Restoran iga babi di Paju untuk balita: Jeongwon Galbi
Singkatnya
Jeongwon Galbi Paju Main Branch adalah restoran iga babi untuk makan keluarga di Paju, Gyeonggi. Bersama bayi 18 bulan, kami menikmati Jeongwon Yangnyeom Gui, doenjang jjigae porsi penutup, dan mul-naengmyeon tanpa terasa berat. Pilihan yang memuaskan untuk makan keluarga maupun kumpul bersama.

Info terverifikasi
- Alamat
- 478-8 Paju-ro, Paju-si, Gyeonggi-do, South Korea (경기도 파주시 파주로 478-8 1층 정원갈비)
- Jam buka
- Sen–Jum 11:30–22:00; Sab–Min 11:00–22:00
- Pesanan terakhir
- 21:00
- Libur
- Buka setiap hari
- Parkir
- Gratis
- Jeongwon marinated grilled pork
- ₩15,900 (pork neck berbumbu asal AS, 320 g)
- Doenjang jjigae porsi penutup
- ₩3,000
- Nasi
- ₩1,000
- Mul-naengmyeon porsi penutup
- ₩5,000
seperti ditulis pengunjung pada 10 September 2026

Makan keluarga di Paju Unjeong bersama bayi 18 bulan
Restoran iga babi lezat dengan ruang bergaya room yang cocok untuk kumpul keluarga, makan malam kelompok, hingga makan daging bersama bayi, Jeongwon Galbi
Saat mencari tempat makan bersama bayi 18 bulan, kami pun datang ke Jeongwon Galbi di Paju Unjeong. Kalau makan di luar bersama bayi, rasa makanan memang penting, tetapi saya juga jadi teliti melihat apakah suasananya nyaman untuk makan bersama anak, ada menu yang bisa dimakan si kecil, dan cocok tidaknya untuk kunjungan keluarga.☺️ Jeongwon Galbi tampak punya menu beragam dan suasana yang pas untuk keluarga, jadi kali ini kami mencobanya. Singkatnya, bayi kami lahap sekali makan galbi dan kami pun bisa makan dengan nyaman, jadi puas sekali.👍🏻

Bagaimana parkir dan antreannya?
Saat makan di luar bersama bayi, kemudahan parkir sama pentingnya dengan suasana restoran. Jeongwon Galbi berbagi area parkir dengan Patio dan Somunnan Paldang Naengmyeon, jadi parkirnya tidak sulit dan kami bisa datang dengan nyaman.👍🏻 Di pintu masuk tersedia Catchtable. Untungnya kami hanya menunggu sekitar 10 menit, kira-kira selama meja dirapikan, sebelum masuk. Namun, pada akhir pekan atau jam makan mungkin banyak keluarga dan rombongan, jadi kalau berencana datang sebaiknya ambil nomor antrean lebih dulu lalu datang sesuai waktunya.


Ruang dan menu yang nyaman untuk duduk bersama bayi
Karena ini rumah makan galbi, cukup banyak yang datang untuk makan keluarga atau kumpul kelompok. Saat kami berkunjung pun terlihat banyak keluarga yang sedang makan. Di dalam restoran juga ada area bergaya room tanpa pintu, sehingga tampak nyaman untuk makan sedikit lebih santai bersama keluarga atau berkumpul ramai-ramai. Suasananya juga cocok untuk makan bersama orang tua, acara keluarga, maupun pertemuan kelompok.
Bagi pengunjung yang membawa bayi seperti kami, penting juga melihat apakah ruangannya terlalu sempit atau ramai. Jeongwon Galbi terasa cukup lega, jadi makan bersama bayi 18 bulan pun tidak terlalu merepotkan. Kursi bayi juga tersedia, sehingga praktis untuk datang bersama si kecil. Hehe. Selain menu daging, pilihan makanan utamanya juga beragam, jadi enak memilih menu untuk dimakan bersama anak.



Daftar menunya ringkas, hanya tertata dalam dua halaman, jadi mudah dilihat.👍🏻 Ada beragam menu daging termasuk galbi serta menu makanan utama, sehingga saat datang bersama keluarga sepertinya setiap orang bisa memilih yang ingin dimakan.
- Jeongwon Yangnyeom Gui, 2 porsi
- Doenjang jjigae porsi penutup
- Nasi putih
- Mul-naengmyeon porsi penutup



Self bar dan lauk pendamping
Self bar-nya juga tertata rapi, enak dilihat. Memang tidak semua lauk dari set awal tersedia di sana, tetapi kami bisa mengambil sayuran ssam (sayuran untuk membungkus), acar bawang, salad, dan lainnya dengan leluasa.



Lauk pendampingnya berupa geotjeori kimchi (kimchi segar), salad kol, salad chicory, acar bawang, yangnyeom gejang (kepiting mentah berbumbu), dan acar daun perilla. Semuanya rapi dan segar; khususnya geotjeori kimchi dan yangnyeom gejang menurut saya sangat enak. Namun, yangnyeom gejang tidak bisa isi ulang dan harus dibeli lagi. Jadi kami mengisi ulang geotjeori kimchi yang enak itu. Hehe.


Jeongwon Yangnyeom Gui yang lahap dimakan bayi 18 bulan
Jeongwon Yangnyeom Gui dari daging babi ₩15,900 (pork neck berbumbu asal AS, 320 g). Yangnyeom galbi tentu menu yang tak boleh absen dari makan keluarga. Kami juga memesan dua porsi Jeongwon Yangnyeom Gui.


Karena rasa bumbu setiap restoran galbi sedikit berbeda, kami sempat khawatir apakah rasanya terlalu asin atau manis untuk dimakan bersama bayi 18 bulan. Setelah dicoba, bumbunya ternyata tidak sekuat dugaan dan manisnya juga tidak berlebihan, jadi cocok dimakan bersama bayi. Bumbunya meresap secukupnya ke daging; saat dipanggang terasa lembut manis sekaligus gurih asin, tanpa rasa manis atau asin yang terlalu tajam, sehingga nyaman dimakan.
Daging yang dipanggang hingga kecokelatan itu bagian luarnya matang menggugah selera, sedangkan bagian dalamnya lembut dan juicy. Yangnyeom galbi yang terlalu manis bisa cepat membuat enek setelah beberapa potong, tetapi Jeongwon Yangnyeom Gui tidak terlalu manis, jadi pas dimakan dengan nasi maupun dibungkus ssam. Saya pribadi juga suka memakannya dengan acar bawang.

Kami memotong daging kecil-kecil agar mudah dimakan bayi 18 bulan, lalu memberikannya bersama nasi, dan ternyata ia lahap sekali. Hehe. Saat makan di luar bersama bayi, kalau anak mau makan dengan baik, orang tua juga bisa makan jauh lebih santai, kan? Hari itu bayi kami makan dengan nikmat dan kami pun menikmati makanan, jadi semuanya puas.😊

Menu penutup setelah daging
Doenjang jjigae porsi penutup ₩3,000 + nasi putih ₩1,000. Setelah makan daging, doenjang jjigae (sup rebusan pasta kedelai) memang tak boleh dilewatkan! Yang terutama saya suka adalah menu ini bisa dipesan sebagai porsi penutup. Setelah makan daging, kadang terasa berat jika memesan satu menu makanan utama biasa, tetapi porsi penutup ini pas untuk disantap bersama daging.


Mul-naengmyeon porsi penutup ₩5,000. Kombinasi galbi dan naengmyeon (mi dingin dalam kuah) memang tak boleh absen. 😋 Kami juga memesan mul-naengmyeon porsi penutup. Menyantap mul-naengmyeon yang dingin setelah daging membuat mulut terasa segar kembali, jadi cocok sekali dengan galbi.



Ditutup dengan maesilcha setelah makan
Setelah selesai makan, ternyata tersedia maesilcha (teh plum hijau) dan mesin kopi. Saya suka maesilcha, jadi layanan kecil seperti ini diam-diam membuat saya senang. Hehe. Meneguk segelas maesilcha untuk menyegarkan mulut sebelum pulang membuat penutupnya terasa menyenangkan. Ada juga acara es krim butiran gratis jika menulis ulasan. Kalau berencana berkunjung, sebaiknya cek dulu, ya.😊
Untuk makan keluarga di Paju Unjeong bersama bayi
Jeongwon Galbi di Paju Unjeong yang kami kunjungi bersama bayi 18 bulan. Yang paling membuat kami puas sebagai orang tua adalah bayi kami makan dengan lahap; pilihan menu makanan yang beragam dan menu penutup yang bisa dinikmati tanpa terasa berat juga bagus. Tempat ini cocok untuk makan keluarga, makan bersama orang tua, hingga kumpul kelompok. Jadi, jika mencari rumah makan galbi di Paju Unjeong yang bisa didatangi bersama bayi, saya ingin merekomendasikan Jeongwon Galbi. 🥰
Lokasi
478-8 Paju-ro, Paju-si, Gyeonggi-do, South Korea (경기도 파주시 파주로 478-8 1층 정원갈비)경기도 파주시 파주로 478-8 1층 정원갈비








