Restoran sashimi di Seongnam dengan label ikan: Haeseon
Singkatnya
Haeseon adalah restoran sashimi di dekat Stasiun Sunae, Seongnam, yang menyajikan kursus hoe matang. Tiga anggota keluarga menikmati kursus 40,000 won per orang, dari meongge hingga maeuntang. Kursusnya benar-benar lengkap dan memuaskan.

Info terverifikasi
- Alamat
- 112, 11 Sunae-ro 46beon-gil, Bundang-gu, Seongnam, Gyeonggi-do, South Korea
- Jam buka
- Senin–Sabtu 16:00–23:00; tutup setiap Minggu
- Parkir
- Parkir tersedia di gedung restoran; gratis 2 jam pada hari kerja dan 3 jam pada akhir pekan, lalu ₩2,000 per 30 menit
- Menu
- Kursus sashimi matang: ₩40,000 per orang
- Tempat duduk
- 5 meja di lantai satu, 3 meja di lantai dua
- Pembayaran
- Menerima Seongnam Love Gift Certificates
seperti ditulis pengunjung pada 9 September 2026

Saya lebih suka hoe matang daripada hoe ikan hidup karena teksturnya yang khas kenyal dan rasa umaminya. Haeseon yang kali ini saya datangi adalah tempat yang khusus menyajikan hoe matang di dekat Stasiun Sunae.

Lokasi dan parkir Haeseon dekat Stasiun Sunae
Haeseon berada di pusat pertokoan besar bernama Daedeok Plaza dekat Stasiun Sunae, jadi mudah ditemukan.

Kalau pergi ke restoran sashimi lalu akuariumnya kotor, saya jadi agak risih dan malas makan. Padahal Haeseon bukan tempat yang baru buka, tetapi akuariumnya bersih sekali sampai mengilap, jadi kesan pertama saya langsung bagus.

Tempat duduk di restoran dua lantai
Strukturnya terdiri dari lantai satu dan dua. Ada lima meja di lantai satu, serta tiga meja di lantai dua.

Pencahayaannya terang dan meja-mejanya tertata rapi. Kami memilih duduk di lantai dua. Semua tamu lain duduk di lantai satu, jadi kami bisa menikmatinya dengan privat.

Isi kursus hoe matang 40,000 won per orang
Haeseon hanya punya satu menu. Kursus hoe matang 40,000 won per orang. Tinggal bilang jumlah orangnya, nanti mereka siapkan sendiri. Setelah melihat susunan kursusnya, ternyata cukup lengkap.
- Meongge (ascidia laut)
- Modeum hoe (sashimi campur: gwangeo, chamdom, ureok)
- Meori gui (kepala ikan panggang)
- Sannakji yukhoe tangtangi (gurita hidup cincang dan tartar daging sapi)
- Corn cheese cheolpan gui (jagung keju panggang di pelat besi)
- Gorengan & ttukbaegi maeuntang (sup ikan pedas dalam mangkuk tanah liat)

Kursus hoe matang yang disantap tiga anggota keluarga
Keluarga kami berjumlah tiga orang, jadi kami memesan kursus untuk tiga orang. Tak lama kemudian datang sup miso hangat dan bubur daging sapi sayuran.

Lalu keluar juga meongge yang segar, sama sekali tanpa bau amis. Aroma lautnya yang wangi benar-benar membangkitkan selera.

Modeum hoe dengan gwangeo dua lapis
Tokoh utama hari ini, modeum hoe! Wah, porsinya melimpah. Ada delapan sajian, dan gwangeo-nya bahkan dua lapis, hahaha.

Coba lihat dulu warna hoe matang yang kenyal ini~~ Dari tampilan dan porsinya saja sudah lulus! Katanya sashiminya dibersihkan dan dimatangkan pada hari yang sama; umaminya enak, dengan cita rasa yang makin terasa setiap dikunyah.

Label nama yang dipasang untuk setiap ikan
Kalau memesan modeum hoe, biasanya saat staf membawanya saya bertanya, yang mana ikan apa?


Tapi biasanya saya cuma ingat saat baru dengar, lalu lupa ketika makan. Di sini, setiap ikan diberi label nama di kedua sisi. Benar-benar perhatian yang bagus! Karena namanya tertulis, setiap makan sepotong saya bisa bilang, “Oh, ini chamdom~,” dan jadi tahu selera masing-masing juga.

Corn cheese memang enak sekali kalau sesekali disendok di sela makan hoe, hehe.

Memang ikan itu paling enak bagian kepalanya. Meori gui ini dagingnya lebih banyak daripada yang terlihat. Anak-anak benar-benar tahu mana yang enak, jadi Banguli lahap sekali.

Yukhoe nakkji tangtangi yang membuat harganya terasa sepadan
Alasan terbesar mengapa 40,000 won ini terasa sangat sepadan adalah yukhoe nakkji tangtangi.

Kami suka, jadi kadang membelinya untuk dimakan, dan satu porsi saja sudah cukup mahal. Jadi, masuk dalam kursus ini membuat saya berpikir nilai harganya luar biasa! Yukhoe nakkji tangtangi ini juga pas sekali sebagai pendamping minum. Ada kentang goreng dan udang goreng kelapa yang baru saja digoreng. Untuk anak-anak yang tidak bisa makan maeuntang, ini cocok sekali sebagai penutup.

Saya dan ayahnya Banguli menutup makan dengan masing-masing segelas soju, ditemani kuah pedas-segar berisi tauge dan kepala ikan.

Kursus hoe matang Haeseon ini membuat kata “sepadan” keluar begitu saja untuk harga 40,000 won. Karena dekat Stasiun Sunae, tempat ini juga bagus untuk makan bersama rekan kerja maupun pertemuan keluarga bersama orang tua.
Lokasi
112, 11 Sunae-ro 46beon-gil, Bundang-gu, Seongnam, Gyeonggi-do, South Korea경기도 성남시 분당구 수내로46번길 11 112호










