Ramen Eunpyeong Seoul: tsukune chashu dan kimchi — Oreno Ramen
Singkatnya
Oreno Ramen Eunpyeong adalah kedai ramen tori paitan (kaldu ayam kental) di Bulgwangcheon-gil, Eunpyeong-gu, Seoul. Penulis datang pukul 19.00 di hari kerja, memesan tori paitan dengan tambahan tsukune chashu (bakso ayam gaya chashu) dan telur setengah matang, lalu menyantapnya bersama kimchi dan acar buatan sendiri yang direkomendasikan staf. Mi, kuah, nasi, dan kimchi bisa diisi ulang gratis, dan kursi dachi (kursi bar menghadap dapur) yang banyak membuat Oreno Ramen Eunpyeong nyaman untuk makan sendirian.

Info terverifikasi
- Alamat
- 366 Bulgwangcheon-gil, Eunpyeong-gu, Seoul, Korea Selatan
- Jam operasional
- Buka setiap hari, 11.00–20.30
- Jam istirahat
- 14.30–17.00
- Pesanan terakhir
- 20.00
- Menu
- Tori paitan, kara paitan
- Tambahan lauk
- Tsukune chashu, telur setengah matang
- Minuman
- Highball, bir botol Kloud, cola (zero dan biasa)
- Isi ulang gratis
- Mi, kuah, nasi putih, kimchi
- Kursi
- Didominasi kursi dachi (bar) dan meja empat orang, kapasitas kursi dachi banyak
- Fasilitas
- Parkir tersedia, wifi, toilet (di luar restoran), bisa transfer bank
seperti ditulis pengunjung pada 6 September 2026
Hari ini aku mau memperkenalkan tori paitan terbaik dalam hidupku, Oreno Ramen Eunpyeong. Rasa Jepang yang benar-benar otentik. Bagi pecinta ramen, tempat ini sudah cukup terkenal — sudah ada cabang di Songpa, Lotte World Mall Jamsil, Insa, Gangnam, dan beberapa tempat lain di Seoul, jadi rasanya memang sudah terjamin.

Lokasi dan jam buka Oreno Ramen Eunpyeong
Oreno Ramen Eunpyeong berada di 366 Bulgwangcheon-gil, Eunpyeong-gu, Seoul, dekat Stasiun Saejeol. Buka setiap hari pukul 11:00–20:30, dengan jam istirahat 14:30–17:00, dan pesanan terakhir diterima pukul 20:00.
- Jam operasional: buka setiap hari 11:00–20:30
- Jam istirahat: 14:30–17:00
- Pesanan terakhir: 20:00
- Parkir tersedia, wifi, toilet (di luar)

Aku datang sekitar pukul 7 malam di hari kerja, tepat jam makan malam, jadi restorannya cukup ramai pengunjung.

Menu Oreno Ramen: tori paitan dan kara paitan
Oreno Ramen katanya menjadi ramen pertama di Korea yang masuk daftar Michelin. Menunya sederhana, hanya ada dua pilihan: tori paitan dan kara paitan. Sebagai tambahan, ada tsukune chashu dan telur setengah matang, sementara untuk minuman ada highball, bir botol Kloud, dan Coke (zero maupun biasa). Sempat mau pesan highball, tapi sayangnya di sini tidak pakai soda melainkan hanya tonic water!

Aku memesan tori paitan dengan tambahan tsukune chashu dan telur setengah matang, plus Coke zero (aku memang sangat menyukai telur setengah matang di ramen).

Kursi dachi mendominasi, nyaman untuk makan sendirian
Bagian dalam Oreno Ramen Eunpyeong didominasi kursi dachi (bar menghadap dapur) dan meja untuk empat orang. Karena banyak pengunjung, aku hanya memotret sisi dinding yang kosong. Kapasitas kursi dachi cukup banyak, jadi sepertinya nyaman untuk makan sendiri bahkan saat jam makan siang.

Kode toilet bisa dilihat di foto ya!

Wifi juga aku bagikan di sini! Tempat ini juga menerima transfer bank!!

Di meja ada laci sendiri berisi sumpit dan tisu, jadi tidak perlu berdiri untuk mengambilnya — praktis sekali.

Isi ulang gratis mi, kuah, nasi, dan kimchi
Kelebihan lain dari Oreno Ramen adalah mi, kuah, nasi, dan kimchi bisa diisi ulang gratis tanpa batas. Rasanya benar-benar bisa makan sampai kenyang dengan harga yang worth it.

Air yang disediakan bukan air putih biasa, melainkan air teh hijau, jadi nuansa Jepangnya makin terasa. Semua staf juga memakai masker, topi, dan celemek, jadi terlihat sangat memperhatikan kebersihan! (Dan mereka super ramah… huhu)

Minumannya berukuran kaleng kecil, jadi perlu diperhatikan. Disajikan bersama gelas berisi es. Karena duduk di kursi dachi, aku bisa melihat langsung proses pembuatan menunya — seru!

Bagaimana rasa tori paitan di Oreno Ramen Eunpyeong?
Tori paitan-ku akhirnya datang! Tsukune chashu-nya disajikan langsung di dalam mangkuk ramen. Kuah putih pekat inilah daya tarik utama tori paitan. Tampilannya terlihat sederhana, tapi rasanya sangat kental dan gurih pekat.

Kenapa kimchi di Oreno Ramen wajib diambil?
Setelah duduk, staf akan bertanya apakah mau diberi kimchi — jawab saja iya, wajib! Karena kuahnya bisa terasa agak berminyak setelah beberapa suap, sepotong kimchi ini langsung menyegarkan lidah.

Aku juga minta tambahan ketumbar (gosu).

Telur setengah matang dan tsukune chashu, layak ditambah?
Tingkat kematangan telurnya pas sekali. Kuning telur bagian dalamnya kenyal dan matang sempurna, jadi mudah ditelan begitu saja! Bumbunya juga cukup meresap sehingga tidak bikin eneg sama sekali.

Tsukune chashu teksturnya mirip isian mandu, tapi versi yang jauh lebih premium. Aroma dagingnya kuat dan terasa dibuat dari bahan segar, jadi rasanya sehat tapi tetap memuaskan. Ada tiga potong dan ukurannya cukup besar, jadi worth it banget!

Selain itu ada dada ayam sebagai bahan dasar yang ternyata sangat lembut dan enak. Porsinya terasa banyak (padahal aku termasuk yang makannya banyak), tapi karena mi kenyal dan kuahnya kental gurih, tanganku tetap terus meraih sumpit meski sudah kenyang.
Kuahnya memang terlihat berminyak, tapi justru itu yang membuatnya sangat gurih dan enak sekali huhu. Kalau kamu benar-benar suka ramen, ini wajib dicoba. Rasanya sama enaknya dengan tori paitan yang pernah aku makan langsung di Jepang.

Ada juga acar buatan sendiri di sini, rasanya juga enak banget, jangan lupa dicoba sebagai pendamping!
Oreno Ramen Eunpyeong, worth it untuk datang lagi?
Setelah mengunjungi 'Oreno Ramen' Eunpyeong, salah satu tempat makan enak di Eunpyeong-gu dan restoran ramen favorit di Seoul, aku sangat merekomendasikannya — sebagai orang yang susah memilih, aku suka menunya yang simpel, dan keramahan staf serta rasanya selalu memuaskan setiap kali makan di sini!
Lokasi
366 Bulgwangcheon-gil, Eunpyeong-gu, Seoul, South Korea서울특별시 은평구 불광천길 366










