Restoran BBQ Korea di Bucheon untuk makan bersama: Cham Dwaejitgan
Singkatnya
Cham Dwaejitgan Bucheon Sinjung-dong Branch adalah restoran daging babi panggang di dekat Stasiun Sinjung-dong, Bucheon. Dengan 120 kursi dan layanan pemanggangan awal oleh staf, kami menyantap samgyeopsal hingga nasi goreng dengan nyaman. Pilihan mantap untuk makan bersama sambil mengobrol.

Info terverifikasi
- Kursi
- 120 kursi
- Daging babi
- Daging babi hitam Jirisan dan babi Korea kelas 1, menurut restoran
- Layanan
- Layanan pemanggangan awal
- Jam buka dan parkir
- Cek di Naver Map
seperti ditulis pengunjung pada 10 September 2026
Mencoba samgyeopsal yang dipanggang awal di Sinjung-dong, Bucheon
Langsung ke kesimpulan: daging di sini benar-benar mantap.
Samgyeopsal (perut babi) yang mendesis matang di atas panggangan, cuma melihat fotonya saja sudah bikin ngiler, kan? Cham Dwaejitgan yang terkenal sebagai tempat samgyeopsal enak di Sinjung-dong, Bucheon, memakai pengasapan sekam padi dan daging babi hitam Jirisan, jadi saya pun memantapkan hati untuk datang. Stafnya dengan sigap memanggang awal dagingnya, jadi dari awal sudah nyaman.

Alasan saya menunjukkan nasi goreng terakhir lebih dulu
Wah, ada alasan saya menunjukkan nasi goreng ini lebih dulu. Saat kimchi dan potongan sisa daging ikut ditumis, rasa gurihnya langsung naik. Inilah pemeran utama tersembunyi hari ini yang kami keruk sampai habis di akhir.

Samgyeopsal matang renyah di luar, lembut di dalam
Ini samgyeopsal yang matang renyah di luar, lembut di dalam. Begitu ditemani tauge dan kimchi, rasa eneknya langsung teratasi. Rasanya memang layak masuk jajaran atas samgyeopsal di Sinjung-dong, Bucheon.

Satu suapan dalam ssam daun perilla
Saya menaruh daging, bawang putih, dan namul (sayuran berbumbu) di atas daun perilla untuk ssam (bungkusan daun). Begitu masuk mulut, sari dagingnya meletup dan aromanya langsung menyebar. Satu suapan ssam rasanya bisa menghabiskan semangkuk nasi dengan mudah.

Dari daging mentah sampai pendampingnya
Samgyeopsal, moksal (leher babi), sampai hangjeongsal (daging leher babi berlemak) tersaji tebal-tebal. Daging mentah berwarna merah muda cerah, kentang, dan cabai Cheongyang tertata rapi. Di jamurnya bahkan ada cap logo Cham Dwaejitgan, seru juga dilihat.

Di satu sisi panggangan, kami meletakkan kimchi, tauge, dan minari (seledri air Korea) untuk dipanggang. Saat kimchi menyerap lemak lalu perlahan matang, rasa manisnya keluar. Bersama tauge yang renyah, beberapa potong daging lagi pasti masuk.

Bar lauk mandiri, ambil secukupnya
Pilihan ssamchae (sayuran untuk membungkus), namul, musaengchae (salad lobak), sampai kimchi sangat beragam. Karena bisa mengambil sendiri sebanyak yang diperlukan, perputarannya juga cepat dan praktis. Di antara restoran samgyeopsal Bucheon, susunan lauknya terasa termasuk yang terbaik.

Ekspektasi dari ruang pematangan dan hall yang luas
Di bagian dalam restoran ada ruang pematangan dengan tulisan “daging sedang dimatangkan”. Daging-daging itu seolah tertidur berderet di bawah pencahayaan lembut. Hanya melihatnya saja membuat saya menantikan kualitas daging hari itu.

Dari dekat, ruang itu penuh dengan daging yang dimatangkan rapi mengikuti seratnya. Saya jadi paham mengapa rasanya ringan tanpa bau amis. Pematangan seperti ini rasanya tidak umum untuk samgyeopsal di Sinjung-dong, Bucheon.
Melihat daging memenuhi tiap kompartemen, perputarannya benar-benar terasa. Karena disajikan segar setiap hari, saya pun makan dengan lebih yakin.
Hall-nya lapang hingga ke langit-langit, dengan kursi yang melimpah. Setiap meja punya duct, jadi bau tidak terlalu menempel di pakaian. Rasanya pas sekali untuk makan bersama di restoran samgyeopsal Sinjung-dong, Bucheon.

Katanya tersedia 120 kursi, dan memang tempat duduknya benar-benar lega. Untuk kumpul keluarga atau makan bersama rombongan pun tidak terasa membebani. Saat merekomendasikan restoran daging, skala tempat juga penting, dan yang ini lulus.

Dari bersulang dengan bir sampai daging dipanggang staf
Di depan daging yang kecokelatan, kami bersulang dengan bir. Tegukan dingin pertama turun melewati tenggorokan, otomatis keluar seruan “kyaa”. Berbagi dengan orang-orang baik membuat nikmatnya terasa dua kali lipat.

Staf membalik dan memotong daging tepat pada waktunya. Rupanya tulisan “kami panggangkan” bukan sekadar kata-kata. Berkat itu, kami tinggal makan dan mengobrol saja.

Informasi yang terlihat dari etalase dan papan nama di pintu masuk
Di etalase dekat pintu masuk, daging yang sudah dipotong dipajang. Bisa melihat dan memilih langsung menambah keseruan sekaligus kepercayaan. Tanda bahwa mereka memakai daging yang bagus memang terlihat dari hal-hal seperti ini.

Papan besar bertuliskan “spesialis samgyeopsal kelas 1 produksi Korea” menyambut kami. Logo merah Cham Dwaejitgan sangat mencolok bahkan dari jauh. Untuk samgyeopsal di Sinjung-dong, Bucheon, saya berjalan santai dari Stasiun Sinjung-dong menuju Cham Dwaejitgan.

Dengan huruf besar dan karakter 豚, kehadirannya memang kuat, ya. Di pintu masuk juga berjajar papan menu untuk tiap potongan daging. Tulisan bahwa dagingnya diasapi dengan sekam padi langsung menaikkan ekspektasi.

Ciri khas yang saya temukan di Cham Dwaejitgan Sinjung-dong
Menurut mereka, tiga hal di bawah ini membuat tekstur dagingnya lembut.
- Cham Dwaejitgan Sinjung-dong · dekat Stasiun Sinjung-dong, Bucheon
- Pengasapan sekam padi + daging babi hitam Jirisan + babi Korea kelas 1
- Hall luas dengan 120 kursi · layanan pemanggangan awal
- Jam buka · parkir: cek di Naver Map

Solusi kesehatan hati dan catatan jujur
Saat memesan sebotol alkohol, mereka menyiapkan “solusi kesehatan hati” sesuai jumlah orang. Satu butir suplemen berbentuk Gunja Geum yang tergantung di botol soju terasa seperti perhatian hingga ke hati. Hal kecil seperti ini sepertinya yang mengundang orang untuk kembali.
Karena tempatnya luas dan pengunjungnya banyak, suara kami pun terus meninggi. Meski begitu, mengingat rasa daging dan keramahan pelayanannya, itu cukup layak dimaklumi. Jangan lupa coba saus wasabi jamur shiitake, benar-benar istimewa.
Kalau mencari tempat makan bersama sambil menyantap samgyeopsal di Sinjung-dong, Bucheon, saya dengan yakin merekomendasikan Cham Dwaejitgan. Kalau kalian, paling suka saus apa untuk samgyeopsal?
Lokasi
68 Jungdong-ro 262beon-gil, Wonmi-gu, Bucheon-si, Gyeonggi-do, South Korea경기도 부천시 원미구 중동로262번길 68 1층







