Samgyeopsal Jongno 3-ga Tambah Gabrisal, Cham Dwaejitgan
Singkatnya
Cham Dwaejitgan Jongno Main Branch adalah restoran panggangan daging babi arang di lantai 1 Piccadilly CGV, Jongno 3-ga, Seoul. Setelah antre di malam Jumat pukul 8.20, penulis memesan cham samgyeopsal 2 porsi, gabrisal Boseong nokdon 1 porsi, dan mul-naengmyeon (mie dingin) akar kudzu Jirisan, semuanya dipanggangkan penuh oleh staf. Tempat ini cocok bagi yang mau mencoba gabrisal yang teksturnya kenyal, beda dari samgyeopsal biasa.

Info terverifikasi
- Jam operasional
- Setiap hari 12:00–23:00
- Lokasi
- 1 Donhwamun-ro 5ga-gil, Jongno-gu, Seoul (lantai 1 Piccadilly CGV, unit 1-89)
- Cham samgyeopsal (Boseong nokdon)
- ₩16.000 (pesan 2 porsi)
- Gabrisal Boseong nokdon
- ₩19.000 (pesan 1 porsi)
- Mul-naengmyeon akar kudzu Jirisan
- ₩7.000
- Cara pesan
- Kiosk T-order di meja
- Waktu antre
- Jumat malam, 6 rombongan menunggu, estimasi 105 menit tapi aktual 20 menit
seperti ditulis pengunjung pada 8 September 2026

Pasangan penulis pernah coba dan bilang enak, jadi kali ini penulis balik lagi ke Cham Dwaejitgan Jongno Main Branch, restoran samgyeopsal terkenal di Jongno 3-ga 🩶
Lokasi dan jam operasional Cham Dwaejitgan Jongno
⏰ Jam operasional Setiap hari 12:00 - 23:00
📍 Lokasi 1 Donhwamun-ro 5ga-gil, Jongno-gu, Seoul Lantai 1 Piccadilly CGV, unit 1-89
Berapa lama antre di malam Jumat

Penulis datang sekitar jam 8 malam, dan karena hari Jumat ada antrean. Ada 6 rombongan menunggu dengan estimasi 105 menit. Tapi! Ternyata tidak selama itu, hanya 20 menit sudah bisa masuk. Di depan toko ada bangku untuk duduk menunggu.
Cham Dwaejitgan mengasapi daging dengan sekam padi untuk menambah aroma, lalu dipanggang dengan arang batok sehingga dagingnya lebih empuk. Katanya mereka hanya pakai babi hitam Jirisan dan babi Boseong nokdon grade 1 yang diberi makan teh hijau!
Suasana di dalam restoran

Karena jam makan malam, tamu terus berdatangan jadi suasananya ramai dan hidup. Sepertinya cocok juga buat yang cari tempat acara kantor atau kumpul-kumpul di Jongno. Banyak juga turis asing yang makan di sini.
Daging-daging yang terlihat begitu masuk ke dalam toko.
Susunan menu


Ada ogyeopsal (perut babi lima lapis) dan mokssal (leher babi) dari babi hitam Jirisan, samgyeopsal, kkotmokssal, cheongyeopsal, dan gabrisal dari Boseong nokdon.


Ada juga menu pendamping, minuman, dan minuman beralkohol yang bisa dipesan bareng daging.
Cara pesan dan setelan banchan (lauk pendamping)

Pesan lewat kiosk T-order di meja.

Begitu duduk di meja, banchan sudah lengkap tersedia.

Cara makan samgyeopsal yang lebih enak! Makan bareng banchan yang sudah disiapkan.
Banchan-nya beragam dan sudah disiapkan sejak awal. Ada minari (seledri air Korea) untuk dipanggang bareng daging, tumis taoge, kimchi, salad kubis untuk teman daging, irisan daun bawang, batang bawang putih muda, daun perilla, dan selada.
Untuk teman makan daging per orang disediakan saus wasabi jamur, saus pedas, ssamjang (saus fermentasi kedelai), bawang putih, dan garam.
Self-bar
Awalnya banchan sudah lengkap di meja, kalau kurang bisa tambah sendiri di self-bar. Semuanya selalu penuh, tidak kekurangan.
Cham samgyeopsal (Boseong nokdon) 2 porsi

Cham samgyeopsal (Boseong nokdon) ₩16.000 *2 porsi
Bersama daging yang dipesan, datang juga irisan kentang, cabai kwari (cabai hijau kecil Korea), dan jamur king oyster.

Katanya pemanggangnya buatan tangan (handmade), dan enaknya minyaknya benar-benar tidak muncrat.


Staf memanggangkan dari awal sampai akhir, jadi penulis tinggal makan dengan santai. Bagian luar daging matang kecoklatan, bagian dalamnya masih lembap berair sehingga empuk dan lezat.


Kalau makan daging terus bisa agak enek, tapi diselingi sayuran panggang jadi kombinasinya pas.
Pesan bir dapat bonus milk thistle

Penulis juga pesan bir bareng daging. Ada Terra dan Cass Lemon non-alkohol, jadi penasaran dan coba pesan keduanya. Poin yang bikin terharu! Saat pesan alkohol, dikasih suplemen milk thistle juga, perhatiannya oke banget 🌟


Irisan kentang ini bisa dipesan tambahan terpisah. Kentang tipis dipanggang bareng daging, kombinasi yang jarang ditemui saat makan samgyeopsal biasa, jadi ini keunikan khas Cham Dwaejitgan.

Tambah gabrisal Boseong nokdon 1 porsi
Gabrisal Boseong nokdon ₩19.000 *1 porsi
Rasanya sayang kalau cuma makan samgyeopsal, jadi tambah gabrisal 1 porsi. Teksturnya lebih kenyal dari samgyeopsal, tapi tidak alot, malah lembut, dan makin dikunyah makin terasa gurih. Daya tariknya beda dari samgyeopsal, jadi gabrisal juga direkomendasikan.




Ditutup dengan mul-naengmyeon akar kudzu Jirisan
Mul-naengmyeon akar kudzu Jirisan ₩7.000
Setelah makan daging, wajib pesan mul-naengmyeon juga.
Kuahnya yang segar bikin mulut terasa bersih. Enak dimakan langsung, atau taruh sisa daging di atas naengmyeon juga cocok.
Untuk potong naengmyeon disediakan gunting, mustard, dan cuka, jadi bisa atur rasa sesuai selera.
Yang bisa dibawa pulang saat keluar
Setelah bayar dan mau keluar, ternyata ada permen penyegar mulut, tisu wajah, ikat rambut, tusuk gigi, sikat interdental, obat kumur sekali pakai, dan penghilang bau badan. Cham Dwaejitgan Jongno benar-benar detail dalam menyiapkan semuanya.
Kalau cari restoran daging enak di Jongno 3-ga
Cham Dwaejitgan Jongno nyaman karena staf yang langsung memanggangkan daging, dan bukan cuma dagingnya, kombinasi dengan kentang, minari, dan kimchi yang dipanggang bareng juga pas. Jenis banchan-nya beragam, dan detail dari self-bar sampai obat kumur, sikat interdental, penghilang bau badan yang bisa dipakai setelah makan juga cukup mengesankan! Kalau lagi cari restoran babi panggang dengan staf yang memanggangkan langsung di Jongno, atau restoran daging enak di Jongno 3-ga, boleh dicoba sekali.
Lokasi
1 Donhwamun-ro 5ga-gil, Jongno-gu, Seoul, South Korea (1F, Piccadilly CGV, unit 1-89)서울특별시 종로구 돈화문로5가길 1 피카디리 cgv극장 1층 1-89호









