Makan Sendiri di Dekat Taereung, Seoul: Tsukemen Torikokoro Gongneung
Singkatnya
Torikokoro Gongneung Direct Store adalah restoran tsukemen di basement sebuah gorong di antara Stasiun Gongneung dan Stasiun Taereung Ipgu, Nowon, Seoul. Kunjungan pagi akhir pekan bersama ibu mencicipi tsukemen dengan tambahan chashu paha ayam serta niboshi shoyu ramen, dan karena semua kursi berupa 12 kursi konter, makan sendiri maupun bareng keluarga sama-sama nyaman. Panduan cara makan tsukemen yang tersedia di meja membuat tempat ini ramah untuk yang baru pertama kali mencoba.

Info terverifikasi
- Alamat
- 10 Gongneung-ro 35-gil, basement floor, Nowon-gu, Seoul
- Lokasi
- 778m dari Stasiun Gongneung Pintu Keluar 2, di tengah antara Stasiun Gongneung dan Stasiun Taereung Ipgu
- Jam operasional
- 11:00 - 21:30
- Jam istirahat
- 15:15 - 17:00
- Order terakhir
- 14:45 / 21:00
- Menu
- 4 pilihan: tsukemen, karai miso tsukemen, mazesoba, shoyu ramen
- Kursi
- Semua kursi konter, sekitar 12 kursi
- Cara pesan
- Bayar dulu di kiosk, lalu diarahkan staf ke tempat duduk
- Nasi
- Tidak tercantum di menu, tapi tersedia jika diminta
seperti ditulis pengunjung pada 8 September 2026
Lokasi dan jam operasional Torikokoro Gongneung Direct Store
- 10 Gongneung-ro 35-gil, basement floor, Nowon-gu, Seoul
- 778m dari Stasiun Gongneung Pintu Keluar 2
- 11:00 - 21:30
- Jam istirahat 15:15 - 17:00
- Order terakhir 14:45 / 21:00
Letaknya persis di tengah antara Stasiun Gongneung dan Stasiun Taereung Ipgu, dan aku ke sini bareng ibu untuk makan siang lebih awal di pagi akhir pekan.

Kali ini aku mengunjungi Torikokoro Gongneung Direct Store di Gongneung-dong, Nowon-gu. Tempat ini terkenal dengan tsukemen-nya, dan karena semua kursinya berupa konter, suasananya lumayan nyaman juga buat yang datang sendiri. Kalau kalian sedang cari tempat makan enak dekat Taereung Ipgu atau tempat makan sendiri, boleh banget dicatat :)

Masuk sedikit ke dalam gang, tokonya langsung kelihatan


Menu cuma 4 pilihan, bayar dulu di kiosk baru diarahkan ke kursi
Menunya lebih simpel dari yang kubayangkan. Cuma ada 4: tsukemen, karai miso tsukemen (tsukemen miso pedas), mazesoba (mi tanpa kuah campur saus), dan shoyu ramen (ramen kuah kecap asin), jadi nggak perlu lama-lama mikir di depan daftar menu. Karena tokonya di basement, harus turun tangga, jadi buat yang bawa banyak barang hati-hati saat turun ya!

Di pintu masuk sudah ada mesin CatchTable. Setiap lihat mesin ini rasanya jadi merasa 'wah ini pasti restoran enak' gitu, nggak sih?

Di sini juga sistemnya bukan langsung duduk begitu masuk, tapi pesan dan bayar dulu di kiosk, baru diarahkan ke kursi oleh staf!
Begini pesanan kami hehe


Suasana 12 kursi konter yang enak buat makan sendiri
Semua kursi berupa konter, kira-kira muat 12 orang. Begitu kami duduk, langsung ada yang antre. Untung datang tepat waktu buka hehe.. Tapi karena perputaran mejanya cepat, kayaknya walau antre nggak akan lama nunggunya

Di bagian belakang juga disediakan gantungan baju dan apron~~


Panduan cara makan tsukemen
Sebelum makanan datang, aku sempat cek event review dan baca panduan cara makan tsukemen. Katanya tsukemen itu mi Jepang di mana kita cicip satu helai mi dulu, baru dicelup ke kuah. Aku sendiri nggak sering makan tsukemen, jadi seneng banget ada panduan cara makannya :)

Di meja tersusun rapi gelas air, cuka rumput laut, dan lada bubuk

Dispenser air juga ada tepat di depan meja, jadi nggak perlu bolak-balik ambil minum

Secara keseluruhan meja dan dapurnya juga terlihat bersih!

Sambil lihat-lihat dapur, paha ayam segar seolah menyapaku (˶˃ ᵕ ˂˶) sebentar lagi kumakan ya
Lalu ayam yang jadi topping pesanan dibakar sebentar pakai torch, dan lihat langsung dibakar di depan mata bikin makin kelihatan enak dan makin bikin nggak sabar kan?

Bagaimana rasa kuah niboshi shoyu ramen
Yang datang duluan adalah niboshi shoyu ramen milik ibu. Kuahnya berbasis niboshi, ikan teri kering, dan tegukan pertama terasa agak asin. Tapi makin lama makan, umami-nya makin terasa naik. Kuahnya juga nggak terlalu berminyak jadi sendoknya terus jalan tanpa terasa berat. Aku sendiri biasanya nggak sering habiskan kuah ramen, tapi kali ini kuahnya ikut kuhabiskan
Minya juga lebih banyak dari dugaanku dan teksturnya kenyal, jadi suka. Nasi memang nggak tertulis di menu, tapi katanya kalau diminta bisa disediakan. Buat yang suka campur nasi ke kuah, bisa jadi info penting!

Tsukemen, coba celup ke garam dulu
Lalu tsukemen yang ditunggu-tunggu pun datang. Dari tampilannya saja sudah menggoda kan? Karena mi dan sausnya terpisah, rasanya beda dari ramen biasa hehe

Awalnya aku coba celup mi ke garam ini, dan menurutku pribadi ini enak banget, cuma dicelup garam saja rasa asli minya sudah kerasa jelas

Setelah itu baru dicelup ke saus, dan menurutku pribadi paling pas kalau cuma sekitar 2/3 bagian mi yang dicelup ke saus. Kalau terlalu dalam, rasanya bisa jadi terlalu kuat, jadi dengan porsi segitu rasa mi dan saus jadi pas berpadu

Wajib tambah chashu paha ayam
Ayam yang jadi topping juga teksturnya benar-benar empuk. Apalagi chashu paha ayam yang kutambah, buat yang suka paha ayam wajib tambah!
Akhirnya habis semua... Entah kenapa aku selalu sisain satu helai mi, satu suap terakhir di mana pun makan, apa cuma aku yang begitu? Semacam sisa nurani kecil gitu... tapi ibu bilang jangan aneh-aneh, jadi akhirnya kuhabiskan semua

Kesimpulan
Karena letaknya di antara Stasiun Gongneung dan Stasiun Taereung Ipgu, dari stasiun manapun tetap harus jalan sedikit, tapi setelah datang langsung, tempat tsukemen ini memang layak disambangi. Apalagi karena semua kursi konter, cocok buat makan sendiri dengan tenang, juga nyaman buat datang bareng keluarga seperti kami. Selain tsukemen, niboshi shoyu ramen-nya juga enak, jadi buat yang cari ramen di Gongneung-dong boleh banget mampir :) Lain kali aku mau coba karai miso tsukemen atau mazesoba juga! Wkwk
Lokasi
10 Gongneung-ro 35-gil, basement floor, Nowon-gu, Seoul, South Korea서울특별시 노원구 공릉로35길 10 지층 토리코코로 공릉직영점





