Restoran unagi di Gangnam dengan matcha pudding: Unagiwa

Singkatnya

Unagiwa adalah restoran unagi di Gangnam, Seoul, untuk menikmati belut japónica lokal ala Nagoya. Kami menghabiskan Unadon, Ichi Unadon, dan matcha pudding dari acara ulasan. Putusannya: belut besar yang lembut dan pelengkapnya memuaskan.

Foto utama nasi belut Unagiwa

Info terverifikasi

Jam buka
Hari kerja 11:00–21:00
Waktu istirahat
15:00–17:00
Pesanan terakhir
20:00
Hari tutup rutin
Setiap Sabtu dan Minggu
Parkir
Tersedia valet parking
Lokasi
Sekitar 266 m dari Exit 7 Stasiun Yeoksam
Menu yang dipesan
Unadon dan Ichi Unadon
Tempat duduk
Meja untuk dua orang, kursi tunggu, dan tempat duduk grup

seperti ditulis pengunjung pada 10 September 2026

Foto utama nasi belut Unagiwa

Akhir-akhir ini aku terus ingin makan nasi belut, lalu menemukan tempat yang kelihatannya oke di dekat Stasiun Yeoksam, jadi langsung mampir. Yaitu Unagiwa! Lokasinya kurang dari 300 m dari Exit 7 Stasiun Yeoksam, jadi cukup dekat juga kalau jalan kaki.

Karena nasi belut termasuk makanan dengan kisaran harga lumayan, sekalian makan aku ingin ke tempat yang belutnya memang bagus. Katanya Unagiwa memakai 100% belut japónica lokal tanpa antibiotik, yang dibesarkan sendiri di peternakan langsung mereka di Ganghwado. Cara masaknya mengikuti gaya Nagoya Jepang yang terkenal dengan hitsumabushi, jadi aku penasaran. Belutnya lokal, cara masaknya Jepang! Nama tokonya pun, sesuai restoran belut, berasal dari bahasa Jepang unagi (うなぎ) yang berarti belut :)

Pintu masuk Unagiwa dan informasi belut

Suasana Unagiwa dekat Stasiun Yeoksam

Unagiwa ada di lantai dua gedung. (Tangga rasanya seperti 1,5 lantai?) Begitu masuk, langsung terasa, ah ini restoran spesialis belut!! Ada pola kisi-kisi bernuansa kayu, lampu besar bergaya Jepang, bahkan lukisan di satu sisi yang sepertinya melambangkan keberuntungan, jadi nuansa restoran lokal Jepang-nya terasa sekali. Di dinding tertulis besar うなぎ, yang memang bahasa Jepang untuk belut!

Suasana interior restoran spesialis belut bergaya Jepang
Dinding restoran dengan tulisan unagi

Keseluruhannya bernuansa kayu, hangat tetapi juga lebih rapi dan tertata dari yang kukira. Bukan suasana restoran yang terlalu kasual, jadi terlihat cocok bukan hanya untuk makan siang, tetapi juga kencan atau makan bersama orang tua. Katanya makan sendirian juga bisa.

Tempat duduk interior Unagiwa bernuansa kayu
Pemandangan restoran bernuansa kayu yang hangat

Memesan Unadon dan Ichi Unadon

Kami datang berdua, lalu memesan satu Unadon dan satu Ichi Unadon.

Menu Unadon dan Ichi Unadon yang dipesan
Foto menu nasi belut yang dipesan
Suasana restoran bernuansa kayu dan putih

Suasana tokonya bagus banget, kan!! Kombinasi kayu dan putihnya cantik~

Meja untuk dua orang dan kursi tunggu di Unagiwa

Ini suasana meja untuk dua orang :) Ada kursi tunggu juga~

Kami sudah memesan Unadon, lalu sambil ingin memakannya seperti ochazuke (nasi dengan teh hijau), kami berpikir air di botol itu ocha atau teh? Terus menuangkannya glug-glug~~ Jadilah orang yang cuma mencampur nasi dengan air~ hehe

Set hidangan Unadon
Nasi belut yang hendak dimakan seperti ochazuke

Ada hadiah matcha pudding dari acara ulasan struk, dan ini benar-benar menu yang layak dijual, lho!!! Kenapa tidak dijual sih ㅠ_ㅠ Aku ingin makan lebih banyak~ Unadon ~~dari tampilannya saja sudah lulus 🤎

Katanya Unagiwa memakai belut ukuran 3,5-mi hingga 4-mi dengan daging lembut. Di sini mi adalah satuan untuk menyatakan ukuran belut; misalnya 4-mi berarti kira-kira ada empat ekor dalam 1 kg. Belutnya japónica lokal, sedangkan saus dan cara panggangnya gaya Nagoya. Belut dipanggang dengan saus tare gaya Nagoya yang didatangkan dari Jepang. Pantas enak banget, benar-benar tidak perlu ke Jepang hahaha

Nasi belut dengan saus tare gaya Nagoya

Ichi Unadon belut utuh dan aneka pelengkap

Ichi Unadon memiliki belut besar dan panjang yang menutupi nasi sepenuhnya, jadi asyik sekali buat difoto. Mengilap sekali... Kalau ditambah sedikit daun bawang, sayuran daun perilla, nori (rumput laut), wasabi, dan lainnya, rasanya berubah lagi. Awalnya kami makan belut+nasi saja, lalu dari tengah mulai menambahkan macam-macam.

Sup, salad, dan gyeranjjim (telur kukus) juga disajikan, jadi satu setnya cukup melimpah dan rapi. Terutama gyeranjjim montok seperti puding itu, hah...💛 Komposisinya lebih enak daripada makan nasi belut saja. Yang paling penting, belutnya sendiri besar, jadi terasa benar-benar sudah makan belut.

Bagian luar belut dipanggang kecokelatan dan diberi saus tare yang manis gurih, jadi cocok sekali dimakan dengan nasi. Belutnya juga benar-benar lembut.

Set belut lembut dan pelengkap

Nasi belut kadang beberapa suap pertama sangat enak lalu makin ke belakang terasa agak enek, tetapi di sini aku suka karena pelengkap untuk dimakan bersama sangat beragam. Saus merah itu namanya apa ya,,,, ㅠㅠ Sausnya asam-manis dan unik!

Pelengkap saus merah asam-manis

Penutup beneran: matcha pudding 🍵

Setelah selesai makan, kami pun berpikir sekarang waktunya pulang~ lalu matcha pudding muncul. Ini menu yang diberikan setelah ikut acara ulasan. Jujur, karena dessert acara ulasan aku tidak berharap banyak, lho? Tapi... yang ini enak wkwk

Matcha pudding dari acara ulasan

Di atas puding putih ada matcha hijau pekat; perpaduan puding yang lembut-manis dengan rasa pahit khas matcha ternyata lebih enak dari dugaanku.

Puding lembut dengan taburan matcha

Setelah kenyang dengan nasi belut, dessert dingin dan lembut seperti ini terasa makin mudah masuk. Kalau suka matcha, aku rekomendasikan ikut acara ulasan dan mencobanya!

Dessert matcha pudding setelah makan

Ya ampun... datang untuk makan belut, malah menghabiskan matcha pudding juga sampai bersih wkwk. Bersih banget, kan!!?

Hidangan nasi belut yang dihabiskan sampai bersih

Nasi belut yang mantap di Stasiun Yeoksam

Secara keseluruhan, Unagiwa adalah tempat yang oke untuk didatangi saat ingin makan nasi belut yang benar-benar mantap di Stasiun Yeoksam. Ciri khasnya adalah penggunaan belut japónica lokal yang dipadukan dengan saus tare dan cara masak gaya Nagoya; yang paling penting, saat benar-benar disajikan ukuran belutnya besar, jadi memuaskan.

Satu set nasi belut dengan belut besar

Pelengkapnya juga beragam, jadi enak karena tidak perlu makan dengan rasa yang sama dari awal sampai akhir. Namun nasi belut sendiri bukan menu ringan, jadi kalau makannya sedikit sebaiknya pilih menu sambil melihat porsinya! Meski begitu, rekomendasi kalau suka belut. Dan... jangan lewatkan matcha pudding. Kenapa aku malah promosi dessert di restoran belut sih wkwk

Nasi belut dan dessert saat makan
Ruang makan Unagiwa

Ada tempat duduk grup juga; rasanya cocok untuk keluarga besar atau acara makan bersama rekan kerja!

Interior Unagiwa dengan tempat duduk grup

Unagiwa dengan suasana yang bagus banget ❤❤ Toiletnya juga bersih, dan dipisahkan untuk pria dan wanita, jadi sepertinya nyaman digunakan~~

  • Dekat Exit 7 Stasiun Yeoksam
  • Buka hari kerja, tutup rutin akhir pekan, waktu istirahat 15:00–17:00
  • Tersedia valet parking
  • Katanya menggunakan 100% belut japónica lokal tanpa antibiotik
  • Cara masak dan saus tare gaya Nagoya menjadi ciri khas
  • Rekomendasi Unadon dengan potongan belut & Ichi Unadon dengan belut utuh~
  • Pelengkap beragam, bisa dipadukan sesuai selera
  • Matcha pudding diberikan melalui acara ulasan
  • Direkomendasikan untuk makan siang, kencan, atau pertemuan di Stasiun Yeoksam

Restoran nasi belut dan matcha pudding yang ingin kudatangi lagi 🤎 Benar-benar, benar-benar x1000000 rekomendasi!

Foto penutup kunjungan ke Unagiwa

Lokasi

Unagiwa우나기와

71 Bongeunsa-ro 30-gil, Gangnam-gu, Seoul, South Korea서울특별시 강남구 봉은사로30길 71 2층

Buka di Google Maps

Tempat · Restoran