapan Sundubu & Haejangguk di Sokcho, Jinsol Halmeoni Sundubu
Singkatnya
Jinsol Halmeoni Sundubu adalah restoran Korea khas sundubu (sup tahu lembut) dan haejangguk (sup penawar hangover) di Sundubu Village, Haksapyeong, Sokcho. Kunjungan dilakukan kurang dari satu jam setelah buka, tapi sudah cukup ramai pengunjung, lalu memesan sundubu pedas (얼큰순두부) dan hwangtae haejangguk (황태해장국, sup pollack kering) lengkap dengan banchan (lauk pendamping) yang bisa diisi ulang gratis. Cocok jadi sarapan pertama yang mengenyangkan saat liburan ke Sokcho.

Info terverifikasi
- Menu yang dipesan
- Hwangtae haejangguk (sup pollack kering), sundubu pedas (sup tahu lembut)
- Banchan
- Beberapa lauk pendamping disajikan, bisa diisi ulang gratis
- Lokasi
- 118 Wonam Haksapyeong-gil, Sokcho, Gangwon, South Korea (Sundubu Village)
- Waktu kunjungan
- Kurang dari satu jam setelah buka — langsung duduk tanpa antre
seperti ditulis pengunjung pada 8 September 2026

Kalau lagi liburan ke Sokcho, rasanya pengen sarapan sesuatu yang hangat dan mengenyangkan, sup panas plus nasi gitu~ Kali ini juga lagi cari tempat sarapan, dan akhirnya mampir ke Jinsol Halmeoni Sundubu, yang terkenal sebagai tempat sundubu enak di Sokcho. Tapi kami ke sana kurang dari satu jam setelah buka lho!
Eh tapi ternyata orangnya udah lumayan banyak, agak kaget juga sih wkwk. "Pagi-pagi gini udah rame banget?" pikirku, tapi setelah dicoba, langsung ngerti kenapa orang-orang datang sepagi ini. Ini dia cerita Jinsol Halmeoni Sundubu yang jadi alasan kenapa tempat ini jadi favorit untuk sarapan di Sokcho~
Jinsol Halmeoni Sundubu di Sundubu Village Sokcho, apakah tetap ramai walau datang pagi-pagi sekali?
Jinsol Halmeoni Sundubu terletak di kawasan Sundubu Village Sokcho. Kalau kamu lagi cari tempat sarapan waktu liburan ke Sokcho, mungkin pernah dengar nama tempat ini. Karena jadwal kami memang gerak pagi-pagi, jadi kami datang pas jam buka, dan ternyata pengunjungnya lebih banyak dari yang dibayangkan.
Walau masih pagi banget, sudah terlihat orang-orang yang lagi makan, jadi mikir 'pantesan tempat terkenal beda ya'. Sempat khawatir bakal antre pagi-pagi begini di Sokcho, tapi untungnya waktu kami datang, langsung bisa masuk. Sarapan mengenyangkan dari pagi!



Menu yang dipesan - Hwangtae Haejangguk dan Sundubu Pedas
Untuk sarapan, tentu lebih enak makan sup hangat dengan nasi daripada makanan yang terlalu 'berat'. Apalagi kalau malam sebelumnya sempat makan enak dan minum-minum saat liburan di Sokcho, keesokan harinya pasti kepengen banget haejangguk wkwk. Jadi hari itu kami pesan hwangtae haejangguk dan sundubu pedas.



Sudah datang ke tempat sundubu terkenal, wajib coba satu sundubu, dan penasaran juga sama hwangtae haejangguk, jadi kami pilih dua-duanya hehe.
- Hwangtae haejangguk
- Sundubu pedas



Sundubu pedas yang lembut menggumpal, apakah terlalu berat untuk sarapan?
Pertama-tama kami coba sundubu pedas dulu. Datang dalam ttukbaegi (mangkuk tanah liat) yang masih mendidih, jadi langsung bikin selera makan naik dari pagi. Kuah merahnya penuh dengan sundubu yang lembut menggumpal, dilihat aja udah bikin badan hangat!

Waktu dicicip satu sendok kuahnya, rasanya pedas tapi nggak bikin eneg, pedasnya bersih dan pas. Kalau kepedasan dari pagi kan bisa bikin nggak nyaman, tapi kuahnya ternyata cukup ringan jadi enak dimakan bareng nasi. Sundubu yang lembut disendok bareng kuahnya, langsung meleleh di mulut~

Kalau sudah datang ke tempat sundubu terkenal di Sokcho, memang wajib coba satu ttukbaegi sundubu kayak gini hehe. Sesuap nasi, sesendok kuah pedas, ditambah kimchi, nasi jadi cepet habis dari pagi.
Hwangtae haejangguk yang pas banget buat sarapan di Sokcho

Dan ini menu yang paling ditunggu hari itu! Hwangtae haejangguk. Makan hwangtae haejangguk pagi-pagi saat liburan di Sokcho memang selalu terasa lebih enak wkwk. Hwangtae haejangguk yang disajikan hangat dalam ttukbaegi ini berisi hwangtae, tahu, dan tauge, jadi enak dan ringan di perut buat sarapan.

Kuahnya juga nggak terlalu pedas atau asin, lebih ke gurih ringan dan segar, jadi enak dimakan bareng nasi. Daging hwangtae-nya juga lembut, enak banget disendok bareng kuahnya. Apalagi karena datang pagi-pagi sekali, sesendok hwangtae haejangguk hangat langsung bikin badan terasa segar!

Kalau habis makan macam-macam pas liburan lalu cari menu sarapan di Sokcho keesokan harinya, hwangtae haejangguk ini pilihan yang cukup oke. Kalau ada teman jalan yang kurang suka sundubu, menu ini jadi alasan bagus buat tetap makan bareng di sini.



Bagaimana dengan lauk pendampingnya
Lauknya juga harus dicoba~ Selain menu utama, ada beberapa banchan yang disajikan. Mungkin karena pagi hari, makan banchan rapi ini bareng kuah hangat jadi terasa kayak makan masakan rumah.
Sambil makan hwangtae haejangguk atau sundubu pedas, sesuap nasi dan sesuap lauk, nggak terasa satu porsi langsung habis hehe. Kalau lagi liburan biasanya suka lewatin sarapan, tapi hari itu bisa makan kenyang dulu sebelum lanjut jalan-jalan.
Kami datang kurang dari satu jam setelah buka, tapi sudah lumayan banyak orang yang makan. Ternyata banyak juga orang yang cari tempat sarapan pagi-pagi sekali saat liburan ke Sokcho.


Melihat suasana yang ramai dari pagi, sepertinya tempat ini memang sudah cukup dikenal di kalangan yang cari sarapan di Sokcho.


+++ Lauk pendamping bisa diisi ulang gratis!
Kalau lain kali ke Sokcho lagi, aku juga mau coba menu sundubu lain di sini~ Kali ini benar-benar sarapan kenyang dan puas!!


Lokasi
118 Wonam Haksapyeong-gil, Sokcho, Gangwon, South Korea강원특별자치도 속초시 원암학사평길 118










