Restoran Ikan Bakar Tungku di Cheonan Baekseok-dong
Singkatnya
Hwadeuro-ganggodeungeo Cheonan Main Branch adalah restoran set ikan bakar tungku (hwadeok gui) di Handeul 2-ro, Baekseok-dong, Cheonan. Kunjungan makan siang hari kerja jam 12 siang memesan set ikan makarel Spanyol bakar (samchi-gui) dan set ikan makarel pedas bakar, lengkap dengan lauk dasar deodeok Jeju, japchae, gungchae, hingga self bar berisi sup nurungji, tteokbokki, dan lalapan selada. Kulit ikan yang garing di luar tapi dagingnya lembut di dalam bikin nasi habis tanpa sisa.

Info terverifikasi
- Menu yang dipesan
- 1 set samchi-gui (ikan makarel Spanyol bakar), 1 set godeungeo-gui pedas (makarel bakar)
- Pilihan nasi
- Nasi merah atau nasi putih termasuk dalam set; ganti ke nasi gondre tambah ₩3.000
- Lauk dasar
- Deodeok Jeju, sambal lobak pedas, kimchi altari, salad akar teratai, japchae, gungchae, sup doenjang sawi putih
- Isi self bar
- Topping bibimbap, selada dan ssamjang, sup nurungji, tteokbokki dengan tteok mirip mi, japchae, isi ulang nasi dari rice cooker
- Penutup
- Camilan jagung sangrai (gangnyeongi) di dekat pintu keluar
- Parkir
- Sempit saat jam puncak makan siang hari kerja, tapi ada lahan kosong luas di ujung dalam
- Tempat duduk
- Meja tersusun mengelilingi self bar di tengah, ada meja khusus untuk rombongan 6 orang ke atas
seperti ditulis pengunjung pada 8 September 2026
Kembali lagi ke Hwadeuro-ganggodeungeo Baekseok-dong Cheonan setelah bertahun-tahun
Restoran enak di Baekseok-dong, Cheonan, Hwadeuro-ganggodeungeo. Deretan restoran di sini memang semuanya laris, tapi Hwadeuro-ganggodeungeo sejak buka selalu ramai pengunjung baik siang maupun malam.
Terakhir kali ke sini pas baru buka, dan sekarang baru sempat datang lagi setelah bertahun-tahun. Ternyata masih tetap ramai dan kebersihannya masih terjaga, sampai agak kaget sendiri ^^

Bagaimana parkir jam 12 siang di hari kerja?
Karena datang saat jam puncak makan siang, jam 12, tempat parkir memang tidak terlalu banyak. Tapi kalau masuk sampai ujung, ada lahan kosong yang luas dan justru paling dekat dengan Hwadeuro-ganggodeungeo, jadi meski datang di jam puncak hari kerja, tetap bisa parkir dengan nyaman!!
Di pintu masuk ada banyak foto bukti tampil di berbagai acara TV. Song Ga-in~ SBS~ KBS~ jadi makin terasa kalau tempat ini tetap populer meski aku lama tidak ke Cheonan!! Wow.


Suasana ruang makan dengan tungku yang tidak pernah berhenti
Begitu masuk, pemilik langsung mengantar ke meja, dan tungku besar beserta cerobongnya bersih mengilap seperti restoran baru buka. Yang lebih mengejutkan, ikan-ikan terus dibakar di sana!! Bersih banget!!! Sesuai reputasinya sebagai restoran enak di Baekseok-dong Cheonan, tungkunya benar-benar bekerja tanpa henti hehe.

Meja-meja tersusun mengelilingi self bar di tengah, dan kecuali meja rombongan 6 orang ke atas, semuanya penuh pengunjung. Mengejutkan juga sebanyak ini orang datang makan ikan bakar di siang hari~!!!!


Memesan set samchi-gui dan set godeungeo-gui pedas plus lauk dasar
Kami memesan 1 set samchi-gui dan 1 set godeungeo-gui pedas. Nasi bisa pilih nasi merah atau nasi putih sebagai default, dan bisa ganti ke nasi gondre dengan tambahan ₩3.000. Kami pesan 1 nasi merah, 1 nasi putih! ^^
Lauk dasar juga cepat disiapkan: deodeok Jeju, sambal lobak pedas, kimchi altari, salad akar teratai, japchae, gungchae, sampai sup doenjang sawi putih! Semua disajikan dalam porsi kecil dulu, lauk tambahan bisa diambil sendiri di self bar~!



Ikan-ikan juga cepat matang dari tungku, dan sekejap meja penuh sajian. Ukuran samchi bikin kaget lagi hehe. Samchi-nya besar banget~~~~~~ hehe.

Apa saja di self bar — sup nurungji, ssamjang, tteokbokki mi
Di self bar ada bahan-bahan bibimbap, dan karena ada set jeyuk juga jadi selada tersedia. Ssamjang di sini juara, wajib banget dicoba!!
Ada sup nurungji juga di self bar, jadi suamiku dari awal langsung ambil semangkuk penuh nurungji hehe. Tentu saja dengan kimchi altari banyak-banyak, kombinasi mantap sampai habis semangkuk sendirian. hehe.

Makanan-makanan yang tutupnya tertutup ini langsung

Tteokbokki dan japchae!! Rasanya memang tidak istimewa, tapi kalau restoran menyajikan japchae, rasanya tetap senang hehe. Di sini tteokbokki-nya pakai tteok mirip mi (nudeul-tteok), jadi susah untuk tidak dicoba hehe. Tteokbokki tidak termasuk lauk dasar, jadi disarankan ambil sepiring lebih dulu.


Rasa ikan bakar tungku? Kulitnya garing
Setelah ambil yang dibutuhkan dari self bar, mulai deh acara makan ikan bakar!! Karena samchi dan godeungeo dipilih agar mudah dipisahkan durinya, jadi tidak perlu kesal sama suami hehe.
Karena dibakar dengan tungku, kulitnya garing sampai bagian yang biasanya tidak kumakan pun jadi enak. Godeungeo pedas ini sepertinya dibakar dulu di tungku lalu disiram bumbu pedas. Bumbunya tidak terlalu pedas dan enak, jadi sempat juga aku celupkan daging samchi ke situ hehe. Berbagai rasa terasa enak semua hehe.

Karena dibakar tungku, hasilnya benar-benar garing di luar lembut di dalam! Aku tidak benci ikan bakar, tapi di rumah repot karena bau dan minyak... dan tidak percaya diri bisa bakar sampai segaring ini. Bahkan di Sokcho pun restorannya sering kotor dan penuh asap.... jadi jarang makan ikan bakar. Tapi di sini garing sekali, tanpa asap~ tanpa cipratan minyak~!!

Samchi-gui — dicelup kecap dengan wasabi
Kali ini aku benar-benar jatuh cinta sama pesona samchi-gui. Durinya mudah dipisah, dagingnya tebal. Dicelup ke saus kecap yang dicampur wasabi, astaga. Benar-benar bikin nasi ludes.

Aku yang biasanya makan sedikit sampai habis semangkuk nasi, itu sudah cukup jadi bukti. Bagian kulit garing dan pinggiran diambil duluan dengan semangat, dagingnya yang lembut dicelup ke saus godeungeo di sebelahnya ^^
Godeungeo-gui pedas — pilihan yang mudah dipisah durinya
Godeungeo-nya terlihat relatif kecil hehe. Durinya juga sangat mudah dipisah, makanya biasanya kalau kasih ikan bakar ke anak, aku pilih godeungeo hehe. Hari itu anak memang tidak ikut, tapi karena aku sendiri yang harus memisah durinya, jadi pilih godeungeo hehe. Pilihan yang sangat tepat hehe.


Level restoran enak di Baekseok-dong Cheonan yang menyajikan deodeok Jeju sebagai lauk dasar~

Penutup dengan bibimbap ssamjang dan gangnyeongi di zona penutup
Menjelang selesai makan, suami penasaran mau coba bibimbap, sedangkan aku pencinta selada jadi ingin makan selada hehe. Kami pun kembali lagi ke self bar hehe. Meski diambil banyak-banyak, ssamjang-nya tidak asin dan gurih!!

Suami bahkan isi ulang nasi dari rice cooker di self bar untuk bikin bibimbap, dan tanpa gochujang bibimbap, cuma diaduk pakai ssamjang saja rasanya benar-benar enak hehe. Ditambah sedikit minyak wijen, meski sudah kekenyangan tidak bisa makan lagi.. tapi setelah coba satu suap hehe, rasa gurihnya meledak!?!? hehe.
Wah....... benar-benar habis satu meja penuh!! Masih ingin tambah semangkuk sup nurungji dan beberapa potong altari lagi ㅠㅠ tapi sudah terlalu kenyang, tidak ada tempat lagi ㅠㅠ

Di jalan keluar, sempat ambil segelas gangnyeongi di zona penutup dan makan di mobil, jadi penutupnya pun sempurna hehe.


Kalau bicara ikan bakar di Cheonan, sepertinya memang Hwadeuro-ganggodeungeo jawabannya!!! Restoran yang laris memang selalu ada alasannya!!!
Lokasi
46-5 Handeul 2-ro, Seobuk-gu, Cheonan-si, Chungcheongnam-do, South Korea충청남도 천안시 서북구 한들2로 46-5




