Restoran Samgyeopsal Yangju Ogjeong, Parkir Gampang di Mat Chandeul

Singkatnya

Mat Chandeul Wang Sogeum Gui Yangju Branch adalah restoran daging babi aging yang terletak di kawasan ramai Ogjeong, Yangju, Gyeonggi. Samgyeopsal yang diaging selama 336 jam ini dipanggangkan langsung oleh staf, hasilnya garing di luar dan juicy di dalam tanpa bau amis, ditambah banchan (lauk pendamping) dan doenjang jjigae (sup pasta kedelai) yang cocok dengan dagingnya. Fasilitas parkir yang memadai membuat kunjungan dengan mobil jadi lebih nyaman.

Tampilan luar Mat Chandeul Wang Sogeum Gui Yangju Branch di Ogjeong, Yangju

Info terverifikasi

Lokasi
74 Ogjeongdong-ro 7da-gil, Yangju, Gyeonggi (jalan utama Ogjeong)
Menu yang dipesan
Samgyeopsal, doenjang jjigae
Menu daging
Samgyeopsal, mokssal (kolar babi), ogyeopsal (lima lapis), hangjeongsal (pipi babi), gabrisal, dan potongan daging babi aging lainnya
Proses aging
Daging babi lokal, diaging dingin lebih dari 336 jam (14 hari)
Paket makan siang
12.00–17.00, nasi batu untuk 2 orang + doenjang jjigae ₩10.000 dengan pemesanan daging
Kapasitas kursi
Hampir 100 kursi
Parkir
Tersedia area parkir

seperti ditulis pengunjung pada 7 September 2026

Hari ini aku mau posting review kunjunganku ke Mat Chandeul Wang Sogeum Gui Yangju Branch, yang sudah terkenal sebagai restoran samgyeopsal enak di Ogjeong, Yangju.

Restoran daging di jalan utama Ogjeong dengan parkir gampang

Mat Chandeul Wang Sogeum Gui Yangju Branch berlokasi di 74 Ogjeongdong-ro 7da-gil, Yangju, Gyeonggi, tepat di kawasan ramai Ogjeong~!

Di daerah ini sebenarnya lumayan susah cari parkir, kadang tempat parkirnya juga penuh, tapi di sini fasilitas parkirnya bagus jadi enak banget kalau bawa mobil!! Nggak stress soal parkir waktu mau makan daging itu penting banget lho hehe

Tampilan luar Mat Chandeul Wang Sogeum Gui Yangju Branch di Ogjeong, Yangju
Pemandangan depan pintu masuk Mat Chandeul Wang Sogeum Gui Yangju Branch

Dari tampilan luarnya aja udah kerasa aura restoran enak hehe. Masuk ke dalam, ternyata tempatnya lebih luas dan bersih dari yang kubayangkan. Restoran daging biasanya agak pengap karena asap dan bau, tapi di sini sirkulasi udaranya bagus jadi asapnya nggak terlalu banyak, dan suasananya nyaman secara keseluruhan.

Ruang interior restoran daging yang luas dan bersih

Jarak antar mejanya juga cukup lega jadi bisa makan santai tanpa khawatir kedengaran meja sebelah.

Meja dengan jarak yang lega
Meja dan pemanggang di restoran daging

Menu simpel, fokus pada daging babi aging

Lihat menunya, pilihan dagingnya cukup simpel tapi ada berbagai potongan daging babi aging, mulai dari samgyeopsal, mokssal, sampai ogyeopsal, hangjeongsal, gabrisal. Aku sendiri pesan samgyeopsal.

Menu daging babi aging
Daftar menu samgyeopsal dan mokssal
Daftar menu hangjeongsal, gabrisal, dan potongan lainnya

Aging 336 jam, 14 hari

Ciri khas terbesar Mat Chandeul tentu saja daging agingnya. Daging babi lokal diaging dingin lebih dari 336 jam, alias 14 hari, jadi kerasa banget kesungguhannya dalam mengolah daging~! Aku juga suka karena pakai daging babi lokal segar hehe.

Selain itu di sini juga jual nasi batu panas dan mukeunji ttukbaegi (sup kimchi tua). Kayaknya enak banget kalau dimakan bareng daging, next time wajib coba juga!!

Daftar menu nasi batu dan mukeunji ttukbaegi

Bagaimana dengan banchan-nya?

Banchan (lauk pendamping) yang disajikan juga cocok banget sama dagingnya. Bukan yang jenisnya terlalu banyak dan berlebihan, tapi pas untuk melengkapi rasa daging tanpa mengganggu. Yang paling enak itu mukeunji dan acar gochujang!, terus myeongran (telur pollock pedas) dan myeongi namul (daun bawang gunung), yang lain juga enak semua! Ternyata banchan di sini juga pakai acar buatan sendiri, dan garam laut yang dibuat dari 20-an bahan yang digiling sendiri...?!

Satu set banchan pendamping daging
Piring mukeunji dan myeongi namul

Samgyeopsal yang dipanggang langsung oleh staf

Akhirnya samgyeopsal-nya datang! Dari kondisi dagingnya aja udah kelihatan mengkilap banget. Ditambah lagi dipanggangkan langsung oleh staf, jadi enak banget. Nggak perlu takut tangan kena minyak, dan matangnya pas jadi tinggal makan aja hehe. Beratnya juga langsung disebutkan jadi bisa percaya!

Samgyeopsal aging dipanggang di atas pemanggang
Proses samgyeopsal dipanggang oleh staf

Samgyeopsal yang matang sempurna ini bener-bener garing di luar dan juicy di dalam~!!! Kaldunya banyak, teksturnya lembut tapi tetap kenyal, enak banget.ㅎㅎㅎㅎ

Yang paling bikin puas, sama sekali nggak ada bau amis khas daging babi. Pantas aja jadi terkenal sebagai restoran samgyeopsal enak di Ogjeong.

Sepotong samgyeopsal yang garing di luar juicy di dalam
Close-up samgyeopsal yang matang keemasan

Doenjang jjigae-nya juga isinya banyak dan enak hehe

Doenjang jjigae dengan isian yang banyak
Set makan samgyeopsal bersama doenjang jjigae

Staf-nya juga sangat ramah. Selain memanggangkan daging langsung, mereka juga kasih tahu cara makan banchan yang enak, jadi meskipun baru pertama kali datang tetap bisa makan dengan nyaman hehe.

Papan informasi paket makan siang di restoran

Paket makan siang dan cocok untuk rombongan

Sebagai info, ada juga paket makan siang dari jam 12 sampai jam 5 sore. Kalau pesan daging, dapat nasi batu untuk 2 orang plus doenjang jjigae hanya 10.000 won, worth it banget kan? hehe. Buat yang mau datang jam makan siang, patut dicoba!

Kursi di restoran ini juga hampir 100, jadi kelihatannya cocok juga buat acara kumpul besar, acara kantor, atau makan bareng keluarga.

Area duduk luas dengan kapasitas hampir 100 kursi
Pemandangan ruang restoran yang cocok untuk acara kumpul rombongan

Kalau lagi cari restoran daging yang bersih dan parkirnya gampang di Ogjeong, Yangju, aku rekomendasikan Mat Chandeul Wang Sogeum Gui Yangju Branch buat merasakan samgyeopsal aging yang beneran enak!

Lokasi

Mat Chandeul Wang Sogeum Gui Yangju Branch맛찬들왕소금구이 양주점

74 Ogjeongdong-ro 7da-gil, Units 108, 109, 110, 111, Yangju-si, Gyeonggi-do, South Korea경기도 양주시 옥정동로7다길 74 108호, 109호, 110호, 111호

Buka di Google Maps

Tempat · Restoran