Jjamppong Hot Plate Pedas Level 3 di Songjeong, Busan - Songjeong Dol
Singkatnya
Songjeong Dol Jjamppong adalah restoran Cina di dekat Pantai Songjeong, Haeundae, Busan, yang menyajikan jjamppong (mi pedas kuah seafood ala Tionghoa-Korea) yang mendidih di atas piring batu panas. Pesan jjamppong pedas level 3 dengan tambahan cumi, ditambah mapa tofu rice dan mini tangsuyuk, kuahnya tetap panas sampai habis dan makin kental serta gurih, bahkan nasi gosong (nurungji) di dasar piring pun ikut dikeruk habis. Cocok banget buat makan pedas hangat setelah jalan-jalan di pantai.

Info terverifikasi
- Alamat
- 67 Songjeonggwanggolro, Haeundae-gu, Busan, South Korea (1F)
- Jam operasional
- Setiap hari 11:00–21:00
- Jam istirahat
- 15:30–17:00
- Pesanan terakhir
- 20:00
- Parkir
- Tersedia
- Pesanan
- Dol Jjamppong (pedas level 3, tambah cumi), mapa tofu rice, mini tangsuyuk
- Lauk dasar
- Lobak acar, bawang bombay, saus kacang hitam
- Pencuci mulut
- Minuman yogurt
seperti ditulis pengunjung pada 8 September 2026
🍜Songjeong Dol Jjamppong Jjamppong spesial yang mendidih di atas piring batu (mapa tofu rice rasa mala-nya juara!)

Songjeong Dol Jjamppong, restoran enak dekat Pantai Songjeong Haeundae, jjamppong spesial yang mendidih di atas piring batu 🍜

Lokasi dan jam operasional Songjeong Dol Jjamppong
- Alamat: 67 Songjeonggwanggolro, Haeundae-gu, Busan, South Korea (1F)
- Jam operasional: Setiap hari 11:00–21:00
- Jam istirahat: 15:30–17:00
- Pesanan terakhir: 20:00
- Parkir: Tersedia

Setelah main ke Pantai Songjeong di Haeundae, aku pengen lihat laut sekalian makan enak, jadi mampir ke Songjeong Dol Jjamppong yang lokasinya dekat situ. Songjeong ini tempat favoritku karena lautnya cantik dan enak buat jalan-jalan, tapi kali ini aku pengen makan sesuatu yang beda dari biasanya. Terus aku dengar ada jjamppong yang dimasak mendidih di atas piring batu, jadi penasaran dan langsung meluncur ke Songjeong Dol Jjamppong.

Kesimpulannya duluan aja deh: tempat ini seru banget, enak dimakan sekaligus seru dilihat. 🍜 Jjamppong yang dihidangkan mendidih di piring batu, gimana nggak penasaran!

Alasan cocok mampir sebelum atau sesudah jalan-jalan di Pantai Songjeong
Kalau makan di dekat Pantai Songjeong, pasti nyari tempat makan enak buat dikunjungi sebelum atau sesudah lihat laut kan. Songjeong Dol Jjamppong lumayan dekat dengan Pantai Songjeong, jadi pas banget buat mampir sebelum atau sesudah jalan-jalan di pantai. Apalagi setelah kena angin laut, biasanya jadi kepengen makanan hangat dan pedas, dan hari itu aku lagi pengen banget menu seperti itu. 🌶️🌶️🌶️🌶️ Jadi langsung aku pesan yang pedas level 3.

Lauk dasar restoran Cina keluar: lobak acar (danmuji), bawang bombay, dan saus kacang hitam (chunjang)!
Jjamppong yang mendidih di atas piring batu
Begitu makanan datang, hal pertama yang menarik perhatian jelas piring batunya. Kuah jjamppong yang mendidih di atas piring batu panas ini benar-benar mengesankan. Suara mendidihnya terdengar bersamaan dengan uap yang naik, dilihat aja sudah terasa pedas dan hangatnya.

Beda dengan jjamppong biasa yang disajikan di mangkuk, menu ini disajikan di piring batu, jadi dari awal pesan saja sudah bikin penasaran. Wah! Belum sampai lima menit, jjamppong yang mendidih di piring batu sudah datang. Aduh, kuahnya sayang banget kalau dibiarkan~


Penuh dengan seafood, ada tauge, udang, dan kerang hijau! Cumi aku pesan tambahan, dan tekstur cuminya kenyal serta segar! Kalau jjamppong biasa terasa harus langsung dimakan begitu datang, jjamppong piring batu ini tetap mendidih di meja, jadi enaknya bisa dinikmati hangat sampai suapan terakhir. Yang paling penting, tampilannya langsung menarik perhatian sejak pertama disajikan, jadi nggak mungkin nggak difoto. 📸


Rasa kuah dan bahan-bahannya
Untuk jjamppong, kuah memang jadi kunci utama. Kuahnya pedas tapi terasa dalam dan kaya, dan karena terus mendidih hangat, rasanya tetap terjaga meski waktu berlalu. Malah makin kental jadinya rasanya makin dalam. Mantap.


Sambil makan pun suara mendidihnya terus terdengar, jadi rasanya jadi lebih enak dari biasanya. 😊 Makan mi bareng bahan-bahannya bikin teksturnya beragam, dan satu mangkuk saja sudah cukup mengenyangkan. Yang paling aku suka, berkat panas dari piring batu, kuahnya tidak dingin dan tetap hangat sampai akhir. Awalnya harus pelan-pelan makan karena panas, tapi justru itu bikin makin fokus menikmati makanannya. Sayuran di dalam jjamppong piring batu ini juga tidak dimasak sampai lembek, jadi masih terasa renyah, dan itu poin plus banget.

Nurungji tersembunyi di bawah piring batu
Daya tarik terbesar Songjeong Dol Jjamppong bukan cuma jjamppong yang enak, tapi setelah menikmati jjamppong, ternyata ada nurungji (kerak nasi) yang bersembunyi di bawahnya! Dikeruk pelan-pelan dengan sendok, keluar nasi kerak yang gurih, jadi bisa sekalian menikmati nasi jjamppong juga, enak banget.


Mapa tofu rice beraroma mala dan mini tangsuyuk
Mapa tofu memang wajib ada di restoran Cina! Ada sedikit aroma mala yang bikin makin enak. Karena porsi dol jjamppong-nya banyak dan ada aroma bakarnya jadi terus keceplos disendok, akhirnya mapa tofu rice-nya dibungkus, dan ternyata dimakan besoknya pun tetap enak!


Tangsuyuk luarnya renyah, dagingnya empuk, dan meski disebut mini tangsuyuk, porsinya ternyata banyak, mantap! Buat berdua, porsinya benar-benar melimpah dan bikin kenyang!

Sebagai pencuci mulut ada minuman yogurt juga. Sentuhan yang keren banget!
Restoran enak buat dikunjungi setelah main ke Pantai Songjeong
Kalau setelah habiskan waktu di pantai lalu kepikiran makanan pedas dan hangat, coba deh mampir ke Songjeong Dol Jjamppong. Lihat lautnya Songjeong sekalian nikmati jjamppong piring batu yang enak, rasanya bisa jadi rencana satu hari yang lengkap. 🌊🍜
Lokasi
67 Songjeonggwanggolro, Haeundae-gu, Busan, South Korea (1F)부산광역시 해운대구 송정광어골로 67 1층








