Restoran Barat Sangmu Gwangju: risotto abalone berdua — Bueokgan
Singkatnya
Bueokgan Sangmu Branch adalah restoran masakan Barat bersuasana Eropa antik di Seogwangju-ro, Seo-gu, Gwangju. Setelah mengantar anak ke sekolah, penulis dan istrinya menikmati makan siang hari kerja berdua di Bueokgan Sangmu Branch sambil berbagi napa cabbage caesar salad (salad caesar dengan sawi putih), risotto krim abalone, dan pasta rosé udang, dan karena setiap meja punya nuansa berbeda, tempat ini pas untuk kencan, keluarga, maupun acara kumpul kecil. Makanannya enak, tetapi suasana Bueokgan Sangmu Branch justru yang paling lama membekas.

Info terverifikasi
- Lokasi restoran
- 25 Seogwangju-ro, lantai 1, Seo-gu, Gwangju
- Jam operasional
- 11:00 – 22:00
- Parkir
- Ada lahan parkir milik restoran
- Menu yang dipesan
- Napa cabbage caesar salad, risotto krim abalone, pasta rosé udang
seperti ditulis pengunjung pada 6 September 2026
Makan siang di Bueokgan Sangmu Branch setelah antar anak ke sekolah
Sudah lama sejak istri saya cuti, jadi setelah mengantar anak ke sekolah, kami ingin makan santai berdua. Di hari seperti ini, rasanya lebih baik menghabiskan waktu berdua daripada hanya diam di rumah. Jadi kami memutuskan makan siang perlahan di tempat yang sedikit lebih bersuasana. Itulah kenapa kami mendatangi Bueokgan Sangmu Branch.

Sebenarnya rasa makanan itu penting, tapi hari itu kami lebih ingin mengobrol santai di tempat yang bersuasana enak. Ternyata setelah datang langsung, suasananya lebih bagus dari yang kami bayangkan.

Bahkan sebelum makan, suasana tokonya saja sudah membuat kami suka.

Lokasi, jam buka, dan parkir Bueokgan Sangmu Branch
- Lokasi toko: 25 Seogwangju-ro, Seo-gu, Gwangju
- Jam operasional: 11:00 – 22:00
- Tempat parkir: Ada lahan parkir milik restoran

Seperti apa suasana di dalam Bueokgan Sangmu Branch?
Begitu masuk ke Bueokgan Sangmu Branch, saya dan istri sama-sama sibuk melihat-lihat sekeliling toko.

Suasananya jelas berbeda dari restoran yang biasa kami datangi bersama anak, jadi terasa asing.

Secara keseluruhan nuansanya sangat antik, dan terasa eksotis seperti restoran di Eropa.

Furnitur dan pernak-pernik bergaya vintage tertata di berbagai sudut ruangan,

sampai terasa lebih seperti masuk ke hotel tua di Eropa daripada restoran. Pencahayaannya juga tidak terlalu terang dan cenderung tenang secara keseluruhan, jadi enak untuk makan sambil mengobrol berdua.

Yang menarik, suasana tiap meja sedikit berbeda-beda, jadi kesannya bisa berubah tergantung di mana kita duduk.

Cocok untuk kencan, keluarga, atau acara kumpul?
Ada meja yang pas untuk makan berdua dengan tenang, ada juga meja yang bisa menampung banyak orang, jadi terpikir tempat ini cocok tidak hanya untuk kencan tapi juga acara kumpul. Saat makan, memang terlihat ada tamu yang datang berdua seperti kami, tapi ada juga meja keluarga dan rombongan teman yang makan bersama. Awalnya kami datang dengan niat kencan suami istri, tapi setelah masuk, ternyata tempat ini juga cocok untuk kunjungan keluarga atau acara kumpul.

Yang paling berkesan, karena hari itu kami datang setelah mengantar anak ke sekolah, waktu duduk berhadapan dengan istri dan mengobrol santai itu sendiri terasa sangat menyenangkan. Biasanya karena harus mengurus anak dan masing-masing punya kesibukan, waktu untuk duduk berdua saja ternyata tidak sebanyak yang dikira. Mungkin karena itu, suasana hati sudah membaik bahkan sebelum makanan datang.

Tiga menu yang kami pesan berdua
Bueokgan Sangmu Branch punya berbagai menu ala Barat termasuk pasta dan risotto, dan terkenal sebagai restoran pasta enak di kawasan Sangmu. Karena banyak menu yang ingin dicoba, kami berdua lama menimbang-nimbang menu lalu akhirnya memilih tiga jenis. Pertama kami pesan napa cabbage caesar salad (salad caesar kubis napa) yang ringan, lalu untuk menu utama kami pilih risotto krim abalone dan pasta rosé udang. (Menu andalan!!)

Kombinasi satu salad dan dua menu utama untuk dibagi berdua ini cukup pas. Terlebih lagi kami sengaja memilih risotto dan pasta yang punya nuansa saus berbeda supaya tidak bosan dengan satu rasa saja.
Setelah memesan, kami kembali melihat-lihat sekeliling toko. Karena suasananya cukup unik, melihat-lihat ruangan sambil menunggu makanan datang juga jadi kesenangan tersendiri. Mungkin karena itu, waktu makan hari itu terasa lebih santai.
Napa cabbage caesar salad (salad caesar sawi putih)
Pertama, napa cabbage caesar salad datang lebih dulu.

Biasanya saya anggap salad sebagai menu ringan sebelum makan utama, tapi tampilannya hari itu lebih bagus dari yang dikira. Tekstur renyah khas kubis napa membuat rasanya tidak terasa lembek meski dimakan dengan saus. Setelah satu suapan, istri saya lebih dulu bilang enak. Saya juga senang karena rasanya ringan, seperti membersihkan lidah sebelum menu utama.
Risotto krim abalone
Lalu menu berikutnya adalah risotto krim abalone. Risotto krim biasanya bisa terasa mirip-mirip saja, tapi karena ada abalone di dalamnya, rasanya jadi lebih kaya.

Saat disuap dengan sendok bersama abalone, rasa lembut krim dan tekstur abalone sangat cocok. Terutama butiran nasinya tidak terlalu lembek, jadi masih ada sensasi kenyal yang menyenangkan saat dikunyah. Enak juga dimakan bergantian dengan menu lain. Akhirnya makan kami jadi bergiliran: satu suap pasta, satu suap risotto.

Pasta rosé udang
Terakhir, pasta rosé udang. Dari semua menu yang dipesan hari itu, ini yang paling sering saya sendoki. Saus rosé yang lembut khasnya berpadu dengan udang, jadi saat dimakan bersama pasta rasanya cukup kaya. Terlebih lagi kehadiran udang menambah variasi tekstur dibanding hanya makan pasta polos.
Saat pasta dibalut saus secukupnya lalu dimakan bersama udang, terasa perpaduan lembutnya krim dan sedikit kesegaran dari rasa tomat. Mulai dari salad yang ringan, lanjut ke risotto yang lembut, lalu ditutup dengan pasta — alur makannya terasa mengalir alami.
Yang paling berkesan hari itu bukan cuma soal makanan, tapi bisa menghabiskan waktu berdua dengan istri secara perlahan setelah sekian lama. Selama makan, staf juga sigap membantu kebutuhan kami, jadi keseluruhan pengalaman makannya nyaman tanpa kendala.
Kesan setelah makan di Bueokgan Sangmu Branch
Kunjungan ke restoran enak di kawasan Sangmu, Gwangju kali ini lebih membekas karena suasananya, bukan cuma makanannya.

Setelah mengantar anak ke sekolah dan menghabiskan waktu berdua dengan istri setelah sekian lama,

kami ingin makan dengan santai, dan tempat ini cukup pas untuk tujuan itu. Suasananya yang antik sekaligus bernuansa Eropa membuatnya cocok untuk hari-hari ketika ingin makan dengan nuansa berbeda dari biasanya. Terasa seperti restoran enak di kawasan Sangmu, Gwangju yang cocok untuk berbagai situasi, mulai dari keluarga, pasangan, sampai acara kumpul.
Tanpa rencana khusus seperti hari itu, cukup makan satu kali di tempat bersuasana enak sambil mengobrol satu sama lain sudah cukup menyegarkan pikiran. Karena itu, bagi kami berdua suami istri, tempat ini akan diingat sebagai restoran enak di kawasan Sangmu, Gwangju tempat kami bisa menikmati makanan sekaligus suasana bersama-sama.
Lokasi
25 Seogwangju-ro, 1st floor, Seo-gu, Gwangju, South Korea전남광주통합특별시 서구 서광주로 25 1층









