Makan malam sendiri unagi rice di Gangnam: Chisot Yeoksam
Singkatnya
Chisot Yeoksam Main Branch adalah restoran Jepang spesialis unagi (belut panggang) yang berada di antara Stasiun Yeoksam dan Stasiun Eonju, Gangnam, Seoul. Setelah pulang kerja, penulis makan sendiri memesan hitsumabushi sang (set unagi rice ukuran reguler) dan menikmatinya dengan tiga cara berbeda—rasa asli unagi, campuran nori-daun bawang-wasabi, hingga ochazuke—ditambah chawanmushi (telur kukus Jepang) sebagai pendamping. Meski menu salmon sedang habis, satu mangkuk ini tetap terasa berubah-ubah rasanya sampai suapan terakhir dan bikin penulis ingin kembali lagi.

Info terverifikasi
- Lokasi
- Antara Stasiun Yeoksam dan Stasiun Eonju (지상1층 102호, 59 Bongeunsa-ro 30-gil, Gangnam-gu, Seoul, South Korea)
- Menu andalan
- Mini hitsumabushi, sang (reguler) hitsumabushi, teuksang (premium) hitsumabushi, salmon sashimi unagi bento, char siu unagi bento, chicken nanban unagi bento, sake-don
- Menu dipesan
- Hitsumabushi sang (set reguler)
- Habis saat kunjungan
- Menu salmon
- Event review
- Gratis kroket dengan review
- Tempat duduk
- Teh disediakan di setiap meja
seperti ditulis pengunjung pada 8 September 2026

Akhir-akhir ini kadang ada hari di mana setelah pulang kerja pengen banget menutup hari dengan makan enak~ Hari itu penulis pengen makan satu porsi yang niat sambil healing setelah kerja, jadi cari-cari tempat makan enak dekat Stasiun Yeoksam dan akhirnya mampir ke Chisot Yeoksam Main Branch. Penulis memang suka unagi rice dan sedang cari tempat makan Jepang dekat Stasiun Yeoksam yang suasananya bersih, dan tempat ini langsung menarik perhatian.
Chisot Yeoksam setelah pulang kerja: lokasi dan suasana
Chisot Yeoksam Main Branch berada di antara Stasiun Yeoksam dan Stasiun Eonju. Penulis datang setelah pulang kerja, dan lokasinya memang cukup nyaman buat para pekerja kantoran di sekitar Stasiun Yeoksam untuk makan.



Penulis pengen makan enak di tempat yang sedikit bersuasana, dan suasana Jepang yang bersih di sini pas banget buat makan malam setelah kerja. Buat yang lagi cari restoran Jepang enak dekat Stasiun Yeoksam, tempat ini layak dicoba.


Susunan menu Chisot Yeoksam Main Branch

Menu andalannya antara lain
- Mini hitsumabushi
- Sang (reguler) hitsumabushi
- Teuksang (premium) hitsumabushi
- Salmon sashimi unagi bento
- Char siu unagi bento
- Chicken nanban unagi bento
- Sake-don
dan lain-lain.


Sayangnya hari itu menu salmon sedang habis. Penulis penasaran juga sama menu salmon, tapi ditunda ke lain kesempatan dan langsung pilih unagi rice tanpa ragu! Menu yang dipesan adalah hitsumabushi sang.

Ternyata di setiap meja ada teh disediakan! Ada juga event review yang bisa dapat kroket gratis, lumayan buat referensi :)
Hitsumabushi sang, tampilannya niat banget!

Setelah pesan dan tunggu sebentar, satu set makanan tertata rapi pun datang. Bukan cuma unagi rice polos, tapi disajikan bersama berbagai pendamping sehingga sekilas terlihat cukup niat. Mungkin karena lapar setelah kerja, begitu lihat tampilan unagi-nya langsung ngiler...
Unagi-nya dipanggang sampai kecokelatan dan di atasnya dilumuri saus tare spesial yang menggugah selera. Unagi dan saus berpadu, aroma manis-gurih asinnya menyeruak~ Tampilan begini gak bisa ditahan. Hehe.
Hitsumabushi menariknya bukan dimakan begitu saja seperti unagi rice biasa, tapi bisa dinikmati dengan beberapa cara. Pertama coba makan unagi dan nasi apa adanya, lalu berikutnya dengan tambahan nori, daun bawang, wasabi, dan terakhir disiram kuah ochazuke hangat lalu dinikmati sebagai ochazuke. Rasa dalam satu mangkuk berubah sedikit demi sedikit, jadi enaknya adalah tidak bosan sampai akhir.


1. Nikmati rasa asli unagi
Pertama, penulis coba makan unagi dan nasi tanpa tambahan apa pun. Suapan pertama memang harus yang polos dulu!


Saus tare yang manis-gurih asin meresap baik ke unagi, jadi begitu dimakan bareng nasi rasanya umami-nya terasa jelas. Aroma gurih khas unagi juga enak, dan dipadu nasi hangat bikin kenyang. Mungkin karena makan malam setelah kerja, satu sendok ini terasa begitu membahagiakan.
2. Kombinasi nori + daun bawang + wasabi
Kedua, penulis coba tambahkan nori, daun bawang, dan wasabi. Dengan cara ini, rasa manis unagi berpadu dengan aroma daun bawang dan sensasi tajam wasabi sehingga terasa sedikit lebih segar.



Secara pribadi penulis juga suka banget kombinasi ini. Kalau unagi mulai terasa sedikit enek, tambahkan sedikit wasabi, pas banget!
3. Terakhir, ochazuke hangat
Dan tahap terakhir hitsumabushi! Penulis siram dengan kuah hangat dan makan sebagai ochazuke. Kuah hangat meresap ke nasi, memberi sensasi yang beda dari unagi yang dimakan sebelumnya.
Meski sudah cukup kenyang, karena disiram hangat sendok terus saja masuk terus, magic banget...

Chawanmushi (telur kukus Jepang) yang jadi pendamping juga enak banget!!


Buat yang suka unagi rice, hitsumabushi ini seru karena bisa dinikmati dengan 3 cara berbeda.


Bagaimana rasanya sebagai makan malam setelah kerja?
Unagi yang berpadu manis-gurih asin dengan saus tare, ditambah keseruan makan dengan nori, daun bawang, wasabi, lalu diakhiri ochazuke hangat~ Satu mangkuk bisa menikmati tiga rasa berbeda, jadi tetap enak sampai suapan terakhir. Menu salmon yang habis sedikit disayangkan, tapi penulis jadi ingin coba menu lain lain kali, jadi ada niat untuk kembali. Sekian review jujur ini~~!

Lokasi
지상1층 102호, 59 Bongeunsa-ro 30-gil, Gangnam-gu, Seoul, South Korea서울특별시 강남구 봉은사로30길 59 지상1층 102호








