Tteokgalbi di Gijang, Busan: meja grup 6-8 orang — Dongam Tteokgalbi
Singkatnya
Dongam Tteokgalbi adalah restoran Korea dengan set menu tteokgalbi (patty daging sapi panggang) di lantai 3 sebuah gedung di Gijang Haean-ro, Gijang, Busan. Pada kunjungan makan siang akhir pekan sekitar pukul 13.30, set Dongam Tteokgalbi dihargai 15.000 won dan set Cream Cheongyang Tteokgalbi 18.000 won, masing-masing disajikan bersama sotbap (nasi yang dimasak dalam pot), sup doenjang seafood, dan lebih dari 15 lauk di self-bar. Dengan meja grup luas untuk 6-8 orang dan parkir gratis di lantai 1 gedung, Dongam Tteokgalbi pas untuk makan bareng keluarga dan orang tua.

Info terverifikasi
- Alamat
- Gijang Haean-ro 160, lantai 3, Gijang-eup, Gijang-gun, Busan
- Jam buka
- 11.00 - 21.00 (jam istirahat 15.00 - 16.30), buka setiap hari
- Parkir
- Parkir gratis di lantai 1 gedung; pada akhir pekan dan hari libur ikuti arahan petugas parkir
- Dongam Tteokgalbi
- 15.000 won
- Set Cream Cheongyang Tteokgalbi
- 18.000 won
- Tempat duduk
- Meja grup untuk 6-8 orang, kursi dekat jendela kaca penuh
seperti ditulis pengunjung pada 5 September 2026

Kalau lagi cari makan yang benar-benar rapi dan mengenyangkan di sekitar Lotte Outlet Gijang atau Haedong Yonggungsa, ada satu tempat yang wajib dilirik. Dengan harga belasan ribu won, kita bisa menikmati tteokgalbi (patty daging cincang panggang khas Korea) lengkap dengan sotbap, sup doenjang seafood, dan lebih dari 15 lauk yang rapi — saya mampir ke restoran hits di Gijang ini, Dongam Tteokgalbi.

Di mana lokasi Dongam Tteokgalbi, parkir dan jam bukanya?
Dongam Tteokgalbi berada di 160 Gijang Haean-ro, lantai 3, Gijang-eup, Gijang-gun, Busan. Jam buka 11:00-21:00, jam istirahat 15:00-16:30, buka setiap hari sepanjang tahun. Parkir gratis tersedia di lantai 1 gedung, dan saat akhir pekan atau hari libur pengunjung mengikuti arahan petugas parkir.
Kami sebenarnya mau parkir di lantai 1 gedung, tapi saat itu sudah penuh, jadi kami parkir di bahu jalan gedung terdekat dan jalan kaki ke sana!

Suasana ramai dan meja grup luas untuk 6-8 orang
Kami datang saat jam makan siang akhir pekan, dan ternyata jauh lebih ramai dari perkiraan — cukup mengejutkan. Kirain daerah sini lebih banyak yang makan di food court dalam outlet, tapi ternyata banyak sekali warga lokal usia lanjut dan pengunjung keluarga.
Karena termasuk restoran dengan waktu tunggu, tersedia juga ruang tunggu bagi yang antre.
Yang menarik perhatian saya adalah banyaknya pasangan kencan 2-3 orang, sampai rombongan orang tua 5-6 orang atau lebih. Bagian dalam restoran ini luas sekali, dan meja grup untuk 6-8 orang tersedia dengan lega, jadi cocok banget untuk makan keluarga atau acara kumpul. Pemandangan luar lewat jendela kaca penuh juga bikin suasana makin nyaman.

Menu yang dipesan di Dongam Tteokgalbi dan ulasan rasanya
Hari itu kami memesan menu dasar Dongam Tteokgalbi set tradisional dan menu andalan yang sedikit spesial, Cream Cheongyang Tteokgalbi set. Sempat mau pesan tteokgalbi hanwoo (daging sapi Korea), tapi akhirnya pilih tteokgalbi dasar yaitu Dongam Tteokgalbi hehe.

Set Dongam Tteokgalbi 15.000 won
Dongam Tteokgalbi (15.000 won) adalah tteokgalbi tradisional yang dagingnya diproses dengan aging suhu rendah sehingga rasa dagingnya lebih dalam. Begitu disajikan di meja, langsung dibelah, dan memang terasa beda jauh dari tteokgalbi kemasan yang biasa dibeli di supermarket… hahaha.

Teksturnya lembut, mudah hancur, dan keluar sari dagingnya — gaya tteokgalbi klasik tapi dalam rasa yang bisa disukai semua kalangan, tua muda pria wanita.

Set Cream Cheongyang Tteokgalbi 18.000 won
Cream Cheongyang Tteokgalbi set (18.000 won) punya daya tarik unik: saus krim yang gurih dan ringan dipadu cabai cheongyang pedas yang tersebar di setiap gigitan. Rasa krim yang biasanya bisa terasa eneg jadi seimbang berkat pedasnya cabai cheongyang — pesan menu ini keputusan yang tepat banget. Gaya yang khususnya disukai para perempuan.

Tteokgalbi utamanya enak, tapi kombinasi dengan sup doenjang seafood dan sotbap yang baru matang juga luar biasa. Sampai kerak nasi (nurungji) di dasar sotbap pun disikat habis, bikin perut jadi kenyang total. Tapi ini belum selesai!!
Self-bar dengan lebih dari 15 lauk yang bikin melongo
Begitu lihat self-bar-nya, langsung paham kenapa tempat ini sepopuler ini. Selain 15 lauk yang diganti setiap hari dengan bahan segar, self-bar ini juga menyediakan berbagai hidangan lain yang beragam.



Lineup lauk hari saya datang: sondubu (tahu lembut), cumi pedas, salad segar, rumput laut, dan berbagai jenis namul (sayuran tumis/rebus berbumbu)…!!

Menu favorit anak-anak: jjajang, nasi goreng, telur kukus, tteokbokki.

Komposisinya benar-benar lengkap, cocok untuk semua lidah tua muda pria wanita, jadi wajar banyak pengunjung keluarga. Bukan makan yang berminyak dan berat, tapi satu meja penuh yang tetap terasa ringan di perut setelahnya hehe.
Tips berkunjung dan kesimpulan makan di Dongam Tteokgalbi

Hindari jam sibuk: saat jam puncak makan siang bisa ada waktu tunggu, jadi datang sedikit lebih awal atau lebih telat bisa membuat kunjungan lebih nyaman tanpa antre. Saya datang sekitar jam 1.30 siang, sempat menunggu sebentar lalu langsung makan. Sekitar jam 2 siang saat kami masih makan, tamu terus berdatangan.
Kalau sedang cari makanan Korea yang rapi dan tteokgalbi set yang mengenyangkan tanpa gagal di Gijang, coba mampir ke Dongam Tteokgalbi yang lengkap dengan parkir luas dan meja grup. Dijamin jadi satu kali makan yang tidak akan disesali~~
Lokasi
160 Gijang Haean-ro, 3F, Gijang-eup, Gijang-gun, Busan, South Korea부산광역시 기장군 기장읍 기장해안로 160 3층







