Chodaechang Dangsan Station: Galbisal Bakar & Teuk-yang Bikin Nagih
Singkatnya
Chodaechang Dangsan Station adalah restoran khusus makchang, daechang, dan teuk-yang bakar di lantai 2 Stasiun Dangsan, Yeongdeungpo, Seoul. Galbisal (daging iga sapi) garam bakar 2 porsi, teuk-yang (jeroan sapi premium) bakar 1 porsi, sampai mie kimchi seharga seribu won juga dicoba — daging sapinya segar tanpa bau amis, teuk-yang-nya kenyal tanpa eneg. Tempat duduk bersih dan meja luas, cocok banget buat hari-hari cari lauk soju.

Info terverifikasi
- Galbisal garam bakar
- ₩18.000 per porsi (pesan 2 porsi)
- Chodaechang teuk-yang bakar
- ₩21.000 per porsi
- Mie kimchi (kimchi noodle soup)
- ₩1.000
- Lokasi
- 223 Dangsan-ro, 2nd floor, Yeongdeungpo-gu, Seoul, South Korea
- Parkir
- Gratis di depan apotek belakang resto, tapi tempatnya terbatas — telepon dulu sebelum datang
- Lainnya
- Ada robot pelayan, peralatan makan dibungkus individual
seperti ditulis pengunjung pada 8 September 2026

Resto daging enak dekat Stasiun Dangsan Galbisal + teuk-yang bakar Chodaechang

Setelah sekian lama, akhirnya nemu lagi resto daging sapi yang beneran enak. Hari ini aku bawain review Chodaechang, resto daechang dan teuk-yang bakar di dekat Stasiun Dangsan.

Galbisal-nya enak dan teuk-yang-nya kenyal-kenyal gitu, cocok banget jadi teman minum soju. Yuk mulai reviewnya.

Mau minum sambil makan apa ya malam ini? Ya pastinya pilihan paling gampang: resto daging.


Suasana Chodaechang Dangsan Station di lantai 2, gimana sih?
Karena resto dagingnya nggak ada di lantai 1, aku sempat nggak sadar tempat ini rame banget pengunjungnya. Wah langsung kerasa firasat kalau ini resto favorit di Dangsan.

Aku sebenarnya lebih suka resto yang bersih dan nyaman daripada suasana warung lama yang berdesak-desakan. Ruang mejanya luas dan tempat duduknya nyaman, jadi puas banget. Peralatan makannya juga dibungkus satu-satu jadi kelihatan rapi.

Setelah pesan daging, lauk pendampingnya datang. Ada salad, salad jagung dengan remah roti, dan acar-acaran. Saus untuk cocolan dagingnya juga disediakan.

Pesan galbisal garam bakar 2 porsi + teuk-yang bakar 1 porsi
Karena termasuk resto daging favorit di Dangsan, restonya sibuk banget sampai robot pelayan kerja keras bolak-balik. Galbisal dan teuk-yang pesanan kami pun datang. Galbisal garam bakar dipesan 2 porsi @₩18.000, sementara teuk-yang bakar Chodaechang cuma dipesan 1 porsi @₩21.000.

Dagingnya kayaknya dibakarin sama staf, tapi ya... setengah-setengah juga. Awalnya dipasang di pemanggang, terus stafnya keliling ke meja-meja lain. Kalau lagi sibuk mungkin nggak sempat perhatian penuh, tapi tetap dijaga biar matangnya pas dan nggak gosong.
Coba lihat deh warna daging sapinya. Ini beneran nol koreksi warna lho.
Daging sapi di Chodaechang Dangsan Station ini, kelihatan merah dan menggugah selera kan? Aslinya juga sama sekali nggak bau dan kelihatan segar.


Hari ini juga, si pecinta soju dan si pecinta cola, tuang gelas masing-masing sesuai selera.

Ambil sepotong daging sapi yang matang pas, langsung toast, terus makan — rasanya bahagia banget.

Rasa galbisal garam bakar
Karena ini resto khusus makchang, daechang, teuk-yang bakar di Dangsan, daging sapinya juga segar dan enak. Kalian tahu kan, resto jeroan yang enak biasanya juga pakai daging yang segar.
Daging sapi kalau terlalu lama dimasak jadi alot, jadi mateng pas aja terus cocol saus minyak wijen atau saus bumbu yang disediakan, dinginkan sebentar sebelum dimakan — aroma gurih daging sapinya jadi kerasa enak banget.
Resto daging Chodaechang dekat Stasiun Dangsan ini, galbisal garam bakarnya sangat direkomendasikan.

Mie kimchi seribu won, jangan nasi putih, coba ini aja
Mie kimchi cuma seribu won, mana tahan nggak pesan? Langsung aku pesan.

Mie somyeon yang direndam kuah asam-manis dan segar ini, karena dingin jadi lebih kenyal dan enak.
Buat yang butuh karbo saat makan daging, hari ini jangan pesan nasi putih, coba mie kimchi ini deh haha. Hampir semua meja di resto ini pesan menu ini juga. Ternyata memang laris karena enak.

Penutup: teuk-yang bakar 1 porsi
Setelah habis galbisal dan ganti pemanggang sekali, kami tutup dengan pesan teuk-yang bakar juga. Teksturnya kenyal banget, enak deh.
Teuk-yang bakar di resto daging favorit Dangsan ini, cuma dilihat digunting pakai gunting aja udah kerasa kenyalnya. Beneran kenyal-kenyal gitu.

Berbeda dari gopchang atau daechang biasa, bagian teuk-yang ini sama sekali nggak eneg dan tekstur kenyalnya masih banyak tersisa — bagian premium kelas atas. Makin dikunyah makin gurih, pas banget buat penutup 1 porsi.

Ambil cabai cheongyang dari saus, taruh di atas teuk-yang bakar, terus makan — pedasnya nambah enak. Buat pecinta pedas, kombinasi ini wajib coba.
Parkir di Chodaechang Dangsan Station gimana?
Parkir di Chodaechang Dangsan, katanya di depan apotek belakang toko?? Bisa parkir gratis tapi tempatnya sempit, jadi sebelum datang harus telepon langsung ke staf untuk konfirmasi. Ada satu slot parkir tersisa sih waktu itu tapi susah dicari, jadi kami akhirnya pakai parkiran berbayar di sekitar situ.
Lokasi
223 Dangsan-ro, 2nd floor, Yeongdeungpo-gu, Seoul, South Korea서울특별시 영등포구 당산로 223 2층










